CEO Cantik Pengidap Bipolar

CEO Cantik Pengidap Bipolar
1.22 Penampilan Baru


__ADS_3

Pagi ini Riri tampil lain dari biasanya. Biasanya Riri selalu tampil sederhana, namun kali ini, dia tampil lebih glamour dan elegan. Dia ingin menunjukkan bahwa dia bukanlah lagi Riri yang lemah yang bisa ditindas begitu saja, tapi dia juga punya kekuatan untuk meruntuhkan mereka yang meremehkannya


Riri berjalan menelusuri gedung, semua karyawan terpesona melihat visual Riri yang begitu intens dan berkharisma. Tak ada yang berani menatap mata Riri, semua tertunduk melihat Riri



Riri berjalan masuk ke ruang rapat, dia mengadakan meeting karena kasus penggelapan uang yang dilakukan Yudi selaku direktur utama di perusahaan nya


Begitu masuk ke ruang rapat semua terpana melihat kecantikan Riri yang begitu wah. Tapi itu semua tak berlangsung lama mengingat tujuan dari meeting ini, Semua tertunduk kepada Riri dan meeting dimulai. Ruangan itu terasa sangat dingin, dan suasana menjadi sangat tegang


"duduk", ucap Riri datar.


"aku tidak ingin basa basi lagi, beberapa minggu lalu, aku menerima laporan tentang penggelapan dana sebuah proyek di kota B, yang dilakukan oleh pak Yudi selaku direktur utama diperusahaan ini.", ucap Riri tegas sambil menunjukkan bukti bukti kepada mereka


"jadi sekarang juga, aku mau siapapun yang sebelum hari ini, telah lancang berani berbuat kotor dibelakangku dan menyangkut perusahaan ini, silahkan angkat tangan", ucap Riri sambil matanya melirik para koleganya itu dengan matanya yang tajam


"aku kasih waktu kalian sampai sebelum jam makan siang, jika setelah makan siang, jika masih ada yang ketauan tidak mengakui perbuatannya, kupastikan semua aset yang kalian punya, sekecil apapun itu akan lenyap dalam waktu 24 jam, Mengerti?!!", bentak Riri menghentakkan tangan ke meja


"b-baik b-bu Riri", ucap mereka terbata, tak ada yang berani buka suara melihat amarah di wajah cantik Riri


"aku memang lebih muda dari kalian, aku juga baru beberapa bulan menjadi CEO disini, tapi bukan berarti kalian bisa meremehkan ku hanya karena aku ramah ke kalian!", ucap Riri dengan nada tinggi


"jika ada yang berani lagi berbuat kotor diperusahaanku, tunggu saja akibatnya, sepertinya aku sudah terlalu baik ke kalian, hingga kalian lupa menghargai siapa aku ini", ucap Riri


"bagi yang merasa pernah berbuat kotor diperusahaan ini, silahkan datang sendiri keruanganku dan bawa semua bukti bukti nya, jika mengakuinya hari ini, aku hanya akan memberi hukuman kecil, tapi jika tidak, kalian sudah dengar sendiri akibatnya", ucap Riri pelan


Semua orang diruangan itu hanya bisa menelan ludah mendengar ucapan Riri, tak ada yang berani membantah


"dan juga aku beri tau ke kalian semua, jadilah orang tua yang bijak, jangan menelan mentah mentah ucapan orang lain", ucap Riri pelan


"baiklah jika semua sudah paham, aku tunggu diruanganku", ucap Riri pergi meninggalkan ruang Meeting


"jantungku hampir copot rasanya", ucap salah satu kolega Riri sambil memegang dadanya


"semua ini karena ulah Yudi, walaupun kita ga berbuat, tapi kita juga yang harus kena sasaran amarahnya bu Riri", sambung teman didepannya


"diamlah kau sebelum bu Riri masuk lagi kesini dan menelanmu hidup hidup", ucap temannya yang lain


Riri berjalan kearah ruangannya, semua anggotanya tertegun melihat penampilan Riri hari ini


"selamat pagi bu Riri", ucap mereka serentak. Tapi Riri tak menjawab dan hanya berjalan masuk ke ruangannya.


"baiklah, hari ini sepertinya bukan hari yang baik", ucap Nita

__ADS_1


"mari kita bekerja sebelum jadi mangsa berikutnya", ucap Hafiz


Riri masuk keruangannya, lalu meminum beberapa gelas air, dia mengatur nafasnya untuk meredakan amarahnya dan memulai pekerjaannya


Banyak atasan Riri yang datang ke ruangan Riri membawa berkas berkas penting, tapi bukan menyerahkan diri, justru membongkar semua kebusukan pak Yudi


Riri menyelesaikan semua pekerjaannya dengan baik dan benar, dan juga sangat ligat, tanpa bantuan Geri dan Harry. Dia juga sudah memecat pak Yudi atas kasus penggelapan dana. Riri bisa bernafas lega sekarang.


"hallo sayangku, lagi sibuk ga?", *tanya Riri ditelfon


"sebentar lagi selesai pekerjaanku sayang, ada apa sayangku?", tanya Dio


"kangen, aku kekantor kakak ya, udah lama ga kesana", ucap Riri manja


"baiklah sayangku hati hati ya, mau cemilan ga? biar aku sediakan", tanya Dio


"em boleh deh, aku berangkat ya, babayy", ucap Riri


"dahh sayang", ucap Dio menutup telfon*


Riri pun keluar dari ruangannya dan menelfon supirnya untuk bersiap di lobi. Namun langkah nya terhenti saat berada di ruangan anggotanya


"Hafiz, sini", ucap Riri dingin


"apalagi kali ini ya tuhan?", tanya Adam


"tamatlah riwayatmu Fiz", batin Yuli*


"kenapa wajahmu tegang begitu?", tanya Riri


"tidak kok bu", ucap Hafiz


"em berdiri 3 langkah didepanku", ucap Riri, Hafiz pun menurut


"lihat aku, apa penampilanku sudah oke?", tanya Riri tersenyum


"sudah bu", jawab Hafiz singkat.


"kenapa kau jawab singkat? apa aku jelek?", ucap Riri kesal


"ngga bu bukan begitu maksudnya...", ucap Hafiz jadi salah tingkah


"lalu? apa aku cantik?", ucap Riri.

__ADS_1


"iya bu, bu Riri sangat cantik hari ini, tampil elegan dan menawan", ceplos Hafiz


Para anggota Riri melotot mendengar ucapan temannya itu, begitu juga dengan Geri dan Harry yang sedaritadi di belakang Riri


"oke baiklah, terima kasih", ucap Riri tersenyum bahagia lalu berjalan kearah lift


Setelah sampai di lobi, dia berjalan masuk ke mobil dengan Geri dan Harry. Mobil melaju kearah kantor Dio


Sementara di kantor Dio, Dio yang baru selesai meeting, berjalan cepat kearah ruangannya, lalu dia sibuk membereskan mejanya yang berantakan, dia tau bahwa Riri tidak suka melihat meja kerja yang berantakan. Dio keluar dari ruangannya dan melihat ruangan anggotanya


"hei kalian, bersihkan meja kalian, jangan berserak begitu, akan ada tamu istimewa datang kesini", ucap Dio. Anggota Dio pun segera membereskan meja meja mereka


"Fany, buatkan 5 porsi teh dan juga beberapa cemilan, antarkan keruanganku setelah tamu ku datang ya", ucap Dio kepada sekretarisnya


Dio berdiri didepan ruangan anggotanya sambil menunggu Riri. Lalu terdengarlah suara langkah kaki mendekat kearah ruangan mereka, semua orang disitu terdiam karena penasaran, siapa tamu istirmewa yang dimaksud oleh bosnya itu


Lalu muncullah Riri dengan 2 orang dibelakangnya yaitu Harry dan Geri. Riri datang dengan wajah tersenyum sumringah dan berjalan ke arah Dio


Tak hanya Dio dan Rendi, tapi semua anggota Dio yang ada disitu terpana melihat visual dan penampilan Riri yang begitu elegan, mata mereka tak berkedip, begitu juga dengan Dio, dia menelan ludah melihat pacarnya itu dengan penampilan barunya, dan pipi nya memerah begitu saja


"hallo", ucap Riri lembut yang membuyarkan lamunan Dio


"ah kamu sudah sampai ternyata", ucap Dio agak canggung. "perkenalkan ini tamu istimewa ku hari ini, dia adalah CEO dari perusahaan XX yang menjalin kerja sama dan proyek besar dengan kita", ucap Dio memperkenalkan Riri


"hallo, namaku Riri, senang bertemu dengan kalian semua", ucap Riri lembut yang membuyarkan lamunan mereka


Dio menyadari pacarnya menjadi pusat perhatian, dia merangkul pinggang Riri, Riri terkejut dan langsung menatap Dio


Para anggota Dio terkejut melihat aksi yang dilakukan Dio. Pasalnya bos mereka sangatlah anti dengan perempuan, tapi kenapa bisa tiba tiba dia memeluk pinggang seorang gadis didepan para anggotanya.


"alihkan pandangan kalian darinya, atau kucongkel mata kalian itu", ucap Dio kesal, sementara Riri merona pipinya melihat Dio cemburu. Dio sangat gemas dengan tingkah pacarnya itu lalu menggenggam tangannya dan membawanya masuk ke ruangannya diikuti oleh Rendi Geri dan Harry


.


.


.


Wah, bau bau Go public nih, langgeng terus ya Riri sama Dio


Makasih udah mampir kesini ya, nantikan terus episode selanjutnya


stay safety selalu ya guys :)

__ADS_1


bye bye >•<


__ADS_2