Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 255


__ADS_3

Percayalah bahwa akan ada hari indah yang telah menanti kamu setelah hari buruk selesai menguji kemampuanmu , semangat 🧚🏻‍♀


Di markas utama kelompok mafia devil , pertempuran masih terus berlanjut antara pasukan melvin dan pasukan varo .


Sudah banyak pasukan melvin yang tumbang karena ulah dari serangan pasukan varo sedang pasukan varo yang telah tumbang masih bisa di hitung dengan jari .


Ketika semua pasukan sedang betarung , kini varo dan melvin sudah berhadapan satu sama lain dengan jarak yang cukup dekat , mereka berdiri dengan raut wajah mereka masing-masing dengan senjata di tangan mereka masing-masing dan sekarang mereka berdua berdiri di tengah-tengah pertempuran itu.


Melvin menatap varo dengan tatapan tajam dengan aura pembunuh yang begitu terasa mengerikan , tapi tidak berlaku bagi varo .


Sedangkan varo sendiri menatap melvin hanya dengan tatapan dingin , sikap santuy nya varo membuat melvin semakin kesal dan marah padanya .


" Yaaaaaaakkkkkkkk ".


Bughhhhhhhhh


Bughhhhhhhhhh


Dorrrrrrrrrrrrrrrr


Blusssshhhhhhhh


Bughhhhhhhhhhh


Melvin langsung menyerang varo lebih dahulu , dia menyerang varo dengan begitu brutal , melvin menyerang dengan gerakan bela diri terlebih dahulu tapi berhasil di tangkis oleh varo , kemudian melvin dengan gerakan cepat langsung menembak varo dari jarak dekat berniat menembak varo tepat di perut varo tapi bukan varo namanya jika varo tidak bisa menghidari tembakan tersebut.


Akhirnya berakhir dengan varo menendang melvin sehingga mereka berdua mundur secara bersamaan dan mereka berdua kembali memiliki jarak .


" Cihhhhhh ". Decihan pun keluar dari mulut melvin


Melvin kembali berlari menuju ke arah varo , varo pun menyeringai melihat melvin yang terlalu bar-bar tanpa melihat situasi menyerang varo seperti itu .


Dorrrrrrrr

__ADS_1


Dorrrrrrrr


Dorrrrrrr


Varo menembakkan peluruh senjatanya ke arah melvin , ternyata melvin gesit juga berhasil menghindari tembakan varo .


Dorrrrrrr


Buggghhhhhh


Bughhhhh


Bughhhhh


Pertarungan antara melvin dan varo semakin menegangkan , kemampuan mereka berdua sangat seimbang , varo maupun melvin sama-sama bisa menghidari serangan demi serangan yang bersifat fatal masing-masing yang mereka berdua lontarkan.


Berbeda dengan situasi menegangkan dalam pertempuran antara varo dan melvin serta pasukan mereka masing-masing , di tempat flo saat ini , flo sedang dalam keadaan panik ketika dia masuk kedalam ruangan bawah tanah milik vilia setelah ben mengantarkan mereka , flo mendapati putrinya sedang terbaring lemah tak sadarkan diri di sebuah kasur kecil di dalam ruangan itu.


Sedangkan gio , jakson dan para mafioso lainnya sangat kagum ketika mereka baru saja tahu bahwa ada ruangan bawah tanah di hutan itu dan ternyata hanya di tinggali oleh seorang gadis kecil seperti vilia sendirian di tengah hutan.


Ketika flo telah duduk di sisi kasur itu , dia langsung mengecek kondisi putrinya , dan betapa kagetnya dia ketika dia mendapati bahwa vira sedang mengalami demam tinggi .


Dia langsung mengangkat tubuh vira , karena vira harus segera mendapatkan penanganan serius dari dokter saat ini.


" Gio , ayo cepat kita pergi dari sini , hubungi Han untuk segera ke markas saat ini juga ". Ucap flo memberi perintah pada gio untuk menghubungi han , dokter pribadi yang bekerja di mafia black sun


" Baik Queen ". Jawab gio


" Siapkan jet sekarang juga dan kita akan segera kembali ke markas ". ucap flo lagi


Akhirnya flo pun keluar dari ruangan bawah tanah itu di bantu oleh mafioso lainnya karena flo tidak mau melepaskan vira dalam gendongannya .


Arkan , ben dan juga vilia sangat terharu melihat vira memiliki keluarga dan seorang bunda yang selalu mengkhawatirkan vira bahkan terlihat jelas pasti hubungan vira dan bundanya sangatlah saling menyayangi.

__ADS_1


Ketika hampir semua orang telah keluar dari ruang bawah tanah itu , arkan , vilia dan ben berpikir tidak apa-apa mereka akan tinggal di ruangan itu dan mereka berpikir mereka tidak berhak ikut bersama vira keluar dari hutan itu , yang paling utama dalam pikiran mereka yang terpenting sekarang ini adalah keselamatan vira .


Tapi tanpa mereka duga , tiba-tiba saja jakson menghampiri mereka bertiga yang sekarang sedang duduk dalam diam di kursi dalam ruangan itu.


" Ayo , kalian juga harus ikut dengan nona vira keluar dari tempat berbahaya ini ". Ajakan jakson tentu saja membuat mereka bertiga sangat kaget


" Tapi paman.... ".


" Ayo ikut saja , nona vira akan memarahi saya jika saya tidak membawah kalian bertiga juga ikut bersama dengannya , apa kalian tega nona vira memarahi saya hanya karena kalian bertiga tidak ikut ". Ucap jakson menyela ucapan arkan tadi


Mereka bertiga pun saling tatap-tatapan karena mendengar ucapan jakson .


" Paman , aku akan tinggal disini karena ini adalah rumah bagiku , aku tidak mungkin meninggalkan semua kenanganku bersama ka seli hanya untuk ikut dengan kalian semua , sebaiknya paman ajak arkan dan juga ben saja ". Ucap vilia sudah bulat dengan keputusannya


Tapi ucapan vilia malah di tanggapi dengan tatapan melotot oleh arkan dan juga ben , tentu saja walaupun mereka bertiga dan juga vira baru saja saling kenal belum beberapa jam lalu , tapi arkan dan juga ben tidak mungkin akan meninggalkan vilia seorang diri di hutan itu .


" Tidak , jika ka vilia tidak ikut maka aku juga tidak akan ikut ". Ujar ben tidak suka dengan keputusan vilia


" Aku juga ". Sambung arkan sama halnya dengan ben


Vilia menjadi serba salah , dia sebenarnya sangat ingin ikut dengan mereka semua tapi di sisi lain dia juga sangat berat harus meninggalkan semua kenangan yang di lalui bersama seli gadis yang pernah hidup dengannya di tengah hutan itu jika dia ingin meninggalkan tempat itu.


" Tenang saja , kamu bisa sering datang kesini kok nanti jika situasinya sudah aman , ikut saja , paman berjanji padamu untuk menjaga tempat ini selama kamu ikut bersama paman dan lainnya , paman janji tidak ada seorang pun yang bisa menyentuh tempat ini selain kamu ". Ucap jakson berjanji dengan wajah yang sangat meyakinkan


Vilia pun terlihat sedang berpikir untuk mengambil keputusan terbaik , setelah beberapa menit kemudian akhirnya vilia pun sudah siap mengutarakan keputusannya .


" Baiklah , aku akan ikut dengan kalian , tapi paman harus menepati janji paman untuk menjaga tempat ini , aku akan menjadi anak yang baik dan penurut jika paman tidak mengingkari janji paman ". Jawab vilia dengan keputusannya


Arkan dan ben pun langsung tersenyum senang mendengar keputusan vilia yang akhirnya mau ikut bersama mereka , sama halnya dengan jakson , dia juga tersenyum ketika vilia mengambil keputusan yang sangat tepat .


" Ya sudah , ayo kita pergi dari sini , bundanya vira pasti akan memarahi paman jika kita terlambat menghampiri mereka ". Ajak jakson


Arkan , vilia dan ben pun menganggukkan kepalanya , akhirnya mereka pun langsung melangkah keluar dari ruangan bawah tanah itu tapi sebelum itu vilia kembali berlari kebelakang untuk mengambil lentera yang menerangi ruangan itu karena takut membuat kebakaran dan setelah itu mereka pun langsung keluar dari ruangan itu dan pergi menyusul vira dan lainnya.

__ADS_1


" Ka seli , maaf aku harus meninggalkan tempat ini , tapi aku berjanji akan datang lagi kesini nanti ". Batin vilia dengan mata berkaca-kaca ketika dia berjalan meninggalkan rumah bawah tanah yang di buat oleh dia dan gadis bernama seli itu


__ADS_2