Bukan Gadis Biasa

Bukan Gadis Biasa
BGB 190


__ADS_3

Jangan habiskan waktumu memukuli dinding dan berharap bisa mengubahnya menjadi pintu 💜


Berita tentang pertempuran yang akan dilakukan oleh mafia gold water dan mafia lucifer sudah tersebar keseluruh kelompok mafia di belahan dunia manapun.


Flo juga sudah mengetahui akan berita itu dan dia sempat menawarkan diri dan pasukan black shadow untuk membantu varo melawan lucifer agar lebih mudah saja dan tidak membuang tenaga percuma , tapi sayangnya varo berkata bahwa dia bisa mengalahkan orlan walaupun hanya dengan tangan kosong.


Sekarang ini varo masih menyekap viola , bahkan dengan tega dan tanpa perasaan lagi , varo malah dengan kejamnya mengikat kaki dan tangan viola , dan yang paling kejam yang di lakukan varo adalah sekarang viola sedang di ikat di atau danau yang berada di markas gold water.


Viola di ikat kepala di bawah kaki di atas dan jarak kepala viola dengan air permukaan danau itu hanya sebatas 1 meter , tentu saja hal itu membuat viola menangis ketakutan bahkan tubuhnya mengeluarkan keringat dingin.


Bukan tanpa sebab viola sampai ketakutan seperti itu , jika hanya danau biasa saja asti viola tidak akan setakut ini tapi yang membuatnya begitu adalah para buaya ganas yang sedang menunggu dibawah kepala viola itu.


Para predator ganas itu seakan tahu bahwa mereka akan diberi makan oleh sang tuan yakni varo , jadi mereka sedari tadi menunggu setia di bawah kepala viola.


" Sayanggggggg hikssss hiksss ". Teriak viola menangis ketakutan dalam keadaan terpaksa harus memperkecil kemungkinan dia bergerak agar tali yang mengikat tubuhnya tidak terlepas ataupun putus


Hilang sudah rasa sayang dan cinta yang varo miliki untuk viola , ya seperti itulah varo yang sebenarnya , walaupun dia terlihat dingin tapi dia memiliki sisi yang baik tapi jika ada seseorang yang berani mengkhianatinya sekalipun itu adalah kekasihnya sendiri , varo akan seperti ini , dia bahkan bisa membunuh viola saat ini tapi varo masih bisa menahan emosinya untuk sesaat.


Di markas utama gold water di prancis , sekarang devan tangan kanan varo selain zin sedang memperketat penjagaan di markas utama agar mereka tidak kecolongan jika musuh menyerang mereka secara tiba-tiba.


Tiba-tiba , devan memberi isyarat pada mafioso gold water yang sedang bersembunyi di tempat persembunyian mereka masing-masing untuk segera diam.


" Mereka datang ". Ucap devan melalui alat penghubung yang menghubungkannya dengan para mafioso lainnya untuk memberitahukan bahwa sekarang musuh sudah berada di luar gerbang masuk markas


Devan langsung masuk kedalam markas , dia bergegas menuju ruangan dimana orlan di tahan , karena hal itu adalah perintah dari varo yang menyuruhnya untuk terus berada di dekat orlan jika musuh sudah datang dan mulai menyerang mereka.


" King ". Panggin zin yang baru saja datang ke danau dan mulai mendekati varo yang sedang mengawasi viola dari pingiran danau itu

__ADS_1


" Hmm ". Balas varo dengan deheman saja tanpa memindahkan padangananya yang asik menikmati pemandangan indah antara para hewan peliharannya dengan wanita yang dia yakini adalah mantan kekasihnya


" Pasukan mafioso lucifer sudah berada di depan markas utama , devan baru saja memberikan kabar ". jelas zin


Varo langsung menyeringai tipis , dia memasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya dan tiba-tiba tersenyum yang jelas terlihat menyeramkan menanggapi berita yang baru saja dikatakan oleh zin.


" Perintahkam devan untuk segera membawa pria bajingan itu keluar untuk menemui para tikus kesayangannya dan beritahu devan untuk melakukan panggilan video ketika musuh berani bertindak berlebihan ". ucap varo dengan seringai menyeramkan


" Baik king ". Balas zin langsung melakukan apa yang baru saja varo katakan


Varo kembali melihat kearah viola , dia paling suka jika mendengar jeritan memilukan dari pengkhianat yang memohon ampun agar bisa selamat dari hukumannya .


" Kau salah memilih target lawan viola , tapi aku akui aku memang bodoh karena telah menilai baik semua sikap manis berkedok busukmu padaku ". Gumam varo


" Akhhhh hikss hikss , sayang tolong turunkan aku dari sini , buaya-buaya itu akan memakanku hiksss ". Tangis viola ketakutan tapi varo malah semakin puas melihat dan mendengar hal itu


Di markas utama gold water , orlan meronta-ronta karena ditarik paksa oleh devan menuju halaman markas .


" Sialan , berani sekali bajingan ini menarikku seperti ini , tunggu saja jika ikatan ini berani terlepas dari tubuhku , aku akan langsung melenyapkannya ". Batin orlan sangat marah


Tapi apa daya dia tidak bisa melakukan apapun karena tangan , kaki serta tubuhnya yang terikat begitu kencang karena ulah devan.


" Diam kau bodohhh ". Ucap devan yang sedikit kesal karena orlan terus saja merontak dan akhirnya


Bughhhhhh


Satu tinju yang begitu kuat langsung melayang diwajah orlan , siapa lagi pelakunya kalau bukan devan.

__ADS_1


Darah langsung mengalir keluar dari mulut orlan dan sedikit membuat bercak di kain yang menutup mulut orlan.


" Sial , sial , sial ". Batin orlan begitu marah di perlakukan seperti itu oleh devan


Akhirnya dia berhenti merontak dan pasrah ditarik paksa seperti itu oleh musuhnya sendiri.


" Cepat buka gerbang itu dan ingatlah bahwa tujuan utama kita adalah menyelamatkan tuan orlan dari genggaman musuh ". Ucap tangan kanan orlan pada para anak buahnya yakni para mafioso mafia lucifer yang berkisar 4000 pasukan lengkap bersenjata api


Seketika itu juga beberapa mafioso lucifer langsung mencoba membuka pintu gerbang masuk markas utama gold water.


Sedangkan di dalam markas itu , devan dan 3000 pasukan siap tempur gold water sudah siap sedia di posisi mereka masing-masing.


Ketika pintu gerbang itu telah berhasil dibuka oleh mafioso lucifer , semua mafioso lucifer langsung mengarahkan semua senjata mereka kearah dalam area markas itu.


Tapi yang mereka dapatkan hanyalah markas yang terlihat sunyi seperti tidak ada orang di dalam markas tersebut jika di lihat dari posisi sekarang tangan kanan orlan dan para mafiosk lucifer berdiri saat ini.


" Dimana mereka semua ". Batin tangan kanan orlan mulai waspada


Tangan kanan orlan pun langsung memberi isyarat pada beberapa mafioso untuk melakukan pengecekan apakah ada musuh yang bersembunyi atau tidak di area sekitar halaman markas itu .


Tapi langkah kaki mereka langsung terhenti , saat itu juga semua senjata milik mafia gold water maupun milik mafia lucifer langsung saling berhadapan.


Semua itu terjadi karena sebelum ara mafioso lucifer berjalan untuk mengecek apakah ada musuh atau tidak , para mafioso gold water malah langsung keluar dari tempat persembunyian mereka karena melihat devan yang baru saja keluar sambil menarik paksa target utama malam hari ini.


Karena devan memang mengatakan kalau mereka harus keluar dari tempat persembunyian ketika dia kembali ke halaman markas , jadi keluarnya devan dari markas memang sudah menjadi kode agar para mafioso gold water keluar dari tempat persembunyian mereka masing-masing.


Melihat sang ketua di tarik dan lempar ke lantai dengan cara yang begitu kasar dan kejam , tangan kanan lucifer langsung marah dan ingin segera menyerang mafia gold water tapi di tahan oleh orlan lewat tatapan matanya.

__ADS_1


__ADS_2