Bukan Salahku

Bukan Salahku
Ending Again


__ADS_3

Cinta sejati adalah dia yang akan menemani, walaupun banyak rintangan yang menghalangi.


}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}}


4 tahun kemudian


Taman luas dengan wahana permainan terlihat ramai, bukan hanya karena pengunjungnya, tapi ini juga karena sedang diadakan sebuah pesta ulang tahun salah satu anak pengusaha sukses di kota B.


Langkah kaki bersahutan terdengar, saat ramainya anak-anak yang bermain di tempat pesta dilaksanakan.


Suara tawa juga suara obrolan satu dengan yang lainnya juga terdengar, saat para orang tua berbincang dengan kelompoknya.


Di antara para tamu ini ada pasangan yang sedang  berbahagia, pasangan ini juga lah yang mengadakan pesta untuk anak laki-laki pertama mereka.


Anak laki-laki dengan nama lengkap Gerarld Carya Widiyo ini tumbuh sehat, pintar juga tampan dengan kulit putih turunan sang ibu__Evelyn.


Gerarld juga sudah bersekolah di kindergarten, dengan kepintaranya Gerarld bahkan menjadi murid yang disayangi para guru pembimbingnya.


Gerarld tipe anak pendiam, membuatnya tampak seperti sang ayah yang hanya akan banyak berbicara jika sedang bersama dengan oarang-orang terdekatnya.


Tapi meskipun begitu, kedua orang tuanya tidak mempermasalahkan selagi Gerarld masih mau berinteraksi dengan beberapa orang lainya, terlebih dengan sang paman yang usianya hanya terpaut 9 bulan.


Kenzo Brata, adik Evelyn hasil dari ayah dan Nyonya kana, yang saat ini masih menjalani hukumannya yang baru jalan 4 tahun dan butuh waktu sekiranya 26 tahun untuk bebas dari penjara.


Kenzo pun tumbuh dengan prilaku yang baik, menjadi anak yang penurut dan dia sangat menyayangi keponakannya__Gerarld.


Perusahaan Brata yang saat ini sedang di pegang oleh Arlan juga nantinya akan berikan kepada Kenzo, karena Arlan merasa ia tidak memiliki hak untu menguasai Brata, saat masih ada pewaris asli meskipun pewaris utama meninggalkan bukti berupa pengalihan nama atas namanya sendiri.


Acara akhirnya di mulai, Gerarld yang sedang bermain dengan Kenzo sama-sama mendekat ke arah pasangan Arlan dan Evelyn, yang menyambut keduanya dengan perasaan sayang yang sama.

__ADS_1


Lagu happy birthday mengumandang dengan nada cerai, di pandu oleh MC acar pun kian terasa ramai.


Gerarld si empunya acara bersiap dengan bibir mengerucut dan pipi menggembung menyimpan udara, kemudian meniup udara saat kode untuknya berkumandang.


Kemudian lilin pun padam, disusul oleh tepuk tangan meriah.


Prok! Prok! Prok!


Ucapan selamat dari semua tamu juga turut terdengar, Gerarld tersenyum malu menyembunyikan wajahnya, saat melihat dari kejauhan datang keluarga Gandhi.


"Kenapa, sayang?" tanya Evelyn saat sang anak bersembunyi di atara kakinya, sehingga ia pun menoleh ke arah yang di maksud dan menemukan kehadiran kakak serta istrinya__Riyanti, juga anak balita berumur 3 tahun tersenyum lebar ke arahnya.


"Ah! Ternyata seperti itu," desah Evelyn geli, sedangkan Arlan di sebelahnya mendengkus saat sang anak malu melihat balita perempuan yang adalah keponakannya sendiri.


Dalam hati ia meminta, agar anaknya kelak jika sudah besar tidak menyukai sepupunya sendiri.


Pasangan Riki dan Riyanti yang menikah 4 bulan setelah pernikahan Arlan-Evelyn juga di anugerahi seorang anak perempuan, dengan bentuk dan raut wajah layaknya boneka, membuat seorang Gerarld gemas di awal pertemuan keduannya.


"Ara ... Ayo, kasih selamat ke kakak Gerarld," ucap Riyanti kemudian Riki pun menurunkan Ara__Kinara, berhadapan dengan yang mengulurkan tangannya, hendak menggapai pipi Ara.


"Pi bes, tata."


Dua pasangan orang tua ini tertawa saat melihat tingkah menggemaskan anak-anak mereka.Lalu Kenzo pun mendekat, dengan Ara yang ganti melihat ke arah Kenzo dengan senyum lebarnya, sehingga Gerarld yang melihatnya mengerut tidak suka.


"Haloo ...Ara, main dengan kak Gerarld dan kak Kenzo yuk," ajak Kenzo menuai pekikan dari Ara serta Gerarld yang senang kembali,karena  bisa bermain dengan kakak kesayangannya lagi.


Akirnya ketiganya pergi, dengan dua pasang orang tua yang melihat punggung ketiganya dengan tatapan dan pemikiran berbeda.


Semoga mereka bisa saling mendukung.

__ADS_1


Jump skip


14 tahun kemudian


Seorang pemuda dengan perawakan tinggi berjalan di lorong kampus, setiap langkah yang di buatnya membuat jeritan kamu hawa terdengar sepanjang ia berjalan.


Tapi sayang si pemuda sama sekali tidak mengidahkannya, justru ia tetap berjalan santai tanpa terganggu sedikitpun. Di depannya sudah berdiri seorang pemuda lainnya, menggu dengan seorang remaja perempuan di sampingnya.


Wajahnya yang tadi menatap tidak berminat pada sekitanya berubah saat melihat keduanya, melangkah semakin mendekat pemuda itu__Gerarld, tersenyum ke arah dua orang yang adalah ...


"Kak! Lama sekali, Ara capek nih."


Ya dua orang itu adalah Ara__Kinara__sepupunya, juga ...


"Apa kelasmu ada pejaran tambahan, dek?"


Dan Kenzo__Adik sang Mama__Pamannya.


Menyambutnya dengan senyum lebar, membuat moodnya yang tadi turun naik dengan drastis.


Dua orang kesayangannya dan juga  ....Cinta terlarangnya.


Bukan salahku, ini hanya permainan takdir yang membuatmu menjadi saudaraku.


The end


Terima kasih atas kesediannya membaca novel ke-2 author.


Maafan author yang memberi ending tapi membagongkan.

__ADS_1


Author berencana untuk membuat sequelnya, tapi masih dalam tahap proses


Tetap dukung karya author yang lainnya yah , sampai babai semuanya.


__ADS_2