
Dua gadis cantik berhijab kini sedang berjalan ke sebuah rumah yang sangat mewah. Dengan wajah penuh senyum mereka sudah berhenti tepat di hadapan pintu besar itu. Tak menunggu lama salah satu gadis segera menekankan bel rumah hingga tak lama kemudian pintu tersebut terbuka.
Setelah melihat siapa yang datang, Anna dengan sigap memeluk kedua gadis yang begitu di sayanginya. Melepaskan kerinduan karena sudah beberapa hari tidak bertatap muka secara langsung. Anna pun menyuruh kedua gadis itu untuk duduk di ruang tamu rumahnya.
" Kak Anna apa kabar? Bagaimana calon keponakan kami? "
Alisya tersenyum sembari mengelus perut sang kakak. Gadis 17 tahun sudah memutuskan untuk menetap di kota sama dengan kakaknya Anna. Setelah menimbang lama, akhirnya dia memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di kota itu.
Apalagi seluruh keluarga mendukung keputusan yang gadis kecil itu ambil. Tak hanya karena keluarga, tetapi Alisya juga mengikuti saran dari sahabatnya Agatha. Persahabatan keduanya kini sudah terjalin begitu baik, bahkan mereka melanjutkan pendidikan di universitas yang sama.
__ADS_1
" Iya, bagaimana kabar kakak dan calon keponakan? "
Tak hanya Alisya, sang kakak keduanya pun merasa bahagia dengan berita kehamilan kakak mereka. Anin sudah menyelesaikan pendidikan kedokteran dan kini dia sudah bekerja menjadi dokter gigi di salah satu rumah sakit kota itu. Satu bulan yang lalu dia berhasil meraih mimpinya menjadi dokter gigi, dan acara wisudanya pun juga di hadiri oleh seluruh keluarga termasuk kakak dan kakak iparnya yang turut meriahkan.
Dan tak lama setelah itu, dirinya langsung mendapatkan tempat di salah satu rumah sakit di kota itu. Rasa bahagianya kini semakin bertambah ketika mendengar sebentar lagi dia akan menjadi seorang Aunty.
" Kami baik baik saja, Aunty. "
" Bunda tadi malam mengejar penerbangan ke Osaka, karena katanya akan mengurus tentang surat penjualan rumah di Osaka. Padahal kami sudah berencana untuk ikut menemani bunda, tetapi bunda menolaknya. Maaf kak karena tidak sempat memberitahu kakak tentang keberangkatan bunda tadi malam. "
__ADS_1
Bunda Hana beserta kedua anak gadisnya sudah memutuskan untuk menjual rumah yang berad di Osaka. Mereka sudah menetap di kota yang sama dengan putri sulungnya. Apalagi kini anak gadisnya juga bekerja di kota itu serta anak gadisnya yang lain sudah melanjutkan pendidikan di kota itu.
" Baiklah. Terus kapan bunda akan kembali ke sini?
" Mungkin besok bunda akan kembali ke sini. "
Ketiganya pun saling mengobrol sembari sesekali tertawa lepas. Rasanya sudah lama mereka tidak berkumpul seperti ini, meskipun tidak ada kehadiran sang bunda di tengah tengah mereka. Namun mereka tetap terlihat bahagia melepaskan rasa saling rindu.
Hingga tak lama kemudian kedua gadis itu memutuskan untuk kembali karena waktu hampir menunjukkan angka 12 siang. Mereka tidak bisa berlama lama karena bagaimana pun hari ini bukan hari libur. Anin akan kembali masuk rumah sakit untuk mengemban tugasnya sedangkan Alisya akan ada kelas siang ini.
__ADS_1
Setelah mengantar kedua adiknya untuk pulang. Anna kembali memasuki rumah yang sudah Daniel jadikan mahar untuknya saat menikah beberapa bulan yang lalu. Wanita yang sedang hamil muda itu melihat jam dinding dan tersenyum mengingat janjinya dengan Daniel yang akan pergi untuk memeriksakan kehamilannya nanti.