Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 86


__ADS_3

...Tidak ada batasan dalam hidup ini kecuali kau yang membuatnya sendiri 🍀...


Hari ini adalah hari yang paling sial yang pernah terjadi selama hidup portas , sivada dan elca , portas dan sivada sudah di amankan di kantor polisi dan di minta keterangan atas kejadian di masa lalu yang sudah terungkap dengan bukti-bukti jelas.


Elca saat sedang waspada takut jika hal yang sama yang terjadi pada kedua orang tuannya akan terjadi juga padanya .


Dia terus menyelidiki siapa orang di balik kejadian yang menimpa dia dan keluarganya sebelum bukti kejahatannya terhadap keluarga sepupunya di ungkap oleh orang misterius itu .


Tapi sayangnya sampai sekarang elca belum menemukan sedikit pun hasil yang memuaskan dari penyelidikannya.


Ditambah lagi saat ini elca sedang frustasi karena orang yang bekerja sama dengannya untuk melenyapkan 4 orang lawan bisnisnya dari semalam sama sekali tidak ada kabar , dia sudah menghubungi mereka tapi nomor mereka tidak aktif membuat dia sangat frustasi.


" Akkkkkhhhhhhh , kenapa menjadi seperti ini , semua membuatku kesal ". teriak elca frustasi dengan semua kejadian ini


Gio baru saja tiba di depan gedung perusahan zen grup , dia turun dari mobil dengan wajah datarnya kemudian dia berjalan masuk kedalam gedung perusahan itu dengan penuh wibawa.


Ketika gio sudah berada di dalam perusahan , para kariyawan di perusahan itu terus saja kagum dengan ketampanan gio bahkan mereka berkhayal seandainya mereka bisa menjadi istri dari gio .


Setelah meminta resepsionis memberitahu CEO mereka yang tak lain adalah elca bahwa gio datang untuk sesuatu yang penting , akhirnya gio di antar oleh resepsionis menuju ke lantai atas dimana ruangan CEO berada setelah elca mengizinkan gio keruangannya.


tok tok tok


" Masuk ".


Mendengar suara atasannya sudah memberi izin masuk , resepsionis itu langsung mempersilahkan gio untuk masuk .


Gio langsung masuk , langkahnya terhenti tepat di depan meja khusus CEO atau meja elca , gio menatap elca dengan tatapan yang datar seperti biasanya .


" Silahkan duduk tuan gio ". ucap elca tersenyum tipis menutupi semua rasa frustasi dalam dirinya


" Tidak perlu tuan elca karena saya datang kesini hanya ingin memberitahu anda suatu hal ". ucap gio seraya melemparkan map berkas keatas meja didepan elca


Elca sedikit terkejut dengan tindakan gio yang kurang sopan dengan melemparkan map itu dengan kasar di depannya .


" Bacalah berkas itu ". ucap gio lagi

__ADS_1


Sebenarnya elca sangat kesal di perlakukan seperti itu oleh gio tapi dia tetap membuka map itu kemudian membacanya .


" Apa maksud semua ini tuan gio ? ". ucap elca sedikit meninggi setelah membaca isi berkas itu


Elca semakin kesal dengan semua ini , masalah tidak berhenti mendatanginya , apalagi sekarang elca sangat syok melihat isi berkas itu menyatakan kalau pemegang saham zen grup paling banyak adalah atasan gio .


" Seperti yang anda lihat tuan elca , sekarang nona muda saya adalah pemegang saham terbanyak dengan 65% saham yang dia miliki di perusahan anda ". ucap gio santai tapi datar


" Tuan gio tolong jangan mempermainkan saya , bagaimana bisa atasan anda bisa mendapatkan 40% saham lainnya sedangkan semua pemegang saham masih resmi menjadi pemengang saham di perusahan ini ". ucap elca menatap tajam gio


Gio kembali melemparkan 1 map berisi berkas resmi pemindahan saham dari 6 orang pemegang saham pada atasan gio yang tak lain adalah flo .


Dengan cepat elca mengambil berkas itu dan membacanya , dia kembali syok sehingga menatap tajam kearah gio setelah melihat isi dari berkas itu.


" Ini tidak mungkin , bagaimana bisa semua pemegang saham bisa menjualkan saham mereka pada anda , apalagi disini ada nama dari kedua orang tua saya , tidak mungkin mereka menjual saham mereka pada kalian ". ucap elca menatap tajam kearah gio


Elca langsung merobek kedua berkas itu dengan cepat , di sangat marah pada gio karena telah mempermainkannya dan dia yakin kalau gio memeliki rencana jahat untuk menyingkirkannya dari perusahannya sendiri.


Gio terlihat tenang walaupun berkas itu di sobek oleh elca membuat elca semakin kesal.


" Baiklah kalau begitu". ucap gio berbalik dan ingin keluar dari ruangan itu


Tapi sebelum langkah kakinya tiba di depan pintu , gio membalikan tubuhnya lagi menghadap kearah elca dengan tatapan dingin.


" Saya harap besok anda sudah mengosongkan barang anda dari ruangan ini dan 1 lagi , berkas yang anda sobek adalah berkas salinan bukan yang asli ". ucap gio


Setelah itu gio langsung pergi dari ruangan itu meninggalkan elca sendiri di dalam ruangan itu dengan wajah yang terlihat memerah karena emosinya sudah meluap-luap.


" Akkkkhhhhhhhhh ". teriak elca membanting semua benda yang ada di atas meja kerja nya setelah gio pergi


" jangan salahkan saya jika saya membunuh anda tuan gio , anda pikir anda siapa yang bisa mengambil ahli perusahan yang telah lama saya jalankan " . ucap elca tersenyum licik


*******


Di dalam sebuah ruangan bawah tanah tempat eksekusi para musuh yang berani bermain-main dengan mafia black sun sekarang terdengar suara yang sangat memilukan berteriak-teriak meminta pengampunan dari seorang psikopat yang sedang menyayat kulit di tubuh mereka.

__ADS_1


" Akkkkkhhhhhh , tolong ampuni kami ". teriak salah satu orang dari 10 pria yang berada dalam ruangan bawah tanah itu kesakitan


Bukannya kasihan , psikopat itu semakin tersenyum iblis dan kembali menyayat tubuh orang yang berteriak tadi .


Sudah 4 orang yang mati mengenaskan akibat ulah psikopat itu dan orang yang berteriak tadi adalah orang kelima yang akan segera merenggang nyawanya sebentar lagi.


Bukan flo orang yang sedang bermain-main di dengan kesepuluh orang itu melainkan aslan , flo tidak ingin mengotori tangannya hanya untuk sampah seperti mereka .


Sedangkan kesepuluh orang itu adalah orang suruhan atau orang yang bekerja sama dengan elca untuk membunuh bian , jerry , Al dan xiera .


Flo hanya diam menonton dari layar monitor yang sedang memperlihatkan aksi aslan mengguliti tubuh 10 orang itu melalui cctv di ruang bawah tanah tempat aslan mengeksekusi mereka semua saat ini.


Tiba-tiba pintu terbuka dan seseorang masuk berjalan mendekat kearah flo di ruang kontrol saat ini.


" Ada apa ? ". tanya flo tanpa melihat siapa yang sedang berdiri di belakangnya saat ini


" Maaf mengganggu waktu anda sebentar Queen , saya hanya ingin memberitahukan pada Queen kalau tuan elca telah membayar pembunuh bayaran lainnya di negara ini untuk melancarkan rencananya untuk membunuh tuan bian , tuan jerry , tuan al dan nona xiera malam ini juga Queen ". ucap mafioso yang selalu mengintai elca


" Ahhh benarkah ? , katakan pada seluruh mafioso yang bertugas menjaga 4 orang itu untuk semakin memperketat penjagaan ". ucap flo santai


" Tapi Queen ". ucap mafioso itu lagi sedikit gugup


" Ada apa lagi ". ucap flo sangat tenang sambil serius menonton aksi aslan dari layar monitor


" Tuan Elca juga berencana untuk membunuh prince karena masalah saham di perusahan zen grup dan sekarang pembunuh bayaran sedang mengikuti mobil prince dari arah bekakang ". ucap mafioso itu lagi


" Cihhhh , apa kau bodoh hahh , apa kau pikir gio akan mati dengan mudah hanya karena diserang oleh pembunuh bayaran sampah seperti mereka , pergilah dari sini sebelum saya kesal ". ucap flo membentak mafioso itu dengan nada sedikit meninggi karena sudah mulai kesal


" Baik Queen ". ucap mafioso itu langsung pergi dengan ketakutan


" Apa dia bodoh , bagaimana seorang prince di mafia ini akan kalah hanya karena melawan para sampah seperti mereka , ada-ada saja ". ucap flo sedikit kesal dengan kebodohan mafiosonya


Flo kembali melanjutkan apa yang dia tonton sedari tadi , dia bahkan sudah menyiapkan minuman dan cemilan di meja yang berada di sampingnya seperti sedang menonton drama korea saja .


Sedangkan disisi lain di berbagai tempat di canada sekarang para mafioso yang di tugaskan untuk menjaga bian , jerry , al dan xiera semakin di jaga dengan ketat karena mereka tidak mau membuat kesalahan sedikitpun dalam tugas yang diberikan oleh Queen mereka .

__ADS_1


__ADS_2