CEO Cantik Pengidap Bipolar

CEO Cantik Pengidap Bipolar
1.85 Kematian Nicolas


__ADS_3

Setelah Alexa tewas, Riri menusukkan pisaunya kearah mata Alexa dan mensayat sayat wajah Alexa menggunakan kedua pisau yang ada ditangan kanan dan kirinya. Kali ini Riri yang berteriak karena marah dengan semua perbuatan Alexa


Setelah puas, dia menendang tubuh Alexa kearah para bodyguard itu. Mereka sangat ketakutan melihat kondisi jasad Alexa yang sangat mengerikan.


"harus kuapakan jasadnya?", tanya Riri kepada Nicolas


"nyonya, saya ingin menebus kesalahan saya kepada anda, semua kesalahan saya kepada anda dan keluarga anda, biarkan saya yang menjadi kambing hitammu nyonya", ucap Nicolas berlutut dikaki Riri


"benarkah? kau mau? bagaimana caranya?", tanya Riri


"pindahkan jasad Alexa kerumah lamanya didekat sini nyonya, dan saya akan kesana juga", ucap Nicolas


"baiklah, setelah kau menyelesaikan hukumanmu nanti, aku akan memberikanmu fasilitas, sebegai hadiah karena membantuku hari ini", ucap Riri


"tidak nyonya, bunuh saya juga, saya tidak ingin hidup", ucap Nicolas


Riri menatap Nicolas dan diam sejenak, lalu mengangguk


"baiklah jika itu maumu", ucap Riri


Riri lalu memerintahkan beberapa bodyguard itu untuk memindahkan Alexa kerumah yang dimaksud Nicolas. Mereka pergi menggunakan mobil Alexa, sementara Ara, Koko dan Varel dan beberapa bodyguard disana mengurus jasad anak buah Alexa yang sudah mati.


Ara, Koko dan Varel memasukkan jasad jasad itu kedalam mobil dan juga senjata senjata yang digunakan Riri untuk membunuh Alexa tadi. Mereka mendorong mobil itu ke dalam jurang dan mobil itupun meledak


Sementara Riri dam Nicolas telah sampai dirumah lama milik Alexa. Mereka semua segera menyusun rumah itu agar terlihat seperti Alexa yang bunuh diri dan meletakkan semua bukti bukti kejahatan Alexa disana dengan sedemikian rupa.


Setelah selesai, Nicolas pun berpamitan dengan Riri


"aku minta maaf atas semua kesalahanku selama ini, maafkan aku Ri", ucap Nicolas berlutut dihadapan Riri


"ada permintaan terakhir?", tanya Riri

__ADS_1


"tolong jaga Jiah, jangan biarkan dia sendiri, tolong rawat Jiah, hanya itu permintaanku", ucap Nicolas


"baiklah", ucap Riri singkat


"kau bisa mulai sekarang", jawab Nicolas


Riri sempat diam sejenak, lalu dia mengambil suntikan itu kemudian dan menyerahkan botol bekas obat itu ketangan Nicolas.


Nicolas menerima botol itu, dia memejamkan matanya dan... Riri kemudian menyuntikkan obat itu kepada Nicolas.


"kau tunggulah... sampai 5 menit dulu... jika aku hidup lagi... Tembak kepalaku", ucap Nicolas terbata bata


"baik", jawab Riri singkat lalu melepas tangannya dari suntikan itu


Nicolas mengejang, tubuhnya menggeliat, dia berteriak kesakitan, lalu beberapa saat kemudian denyut nadinya berhenti. Seperti yang dikatakan Nicolas, dia akan menunggu 5 menit dulu disana


Setelah 5 menit, ternyata Nicolas benar benar mati. Namun Riri belum bergerak dari sana, dia melihat arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 5.30


Riri mengambil pistol Nicolas dan membuat Nicolas menggenggam pistol itu, lalu mengarahkannya ke kepala Alexa


Dor!!


Dor!!


Lalu dia kembali mengarahkannya kejantung Nicolas


Dor!!


Dor!!


Lalu kekepala Nicolas

__ADS_1


Dor!!


Dor!!


Setelah itu Riri dan para bodyguardnya pergi meninggalkan rumah itu. Mereka pergi tanpa meninggalkan jejak sedikitpun darisana dan melaju menuju markas Alexa


"aku penasaran dengan ucapan Varel", ucap Riri didalam mobil


"apa maksudnya dengan mengatakan bahwa Koko mengetahui segalanya?", tanya Riri lagi


"nyonya, maaf kalau saya lancang, saya ingin membantu menjawab rasa penasaran nyonya", jawan salah satu bodyguard yang duduk disamping pak setir


"em ya apa?", jawab Riri penasaran


"nyonya Alexa memiliki simpanan emas dan gudang senjata dimarkasnya", ucap nya


Riri membelalakkan matanya, dia cukup terkejut mendengar hal itu, tidak disangka olehnya Alexa memiliki harta tersembunyi selama ini


"kalian tidak berbohongkan?", tanya Riri ragu


"tentu saja tidak nyonya", jawab mereka


"kalau begitu bantu aku memindahkan semuanya nanti", ucap Riri


"mau dipindahkan kemana nyonya?", tanya bodyguard itu


"ketempat yang lebih aman", jawab Riri


"baiklah nyonya", jawab bodyguard itu


"ini sangat mengejutkan", batin Riri

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2