
Waktu tidak bisa di putar kembali , jadi jangan menyia-nyiakan waktu kalian hanya untuk melakukan hal yang membuang-buang waktu 💐
Hari berlalu dengan begitu cepat , 4 hari telah berlalu sejak kejadian penculikan xiera yang di lakukan borneo dan mafia wolf sehingga terjadi pertempuran yang besar di antara ketiga mafia yang paling di takuti di dunia.
Selama xiera berada di rumah sakit , perhatian yang di tunjukkan al padanya membuat xiera merasa sangat beruntung bisa kenal dengan pria tampan dan juga sangat perhatian seperti al , sungguh seperti pria idaman yang xiera inginkan sejak dulu.
Hari ini adalah hari dimana xiera sudah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya sudah membaik dan bisa di rawat di rumah saja .
" Ayo , kita pulang sekarang ". Ucap al tersenyum mengajak xiera untuk pulang
Xiera menganggukkan kepalanya dengan senyuman manis , mereka berdua langsung keluar dari ruangan dimana xiera di rawat dengan tangan kanan al menggenggam satu tangan xiera dan satu tangan lainnya membawa 3 paper bag yang isinya adalah barang-barang xiera selama di rawat di rumah sakit .
********
" Sayang , aku pergi ke kantor sekarang ". Ucap bian sambil mengecup kening flo sebelum dia pergi mencari nafkah untuk flo dan si kembar
Flo membalas kecupan itu dengan pelukan singkat untuk menyemangati suaminya di pagi hari seperti biasanya .
" Jangan lupa makan siang tepat waktu , aku tidak ingin kamu sakit hanya karena terlambat makan siang ". Ucap flo yang sangat menjaga kesehatan suaminya
" Hmm , aku pergi sekarang ". Ucap bian
Akhirnya bian berjalan menuju mobil yang sudah siap sedari tadi untuk mengantarkannya ke perusahan global shine.
Setelah masuk kedalam mobil , beberapa menit kemudian akhirnya mobil pun melaju dengan kecepatan pelan menuju gerbang utama mansion .
Melihat mobil suaminya telah menghilang dari area mansion , flo pun kembali masuk kedalam mansion dan langsung pergi menuju ruang santai dimana sekarang si kembar berada.
Sesampainya flo di ruang santai , dia langsung mengambil ahli untuk menggendong delano dari gendongan susi .
__ADS_1
" Halo gantengnya bunda , makin hari makin ganteng aja kamu ". Ucap flo mengagumi ketampanan delano yang sekarang sudah berada dalam gedongannya
Susi dan 2 pengasuh delano dan delvira tersenyum mendengar pujian sang nyonya pada tuan muda mereka .
Setiap hari mereka selalu mendengarkan pujian sang nyonya pada si kembar tapi mereka tidak pernah bosan dan malah selalu senang mendengarkan pujian itu .
Flo asik bermain dengan delano dalam gendongannya karena tadi dia sudah menggendong delvira sebelum mengantarkan bian berangkat ke kantor .
Di tempat lain , jakson sekarang sedang berada di argentina karena dia diberikan tugas oleh flo untuk melakukan transaksi penjualan senjata keluaran terbaru mereka di argentina.
Setelah kejadian pertempuran melawan mafia wolf , Black shadow sudah di kenalkan flo pada seluruh mafioso yang belum mengetahui black shadow yang selama ini flo sembunyikan dari semua mafioso black sun.
Transaksi penjualan senjata milik black sun yang akan di lakukan oleh jakson langsung akan berlangsung di sebuah gedung tua dan kosong yang bertempat di pinggiran pusat kota di argetina dan transaksi itu akan berlangsung malam ini.
Karena sekarang masih sore hari di argentina maka jakson masih mempunyai waktu luang untuk sekedar bersantai minum kopi hangat di salah satu cafe yang cukup terkenal di pusat kota argetina.
Jakson sedang minum kopi sendirian di cafe itu dan memilih tempat duduk di pojokkan karena dia tidak terbiasa duduk di tengah-tengah keramaian.
" Bagaimana kalau target mengetahui rencana tuan malam ini , apa kita akan dalam masalah besar ? ". Tanya salah satu pria dengan wajah terlihat gusar
" Entalah , kami sudah memberitahukan resiko dalam rencana ini yang jelas-jelas sangat merugikan kita semua tapi tuan malah bersikeras untuk tetap melakukannya ".
" Akhhhhh , aku tidak ingin mati sia-sia di tangan musuh , aku masih memiliki keluarga yang menungguku di rumah ".
" Apa kau pikir hanya kau saja yang berpikir seperti itu ? , aku juga tidak ingin mati sia-sia tapi memangnya apa yang bisa kau lakukan selain menuruti perintah tuan , kau juga harus tau bahwa nyawa keluargamu ada di tanganya ".
Pembahasan kedua pria itu terdengar sangat takut mati dan masih ingin hidup demi keluarga mereka tapi sayangnya mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena nyawa keluarga mereka bergantung pada mereka .
Jakson menyimak pembahasan kedua pria itu dengan wajah yang biasa saja , dia tidak memperdulikan hal itu karena itu bukan urusannya.
__ADS_1
Tapi di beberapa menit kemudian , jakson berubah menjadi dingin padahal sedang minum kopi panas karena mendengar pembicaraan lanjutan dari kedua pria di meja sampingnya .
" Hmmm , tapi apa kamu sudah mendengar kalau tuan ingin mencari tahu informasi serta siapa dan seperti apa wajah si dewi kematian ". Tanya salah satu pria dengan wajah santainya
" Ya , sepertinya tuan tertarik dengan wanita kejam itu , apa tuan tidak bisa mencari wanita lain saja , bagaimana dia bisa menyukai wanita yang belum dia kenal bahkan wanita itu adalah seorang Queen mafia black sun yang di juluki dewi kematian oleh semua yang ".
Mendengar jawaban pria itu , jakson langsung memejamkan matanya agar bisa menahan emosinya .
Pelan dan perlahan dia mulai mengerti pembahasan cerita yang di bicarakan kedua pria itu sejak awal dan akhirnya jakson mulai sadar kalau kedua pria itu adalah bawahan dari orang yang akan melakukan transaksi jual beli senjata yang akan di laksanakan jakson malam nanti.
Pelayan cafe datang membawakan minuman pesanan kedua pria itu , setelah selesai pelayan langsung pergi dan di saat itulah jakson berdiri dan mendekati kedua pria itu bahkan jakson langsung duduk di samping salah satu pria dan di depan pria satunya lagi tanpa meminta izin dari kedua pria itu.
Tentu saja tindakan jakson membuat kedua pria terkejut tapi jakson malah menatap mereka berdua dengan tatapan dingin membuat kedua pria itu seketika ketakutan apalagi aura yang di keluarkan jakson.
" Si-si-siapa anda ? ". tanya pria yang duduk di samping jakson dengan suara terbata-bata
Klekkk
Bukannya menjawab , jakson malah menodongkan senjatanya tepat di perut pria di sampingnya tapi tidak akan ada orang lain yang melihat senjata itu karena tertutup oleh jas pria yang di todong itu.
Glekkkkkk
Mata pria yang di todong itu langsung membulat , dia mulai berkeringat dingin karena tindakan jakson padanya.
" Tu-tuan , ap-apa yang kau lakukan ".
" Pelankan suaramu jika kamu tidak ingin peluru dan pistol ini akan bersarang di tubuhmu ". Ancam jakson dengan dingin
Kedua pria itu ketakutan dengan ancaman jakson , mereka tidak mengenal jakson sama sekali , mereka memang mengetahui semua petinggi mafia black sun mulai dari gio , key , carly dan para pentinggi lainnya.
__ADS_1
Wajar mereka tidak mengenal jakson yang adalah bagian dari mafia black sun karena seperti yang di ketahui bahwa black shadow memang dirahasiakan dari para musuh.