
Coba kalian ucapkan kata-kata ini dengan pelan dalam hati jika kalian sedang merasa hampa , " tenanglah , hujan tak selamanya deras , matahari tak selamanya terik dan langit tak selamanya biru , sebab di dunia ini tidak ada yang abadi , semuanya akan berlalu dengan seiringnya waktu ".
Elisa dan colten sangat mengenal gio karena 2 tahun yang lalu mereka berdua di tolong oleh gio ketika mereka sedang di hadang oleh ratusan pria bersenjata api di tengah jalanan sepi di salah satu jalan yang berada di jerman.
Ratusan pria itu adalah mafioso dari mafia crocodile , colten dan elisa memang sedang mencari markas utama mafia crocodile pada saat itu , tapi ketika mereka sedang melakukan penelusuran malam itu dan berniat ingin pergi kesalah satu hutan besar di jerman.
Diperjalan mereka di hadang dengan ratusan pria bersenjata di jalan raya menuju hutan itu , mereka berdua tidak takut jika hanya melawan ratusan orang itu tapi tanpa mereka tahu ternyata ada 2 sniper yang sedang mengarah kearah mereka dari kejauhan.
Bertepatan gio sedang lewat di jalanan itu , gio sebenarnya tidak ingin ikut campur urusan mereka karena dia harus segera kembali kemarkas karena flo sudah lama menunggunya selesai dari menjalankan misi yang diberikan padanya.
Mobil gio harus terhenti karena jalanan itu sudah tertutup oleh ratusan pria itu dan dia berhenti tepat dibelakang mobil colten dan elisa.
Dia membunyikan klakson mobilnya agar mereka semua segera minggir membukakan jalan baginya untuk lewat.
Tapi sayangnya dia di abaikan oleh mereka semua membuat gio sedikit kesal dan harus menunggu , dia tidak ingin membuang tenaga percuma untuk melenyapkan mereka semua karena dia sangat lelah pada saat itu.
Gio hanya diam memperhatikan 2 orang yang dihadang oleh ratusan orang itu , gio tahu siapa 2 orang itu dan siapa ratusan orang itu , dia tidak takut tapi dia memilih menghindar saja .
Tapi saat dia melirik kearah lain , mata elangnya menangkap 2 buah senjata sniper jarak jauh sedang mengarah kearah 2 orang agen itu yang tak lain tak bukan adalah colten dan elisa .
Dengan malas dia turun dari mobil dan berjalan kearah elisa dan colten , dia langsung menarik lengan mereka berdua dan berjalan menuju mobilnya .
Ratusan pria bersenjata itu langsung mengarahkan senjata mereka kearah gio , elisa dan colten bersiap untuk menembak mereka .
Elisa dan colten kaget ditarik tiba-tiba oleh seseorang , baru 2 langkah mereka berjalan , bunyi peluruh 2 tembakan terdengar dan ternyata sniper itu memang sudah melesatkan tembakan yang diarahkan oleh elisa dan colten tapi beruntung gio cepat menarik mereka sehingga peluruh itu berakhir di aspal jalanan itu.
Colten dan elisa terkejut melihat itu , gio langsung menarik lengan mereka lagi menuju mobilnya dengan cepat tanpa bersuara apapun .
__ADS_1
Ratusan pria dan 2 sniper itu mulai menembak kearah mereka , gio langsung menancapkan gas mobilnya dengan kecepatan tinggi kearah ratusan pria bersenjata itu .
Siapa yang mau mati di tabrak , para pria bersenjata itu langsung melompat kearah samping ketika mobil gio menuju kearah mereka karena mereka tidak mau di tabrak oleh mobil yang sedang berjalan dengan cepat.
Setelah gio mengantarkan mereka berdua sampai di depan kantor agen rahasia jerman , colten dan elisa berterima kasih pada gio karena gio sudah membantu mereka berdua karena jika tidak ada gio yang menarik mereka , sudah dipastikan mereka berdua hanya tinggal nama saja.
Setelah kejadian itu , gio sesekali melakukan pertemuan makan siang atau makan malam bersama mereka berdua jika gio datang ke jerman.
Dari terjadinya kejadian itu colten dan elisa sangat menghormati gio , apalagi mereka berdua tahu gio adalah tangan kanan serta wakil ceo di perusahan no 2 paling diakui kesuksesannya di dunia.
Dan itulah alasan kenapa flo langsung tahu asal usul colten dan elisa ketika pertama kali mereka berbicara .
Sekarang ini flo , elisa dan colten sudah selesai menjelaskan kejadian dari awal pesawat mulai aneh diceritakan oleh flo sampai jatuh dan elisa dan colten yang menjelaskan bagaimana mereka menemukan flo di tkp.
" Pantas saja kami tidak bisa menemukan Queen dimana pun pada saat itu di tkp dan selama 3 bulan ini kami mencari keberadaan Queen ". ucap gio
" Anda tidak perlu berterima kasih pada kami tuan gio , kami membantu nona flo tanpa meminta imbalan apapun , hanya saja kami dan nona flo telah membuat suatu kesepakatan dan itu rencana nona flo ". ucap elisa tersenyum tulus
" Bukannya kalian awalnya ingin menangkapku karena aku menceritakan identitasku sebagai ketua mafia ". sindir flo
Gio tahu Queennya hanya sedang bercanda saja sehingga dia sedikit menyunggingkan senyum tipis ketika melihat elisa dan colten terlihat melototkan mata kaget mendengar ucapan Queennya.
" Ya-ya-ya aku hanya bercanda , jangan melotokan mata seperti itu , mata kalian bisa copot nanti ". ucap flo bercanda
" Ah nona anda membuat kami gugup saja ". ucap elisa jujur karena dia memang gugup saat ini
Colten dan elisa bukan takut pada gio dan flo , masa iya agen rahasia seperti mereka harus takut pada penjahat yang sudah menjadi makanan mereka sehari-hari untuk menangkap dan berurusan dengan penjahat.
__ADS_1
Hanya saja berbeda jika berhubungan dengan flo apalagi gio , mereka tidak bisa gegabah pada seorang Queen mafia paling di takuti di dunia bawah , apalagi jika berhubungan dengan gio yang pernah menolong mereka berdua dari maut.
Mereka juga berpikir kalau setidaknya mereka mendapatkan keuntungan karena kerja sama antara mereka dan flo serta gio .
" Jadi apa kesepakatan yang kalian sepakati dengan nona flo ? ". tanya gio pada mereka berdua
Flo langsung menjelaskan semuanya , gio yang mendengar kalau ternyata pesawat itu disabotase oleh mafia tiger asal canada sehingga Queennya mengalami kecelakaan seperti ini langsung menahan amarahnya yang seakan ingim meluap saat ini juga .
" Queen izinkan aku saja yang membawa dalang itu pada mereka berdua , aku ingin membuat perhitungan dengan mereka sebelum mereka ku serahkan pada elisa dan colten ". ucap gio pada flo
" Biarkan elisa dan colten yang mengurus mereka , kamu cukup antar saja mereka kemarkas utama mereka di canada dan antar juga mereka ke markas utama crocodile ". ucap flo tidak memberikan gio melakukan apa yang gio katakan tadi
" Nona flo benar tuan gio , kami sudah memberitahu atasan kami untuk menangkap mereka , jika tuan gio melakukan apa yang tuan gio katakan tadi , kami bisa mendapat masalah kedepannya ". ucap colten setuju dengan flo
" Baiklah , katakan saja kapan kalian akan melaksanakan rencana itu , aku akan siap mengantar kalian kapanpun itu ". ucap gio pasrah
" tapi kenapa harua tuan gio yang mengantarkan kami ke markas kedua mafia itu , tuan dan nona tinggal berikan saja lokasinya nanti kami yang akan melakukan penyergapan di kedua markas itu ". ucap elisa sedikit bingung
" Kalian tidak akan menemukan markas mereka walaupun aku memberikan lokasi kedua markas itu pada kalian karena markas mereka tersembunyi tidak bisa di lihat jika kalian tidak memiliki akses terdaftar dan ada sistem di sekitar markas mereka yang bisa langsung mengetahui jika ada musuh yang datang ke markas itu ". jelas flo
" Sistem ? ". ucap colten bingung
" Ya , sistem itu bekerja dengan sendirinya , jika kalian melewati sistem yang mereka rancang dan tempatkan dari jarak yang cukuo jauh dari markas mereka dan identitas kalian tidak terdaftar sebagai bagian dari mereka , maka senjata dari alat itu akan menembak sendiri kearah kalian dan itu di kendalikan oleh mereka ".
" Dan yang bisa membantu kalian masuk tanpa di ketahui hanya gio dan para petinggi mafiaku , mereka yang akan membuat sistem itu bisa membiarkan kalian masuk tanpa diketahui oleh mereka ". jelas flo panjang lebar
Colten dan elisa cukup terkejut mendengar penjelasan itu , pantas saja mereka tidak bisa menemukan markas utama kedua mafia itu ternyata markas kedua mafia itu tersembunyi dan mereka bersyukur bisa mengetahui hal ini dari flo dan gio.
__ADS_1
Karena jika mereka salah langkah dan pergi sendiri melakukan penyergapan itu pada saat mereka tidak tahu semua rahasia itu , mungkin mereka akan mati terbunuh tanpa melakukan apapun .