Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 141


__ADS_3

Terlalu banyak suara yang masuk ketelinga , hingga diri terus bertanya harus menjadi manusia seperti apa 😌


Hari yang paling di tunggu oleh keluarga besar bian maupun flo , apalagi bian dan flo akhirnya tiba juga.


" Akhhh sayang perutku sangat sakit ". Ucap flo meringis sakit


Ya flo sudah mau lahiran malam ini juga , setelah melewati masa sulit akibat susah tidur karena flo sering mendapatkan kontraksi , sekarang bayi dalam kandungan flo pun meminta untuk segera di keluarkan.


Tentu saja bian dan yang lainnya siap siaga , sekarang mereka berada dalam mobil menuju rumah sakit milik flo yang tak terlalu jauh dari mansion bian.


Al dan varo yang mendapatkan kabar dari gio kalau adik kesayangan mereka akan segera melahirkan langsung berangkat ke indonesia dengan perasaan antusias , tapi varo dan al juga harus waspada takut musuh flo datang dan bertindak tak terduga saat flo lahiran nanti.


Tak hanya mereka berdua saja , ayah zet dan.bunda reni juga sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit tujuan flo dari mansion keluarga maniv .


Sofia , key dan milka juga sedang menuju kesana , semua begitu antusias dengan kabar bahagia itu .


20 menit kemudian akhirnya mobil yang di kemudikan oleh stif dan di naiki oleh bian dan flo serta jerry akhirnya tiba di rumah sakit .


Bian menggendong flo masuk kedalam rumah sakit dan flo langsung mendapatkan penanganan dari para dokter yang bekerja di rumah sakit miliknya.


Flo sudah berada di ruang persalinan dan sudah siap untuk melahirkan buah hati mereka , bian juga setia menemani flo dalam ruangan itu .


Walaupun bian gugup untuk melihat proses persalinan yang akan di hadapi istrinya melalui persalinan normal , bian tetap yakin bahwa dia harus berada di samping flo untuk memberikan kekuatan bagi flo selama proses persalinan di lakukan.


Bian dan flo sempat berdebat tentang proses persalinan yang akan di lalui oleh flo , bian menginginkan flo melahirkan secara operasi sedangkan flo ingin melahirkan normal dan akhirnya dengan terpaksa bian harus menyetujui keinginan istrinya yang sangat keras kepala ingin melakukan persalinan normal saja pada anak pertama mereka.


" Egghhh " . ringgis flo menahan sakit di bagian inti tempat bayi akan di keluarkan


Rasa sakit bercampur aduk membuat flo mengingat kembali sang bunda yang pasti merasakan hal yang sama sepertinya saat ini disaat sang bunda akan melahirkannya ke dunia ini.


Bian sungguh tidak tega melihat flo yang meringis kesakitan seperti itu , dia semakin gugup , dokter mulai mempersiapkan semuanya karena mereka tidak ingin ada kesalahan selama proses persalinan yang akan mereka lakukan pada pemilik rumah sakit tempat mereka mencari nafkah.


Seluruh keluarga bian dan flo sudah berada di depan pintu masuk ruang persalinan , mereka semua menunggu dengan perasaan campur aduk , yang mereka inginkan hanyalah keselamatan flo dan juga bayinya.

__ADS_1


Gio yang juga berada di depan pintu ruang persalinan bersama yang lainnya langsung menarik carly untuk memberitahukan sesuatu.


" Perketat penjagaan rumah sakit ini di luar maupun di dalam , perketat juga penjagaan di sekitar rumah sakit ini dekat maupun jauh , kita tidak tahu kedepannya kalau ada musuh yang berani menyerang , kita harus waspada sebelum hal buruk terjadi , keselamatan Queen dan bayinya adalah yang paling utama saat ini ". Ucap gio pada carly


" Siap prince ". ucap carly langsung pergi untuk memperketat penjagaan di rumah sakit itu sesuai perintah gio


Di dalam ruangan persalinan , sekarang dokter yang akan memimpin proses persalinan itu terjadi sudah selesai dengan semua persiapan .


" Baik saya akan segera memulai proses persalinannya , pertama-tama tarik nafas yang dalam secara perlahan , lalu hembuskan perlahan ".


Flo mengikuti arahan dokter itu , dia melakukannya beberapa kali sesuai arahan sang dokter , bian terus menggenggam tangan flo yang sedang memberikan dorongan agar bayi cepat keluar .


Bian sangat khawatir melihat flo yang sedang berjuang melahirkan buah hati mereka , bian yang jarang berdoa pun langsung memanjatkan doa yang begitu tulus meminta agar istri dan anaknya bisa selamat dan proses persalinannya berjalan lancar .


Flo sedang berjuang antara hidup dan mati agar bisa melahirkan buah hatinya , dokter dan perawat lainnya juga berusaha sebaik mungkin selama proses persalinan terjadi .


10 menit kemudian akhirnya suara tangisan bayi terdengar begitu nyaring di dalam ruangan persalinan bahkan terdengar sampai di luar ruangan itu.


Bian tak kuat menahan air matanya karena saking bahagianya dia melihat buah hati dia dan sang istri akhirnya hadir di dunia di antara mereka berdua.


" Sayang kamu dengar kata dokter , anak kita laki-laki , aku-aku , ohh god aku sudah menjadi ayah ". ucap bian memeluk flo saking bahagianya


Flo pun tersenyum bahagia melihat bian begitu bahagia dengan kehadiran buah hati mereka di sela rasa lelah selama proses dia mengeluarkan anaknya .


Tapi di detik kemudian dia meringis kesakitan lagi dalam pelukan bian , seketika itu juga flo meremas punggung bian kembali menahan sakit untuk kedua kalinya , sepertinya ada sesuatu yang ingin keluar lagi dari bawah sana.


" Sayang kenapa , ada apa denganmu , dokter ada apa dengan istri saya , cepat lakukan sesuatu ". ucap bian panik


Dokter langsung memeriksa kembali keadaan flo setelah menyuruh perawat membersihkan bayi laki-laki itu dan menyuruh perawat memakaikan pakaiannya.


" Sepertinya bayinya kembar , nona flo , tarik nafas yang dalam seperti tadi lalu keluarkan secara perlahan ". ucap dokter tak percaya dengan apa yang dia lihat


Bian terkejut mendengar ucapan dokter , dengan posisi masih memeluk flo dan flo yang sedang meremas punggungnya , bian hanya bisa kembali menguatkan flo walaupun dia masih tidak percaya bahwa bayi dalam kandungan flo ternyata sepasang bayi kembar .

__ADS_1


Di luar pintu masuk ruang persalinan , semua orang tidak mengetahui kalau flo sekarang masih berjuang untuk melahirkan anak kembar yang satunya lagi .


Perasaan mereka sudah lega dan begitu antusias menunggu untuk melihat cucu dan ponakan mereka bisa di jenguk jika dokter sudah mengizinkan.


Siapa yang akan menduga hal semengejutkan ini , dari hasil pertama USG sampai hasil terakhir USG sebelum melahirkan , dokter mengatakan kalau janin dalam kandungan flo hanya ada 1 detak jantung yang artinya hanya ada 1 nyawa di dalam kandungan tersebut .


Tapi kenyataannya adalah hal yang terduga , di dalam rahim flo ternyata ada 2 nyawa yang bahkan flo dan bian sendiri tidak mengetahui hal tersebut .


10 menit kemudian akhirnya suara tangisan bayi kedua pun terdengar begitu nyaring di dalam dan luar ruangan itu .


Bian kembali meneteskan air matanya dan memeluk flo dengan erat saking bahagianya dia.


" Terima kasih , terima kasih telah melahirkan dua malaikat kecil sekaligus dalam keluarga kecil kita sayang , aku.... , aku sangat bahagia , terima kasih sudah berjuang melahirkan mereka , kau adalah wanita dan ibu terbaik bagi kami bertiga ". Ucap bian begitu tulus


Flo yang sudah kelelahan pun hanya bisa tersenyum lemah mendengarkan ucapan suaminya , dia juga tidak menduga bahwa dia akan melahirkan 2 bayi sekaligus saat ini.


" Tuan , nona , bayi kedua kalian adalah perempuan , dia begitu sehat dan cantik , wajahnya begitu mirip dengan tuan bian ".


" Saya tidak menduga kalau nona flo akan melahirkan bayi kembar tapi setidaknya kita bisa bersyukur nona flo dan kedua bayinya bisa sehat dan selamat , serta proses persalinannya berjalan lancar ".


Dokter mengucapkan selamat untuk kedua kalinya , dia juga tak menyangka bahwa dia akan salah mengenai ada berapa nyawa dalam rahim flo .


Di luar ruang bersalin , semua orang di buat kebingungan dengan ada 1 lagi suara tangisan bayi yang terdengar berbeda dari sebelumnya .


" Apa ada ibu hamil lainnya yang melakukan persalinan di dalam ruangan ini selain flo ? ". tanya bunda reni kebingungan


" Tidak , dokter mengatakan kalau sekarang ruangan ini khusus ruang bersalin ka flo saja , artinya hanya ka flo yang melakukan persalinan saat ini ". Jawab key sesuai yang dia ketahui dari dokter


" Lalu suara bayi yang terdengar berbeda itu ? ". tanya bunda reni penasaran


" Mungkin itu suara cucu kita , toh kan gk mungkin ada dua bayi berbeda dilahirkan menantu kita bun , USGnya kan hanya ada 1 detak jantung ". Jawab ayah zet


Bunda reni hanya bisa diam setelah dia membenarkan ucapan suaminya tapi dia tidak bisa membohongi perasaannya sendiri jika dia sangat penasaran dan yakin ada yang aneh di dalam ruangan persalinan di depan mereka.

__ADS_1


Semua kembali menunggu kapan dokter atau bian keluar dari ruang persalinan itu , mereka sangat antusias menunggu dan membayangkan wajah cucu dan ponakan mereka yang nantinya mirip dengan bian atau dengan flo.


__ADS_2