
Hari ini adalah hari pernikahan Dio dan Riri, mereka akan melangsungkan akad di gedung mewah milik keluarga Wira Anggara. Riri sudah berdandan sejak pagi. Awalnya Riri hanya meminta dilangsungkan akad saja, tetapi karena Hardi sudah mencetak banyak undangan, jadi yasudah, sekalian resepsi.
Acara ini dihadiri oleh semua karyawan dari perusahaan Riri dan Dio. Dua CEO dari perusahaan raksasa, kini akan melangsungkan pernikahan mereka. Acara ini juga tak luput dari media massa yang juga ingin mengetahui bagaimana rupa dari seorang Gia Karina Syahputri yang selama ini tidak pernah terekspos oleh media manapun.
Acara ini sangatlah mewah dan meriah. Kini hanya tinggal hitungan menit saja sebelum ikrar ijab kabul, Geri, Harry, dan Rendi juga ikut mengontrol semua keamanan agar acara berjalan dengan lancar. Para tamu juga diundang dengan cara yang sangat unik, ada yang memakai undangan manual, ada juga yang digital
Jantung Dio berdegup sangat kencang, dia deg deg-an menjelang ijab kabulnya, padahal beberapa waktu lalu masih ketawa ketiwi dengan calonnya itu. Dio yang sudah duduk di kursi tempat dia akan mengikrarkan ijab kabul. Ada juga Hardi dan Shila yang menemaninya, dan juga penghulu yang sudah datang disana
Sementara Riri yang menunggu diruang make up, juga ikut deg deg-an tak menentu, dia berusaha menenangkan dirinya dibantu oleh para teman temannya itu
"bu Riri deg deg-an ya?", tanya Natali
"pertanyaan mu ini, ya jelas deg deg-an lah", jawab Yuli kesal
"Ri, atur nafas Ri, jangan terlalu nervous", ucap Rara mengelus pundak Riri
"bu Riri tenang bu, selow selow", ucap Nita
"terima kasih ya kalian mau menemani ku disini, kalian sangat cantik hari ini", ucap Riri
"sama sama bu Riri", ucap Nita mengelus pundak Riri
Didalam gedung, semua orang sudah duduk tenang dikursinya menunggu ikrar ijab kabul. Penghulu memberikan pencerahan tentang pernikahan yang akan dijalani oleh kedua mempelai
"sudah siap pak Dio?", tanya pak penghulu
"bismillahirrahmanirrahim siap pak", ucap Dio dengan lantang dan jantung yang terus berdegup kencang
"mari kita mulai ya", ucap pak penghulu lalu menjabat tangan Dio yang sudah panas dingin tak menentu
Semua orang disana terdiam dan siap mendengarkan ijab kabul, begitu juga dengan Riri yang ada diruang tunggu, dan juga para media massa yang sudah mulai menyorot dari berbagai sudut
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau ananda Diovano Putra Wira Anggara bin Hardi Wira Anggara dengan Gia Karina Syahputri binti Tio Wibowo dengan mas kawin berupa 1 set perhiasan berlian, 70% saham Wira Group di Belanda, 1 buah mansion mewah beserta isinya, dan seperangkat alat sholat dibayar tunai",, ucap pak penghulu
"Saya terima nikah dan kawinnya Gia Karina Syahputri binti Tio Wibowo degan mas kawin tersebut dibayar tunai!", ucap Dio dengan lantang dan 1 tarikan nafas, Dio menahan nafasnya dan jantungnya yang berdegup semakin kencang
Semua tamu dan media massa ternganga mendengarkan mas kawin yang disebutkan tadi. Riri dan teman temannya yang mendengarkan dan melihat itu dari layar yang sudah disediakan pun, ikut berdebar dan Riri tak menyangka Dio memberikannya begitu banyak mas kawin
"bagaimana para saksi? sah?", ucap pak penghulu
"sah!!", jawab para tamu
Dio melepaskan nafasnya, dia sedikit lega sekarang
"alhamdulillah", ucap pak penghulu lalu berdoa
"alhamdulilah", ucap Riri dan teman temannya diruang tunggu
Riri meneteskan air mata, dia sungguh terharu, hatinya campur aduk sekarang, sesungguhnya dalam hatinya, dia ingin melihat kedua orang tuanya juga hadir disini, namun kenyataan berkata lain
Momen yang begitu sakral telah dilalui, kini Riri akan keluar dari ruang tunggu, Dio dan para tamu sudah menunggu kedatangan Riri, begitu juga media massa yang sudah siap menyorot Riri
Suasana ini benar benar membuat Jantung Riri tidak karuan. Dia perlahan melangkah keluar dari ruang tunggu dan mengatur nafasnya juga.
tok
tok
__ADS_1
tok
tok
Suara langkah kaki Riri memenuhi seisi gedung, semua mata dan kamera menyorot dirinya yangs sedang berjalan menunju meja tempat berlangsungnya ijab kabul tadi. Dio berdiri dan tersenyum menunggu kedatangan Riri. Riri membalas senyumnya dan berjalan dengan perlahan kearah Dio
Semua orang terkagum dan terpesona dengan kecantikan dan penampilan dari seorang CEO GK Group yang kini sudah menampakkan dirinya kedunia
Riri akhirnya sampai di meja bersama dengan Dio, mereka menandatangi surat surat pernikahannya, dan bertukar cincin disana. Riri mencium tangan Dio, dan Dio mengecup lembut kening Riri. Semua orang tersenyum bahagia melihat pasangan pengantin baru itu.
Riri dan Dio lalu berjalan ke pelaminan mereka dan saling bergandengan tangan, menebarkan senyuman bahagia dan pesona yang tiada dua nya. Tentu saja semua tamu disana ikut bahagia dan masih terkagum dengan penampilan Riri
*dia sangat cantik
dia sangat menawan
tidak heran jika pak Dio memilihnya
pak Dio tidak salah pilih
benar benar seperti putri yang keluar dari goa
aku sangat kagum
Aku tidak bisa melepaskan pandanganku darinya
visualnya dan bakatnya benar benar luar biasa*
"sayang kau sangat cantik hari ini", ucap Dio mengelus wajah Riri
"aku memang cantik bahkan sebelum dan sesudah hari ini", jawab Riri
"em, kau memang selalu cantik sayang, sekarang kau adalah istriku, dan aku suamimu, aku sangat mencintai istriku ini", ucap Dio mengelus tangan Riri dan menciumnya
"sayang, kau bisa dibilang bucin jika bersikap begitu", ucap Riri.
"aku ga peduli, hari ini adalah hari kita berdua, tidak ada yang boleh mengusik", ucap Dio terus menatap Riri
"sayang, berjanjilah padaku, jangan pernah menyentuh wanita lain selain diriku, dan jangan pernah tinggalkan aku", ucap Riri mengelus lembut wajah Dio
"aku janji sayang, semua orang juga sudah mendengar janji janji kita tadi kan?",, jawab Dio
"terima kasih suamiku, kau yang terbaik sayang", ucap Riri menatap Dio
"kau sudah menjadi tanggung jawabku sepenuhnya mulai sekarang, dirimu adalah milikku sekarang", ucap Dio lalu mengecup lembut pipi Riri
Riri hanya tersenyum, dia sungguh bahagia hari ini. Dia benar benar menyandang status sebagai seorang istri sekarang.
Semua orang melihat interaksi pengantin baru itu, dan ikut baper.
"kapan kita juga begitu?", tanya Rara ke Geri
"secepatnya sayang, setelah kamu wisuda, kita juga akan seperti mereka",, ucap Geri mencium pipi Rara
"perjuangan mereka benar benar melelahkan ya", ucap Nita
__ADS_1
Rendi lalu menggenggam tangan Nita, dan mengelus wajahnya
"kita juga akan menyusul sayang", ucap Rendi
"sayang?!",, tanya Yuli
"menyusul?", beo Natali
"kalian jadian?", tanya Rara
"sejak kapan?", tanya Fikri ikut terkejut
"wah wah, banyak pasangan baru", ucap Adam
"hanya kita yang jomblo dam", ucap Hafiz
"diamlah kalian semua", protes Harry
Mereka semua ada di satu meja dan mengobrol menanyakan siapa siapa saja yang sudah menjadi pasangan,
Acaranya berlangsung lancar dan khidmat. Riri juga beberapa kali berganti gaun, acaranya berlangsung hingga tengah malam. dan mereka merayakan pesta bersama
Beberapa gaun yang dipakai Riri
Ada juga beberapa bonus ya😁
Nita
Natali
Yuli
Geri
Fikri
Rara
Dio
__ADS_1