Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 239


__ADS_3

Selamat membaca 🌟


" Dimana putriku ? ". Tanya flo singkat dengan aura pembunuh yang membuat semua orang langsung merinding


" Hahaha , sekalipun saya memberitahukan anda dimana putri anda berada saat ini , tentu saja anda tidak akan pernah bisa menemukannya karena saya sudah menjualnya pada orang yang ingin mengambil organ tubuh putri anda , hahahaa ". Ucap pria itu cari mati


Dorrrrrr


Satu tembakan peluruh melesat di kaki kanan pria itu dan bukan flo yang melesatkan peluruh itu karena dia tidak memegang senjata , melainkan bian yang sangat marah karena mendengar jawaban tak terduga pria itu dan langsung menembak kaki pria itu dengan tepat bersarang di kaki kanan pria itu.


" Aaaaakkkkkhhhhh ". Teriak pria itu kesakitan akibat tembakan bian


" Berani sekali kamu mengatakan hal itu terhadap putriku , akan ku bunuh kau sialan ". Teriak bian sangat marah dan ingin segera menembak mati pria itu tapi tiba-tiba bian terhenti karena lano yang tiba-tiba muncul dan mendekat ke arah pria yang di tembak oleh bian


" Lano ". Pekik flo kaget melihat putranya mendekati pria itu


Ketika flo ingin menghindarkan lano agar tidak mendekat ke pria itu , lano malah menatap flo dengan tatapan yang membuat flo tak menyangka akan melihat tatapan mengerikan dari putranya.


Ternyata lano telah mendengarkan semua jawaban pria itu yang sangat dan sangat membuat lano marah karena berani mengatakan hal semengerikan itu terjadi pada adik kesayangannya.


Semua orang juga terkejut melihat tatapan lano , anak sekecil itu telah memeliki tatapan yang sangat mengerikan sama seperti bian dan flo jika menatap seorang musuh.


" Buah tidak jatuh dari pohonnya ". Batin tio kaget melihat tatapan putra flo dan bian


" Cihhh ". Pria itu berdecih ketika melihat seorang pria kecil mulai mendekat kearahnya dan dengan cepat dia langsung menodongkan senjata pada lano yang membuat semua orang langsung siaga


" Jangan ada yang menembak dia ". Pekik lano terlihat seperti orang dewasa saja


Flo langsung memberi isyarat untuk menuruti keinginan putranya , seketika itu juga semua orang hanya bisa siaga dengan terus membidikkan senjata ke arah pria itu.


" Paman , dimana adikku ? ". Tanya lano dengan tatapan dingin ke arah pria itu ketika lano sudah berhadapan dengan pria itu dan tanpa ada rasa takut dengan todongan senjata pria itu yang mengarah padanya

__ADS_1


" Heeee anak kecil , menjauhlah dari sini sebelum aku menembakmu , saya tidak tertarik menembak anak kecil sepertimu ". Ucap pria itu dengan wajah meremehkan


Plaaaakkkkkkk


Tangan kecil lano dengan sangat cepat melenggangkan tangannya menampar pipi pria itu dengan sekuat tenaganya membuat semua orang tercengang apalagi bian dan flo.


" Kaaaauuuuu ". Pekik pria itu sangat marah karena berani sekali anak sekecil lano menampar wajahnya dengan begitu kuat


Satu hal lagi yang di lakukan oleh lano membuat semua orang tercengang bahkan tidak menyangka lano akan berbuat itu.


" Cepat katakan dimana adikku ". Ucap lano ternyata sudah menodongkan pistol di kepala pria itu


Key melototkan matanya ketika melihat hal itu , dengan cepat key merabah saku jaketnya dan ternyata benar bahwa senjata yang di pegang oleh lano saat ini adalah senjata miliknya.


" Sial , ka flo akan membunuhku jika dia tahu senjata itu adalah milikku , bagaimana lano bisa mengambil senjataku tanpa aku merasakan pergerakannya ". Batin key merutuki kecerobohannya


Dan benar saja , setelah key membatin seperti itu , dia langsung di hadiahi tatapan mengerikan dari flo karena ternyata flo langsung bisa tahu bahwa senjata yang di pengang oleh lano adalah milik key .


Glekkkkkk


Sedangkan pria itu juga tercengang dengan melihat pria kecil di depannya sangat berani menodongkan senjata di kepalanya .


" La-lano ". Ucap bella terkejut melihat lano seperti itu


" Tenangkan dirimu , tidak akan terjadi sesuatu pada lano karena flo maupun bian tidak akan membiarkan putra mereka terluka di depan mata mereka ". Ucap varo menenangkan bella


" Paman , aku akan bertanya sekali lagi , jika paman tidak mau mengatakan dimana adikku , jangan salahkan aku jika aku menembak kepalamu paman ". Ucap lano mengancam pria itu dengan wajah yang sangat terlihat serius


" Hahah anak kecil sepertimu ingin mengancanku , hahaha ". Ucap pria itu tertawa sangat meremehkan lano


Dorrrrrrrr

__ADS_1


Tanpa terduga lano langsung menembak tangan kanan kiri pria itu membuat semua orang langsung bergegas mendekati lano dan pria itu sebelum pria itu menembak lano.


Tapi mereka semua terlambat , pria itu telah melesatkan peluruh ke arah lano dengan cepat.


Dorrrrrr


" Tidaaaakkkkkkk ". Teriak flo


" Lanoooooo ". Teriak bian , varo , gio , key , bella dan yang lainnya secara bersamaan


Tapi ternyata peluruh yang melesat itu tidak mengenai lano , jika waktu bisa di perlambat dengan gerakan selow , gerakan lano menghindari peluruh itu terlihat sangat keren .


Bian , varo dan yang lainnya yang berada di arah belakangnya lano pun ikut menghidar ketika peluruh malah mengarah ke arah mereka .


Flo langsung bernafas lega ketika dia melihat putra nya berhasil menghindari peluruh itu .


" Cihhhhh ". Pria itu langsung berdecih ketika tembakannya berhasil di hindari oleh pria kecil di depannya saat ini


Saat pria itu ingin menembakan lagi peluruh ke arah lano , dengan cepat varo dan bian melesatkan peluruh masing-masing di tangan kanan dan kiri pria itu sehingga senjata yang di pegang oleh pria itu langsung terpental jauh dan pria itu sudah tidak lagi memegang senjata apapun.


" Aaaakkkkhhhhhh ". Pria itu kembali berteriak kesakitan karena tembakan bian dan varo


Tiba-tiba sekitar 200 orang pria bersenjata lengkap mengepung flo dan semua orang di pinggisr sungai itu.


Bian dengan sigap dan dengan gerakan cepat langsung meraih lano agar berlindung di belakangnya , serta varo dan beberapa mafioso lainnya yang berada di belakang bian langsung membentuk lingkaran kecil untuk melindungi lano , sedangkan bella juga di lindungi oleh varo dan zin .


" Hahaha , kalian ingin melawanku , maka kalian harus melawan semua anak buahku ". Ucap pria itu tertawa ketika anak buahnya telah mengepung flo dan lainnya


Ternyata dan ternyata pria itu adalah ketua dari kelompok mafia yang baru terjun ke dunia permafiaan , bahkan jumlah mafioso pria itu baru berkisar 400 orang tapi pria itu terlalu percaya diri bisa melawan flo dan lainnya.


Tanpa pria itu tahu bahwa yang dia lawan saat ini adalah mafia black sun , gold water bahkan gangster paling terkenal di paris .

__ADS_1


Bukankah pria itu terlalu bodoh dengan menyerahkan dirinya sendiri ke lubang harimau .


Gio berjalan mendekati pria itu dengan tatapan yang dingin , para anak buah pria itu sudah siap sedia untuk menembak flo dan lainnya jika ketua mereka terluka lagi.


__ADS_2