Cahaya Takdir

Cahaya Takdir
Party(2)


__ADS_3

Kini mereka bertiga sedang duduk bercengkrama,beberapa kali mereka tertawa riang entah apa yang mereka bicarakan.Tanpa disadari dari kejauhan ada sepasang mata yang sedang mengintai mereka bertiga, mata itu terus tertuju pada wajah cantik milik Ningsih,bisa di pastikan kalau yang sedang mengintai adalah Max ia ada rasa cemburu saat ia melihat ke arah Ridho, apakah Ridho juga mempunyai perasaan pada Ningsih,itulah yang sejak tadi ia fikirkan.Rasa cemburu itu akhirnya membuat kakinya melangkah tanpa sadar mendekati tiga orang itu,


"Hai..apa aku boleh bergabung", ucap Max pada tiga orang itu.


" Oh Max..tentu saja ini adalh rumah mu kenapa harus minta izin",ucap Ridho dan Max pun menarik kursi yan ada di sebelah Ningsih seraya menatap Ningsih.


"Max ku lihat namamu juga ada di ruang 1,artinya kita satu kelas", kata Ridho memulai topik baru.


" Benarkah..wah akhirnya aku sekelas dengan si jenius dong",ucap Max memuji.


"Ah,kau berlebihan..tapi,dari tadi aku kok nggak melihat Dimas,bukankah ia selalu bersamamu?" ucap Ridho yang menyadari ke tidak hadiran Dimas.


"Oh, anak itu..dia bilang dia malas dan mau dirumah,ah sudahlah..dari pada membahas dia lebih baik kita berfoto dulu, kita harus mengabadikan moment ini",ajak max sambil merogoh ponsel nya.


Mereka bertiga pun menurut dan mengatur posisi Max di sebelah Ningsih paling depan dan Ridho dan Tari dibagian agak belakang berdekatan.Kini mereka sudah selesai berfoto, tak lupa Max memajang foto itu sebagai status medsosnya,dan tak lupa ia mengirim foto itu pada Dimas,siapa tahu dia tertarik jika melihatnya.

__ADS_1


" Kling",ponsel Dimas berbunyi,ia pun mengambil ponselnya diatas meja ,1 message from Max",Dimas pun membukanya tak begitu menarik nenurutnya,namun seketika pandangannya tertuju pada seorang gadis yang ada di sebelah Ridho siapa gadis itu pacar Ridho kah? fikirnya,namun ia memilih masa bodoh dengan pesan itu,namun benerapa saat Kemudian...


"Kling", ponselnya kembali berbunyi,1 message from:Max" ,Dimas menaikkan sebelah alisnya,apa lagi ini?,fikirnya.


Ia pun membuka pesan itu,gambar yang sama namun kini beserta nama dari mereka.Dan dibawah gambar itu tertulis " Bagaimana,apa ini bagus menurut mu ...aku mengeditnya agar bisa dikenang hingga kapan pun".


Ia kini kembali menatap foto yang tadi dikirimkan oleh Max.Namun mata nya kini terbelalak, pasalnya gadis yang ada di sebelah Ridho bertuliskan nama Tari.


"Tari", gumamnya.Kemudian Dimas pun membalas pesan dari Max.


"Yang namanya Tari itu..Tari teman lo,atau pacarnya Ridho", setelah membaca pesan dari Dimas Max pun tertawa geli,ia tak menyangka bahwa temannya yang acuh itu juga bisa kepo.Kemudian Max pun membalas pesan dari Dimas.


" Kling",1 message from:Max", kemudian ia pun membukanya.


"Kalau aku kasih tahu,apa kamu mau datang ke sini?😏😏"..

__ADS_1


Ponsel Max kembali berbunyi dan dibukannya." Kalau lo kasih tau,gue bakal datang dan langsung membawa lo liburan ke pulau Raja Ampat,dan saat kita ke pantai,gue bakal ngikat lo dan melempar lo ke laut😀😀😀 ",jawaban Dimas kini benar-benar membuat Max tertawa keras hingga membuat ke tiga orang itu terkejut.


"Kamu kenapa sih,tiba-tiba tertawa nggak jelas,ngagetin aja", kata Ningsih marah pada Max.


" Nggak kok aku hanya melihat hal yang lucu di ponselku",jawabnya dengan menahan tawa agar Ningsih tak marah.Kemudian Max membalas lagi pesan Dimas.


"Ok,right..jangan marah dong,tapi masa kamu nggak kenal sih dia itu Tari,Tari dari sekolah kita,temannya Ningsih..",balasan dari Max kini membuatnya marah, entah mengapa ia marah ia juga tak tahu.Ia langsung bangkit dari ranjangnya dan langsung mengambil jaketnya dilemari,jaket warna biru navi bebahan dasar parasut dengan model terbaru sedang ia kenakan dengan tergesa-gesa,setelan celana jeans hitam panjang yang tadi ia pakai,rambut disisir sembarang seperti biasa dengan poni jatuh ala oppa dan menggunakan sepatu olahraga ternama multi guna,ia mengambil kunci motor dan helm merah yang sesuai dengan motor CBR nya.Kini ia keluar kamar dan menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa,ibunya yang melihat putra bungsunya yang tergesa-gesa itu pun bertanya.


" Loh, Dimas kamu mau kemana?",tanya ibunya


"Aku mau kerumah Max mom,"


"Oh gitu..kalau gitu hati-hati di jalan dan jangan pulang terlalu malam"


"Yes, mom aku berangkat dulu",ucapnya seraya melangkah keluar,mulai menyalakan motor nya dan segera melaju menuju rumah Max,dengan berbagai macam opini yang ada difikirannya.

__ADS_1


__ADS_2