
Anna menutup mulutnya dengan kedua tangannya ketika mendengar semua perkataan Daniel. Daniel menceritakan segalanya ketika dia berada di Osaka tempat tinggal bunda dan kedua adik istrinya.
Anna menatap mereka bergantian dan dia segera mendekati sang bunda. Bunda hanya tersenyum sembari membelai lembut wajah sang putri tercinta. Bunda Hana pun mengatakan bahwa dia sudah merestui hubungan keduanya walaupun sempat terjadi perdebatan panjang dengan menantunya Daniel.
Bunda Hana memang sangat marah kepada Daniel ketika mengetahui hal itu namun dia luluh ketika Daniel meminta restu kepadanya. Dia luluh karena Daniel sudah berani terus terang kepada mereka karena hal itulah dia mempertimbangkan restu untuk Daniel.
Hingga akhirnya usaha Daniel tidak sia sia karena berhasil mendapatkan restu dari sang bunda dan adik adik dari istrinya. Meskipun begitu bunda Hana tetap mengingatkan kepada Daniel untuk tidak pernah merusak kepercayaan yang di berikan kali ini.
" Maafkan Anna bunda, Anna sudah berbohong selama ini. "
Anna kembali memeluk sang bunda dan menumpahkan segala kesedihannya sekarang. Hak seperti inilah yang sangat di rindukan oleh seorang anak kepada ibunya. Anna tidak menyangka dirinya akan bertemu kembali dengan bunda dan kedua adiknya.
" Sudah Anna, kau jangan menangis lagi. "
__ADS_1
Bunda Hana melepas pelukannya dan mengusap air mata sang putri. Dia tersenyum kepada sang putri dan menggelengkan kepalanya agar Anna tidak menangis lagi.
Daniel, pria itu tersenyum melihat pemandangan indah di hadapannya saat ini. Tak terasa setetes air matanya jatuh tetapi dia langsung menghapusnya.
Christian maupun Lucas hanya terdiam tanpa ekspresi melihat pemandangan di hadapan mereka. Dan hal itu tak luput dari pandangan Anin dan Alisya, kedua gadis cantik seperti sang kakak yang menatap heran kepada kedua pria tampan itu.
Bunda Hana meminta Daniel untuk mendekat kepada mereka, Daniel pun langsung berjalan ketika bunda Hana memintanya. Bunda Hana tersenyum bahagia ketika melihat sang putri menikah dengan Daniel meskipun awalnya dia membenci menantunya itu, tetapi ketika melihat betapa besar cinta Daniel kepada putrinya, dia pun berusaha untuk menerima hubungan halal itu.
" Jadilah istri yang baik untuk suamimu Anna, lakukan segala kewajibanmu sebagai seorang istri. "
***
" Terima kasih, ini kejutan terindah yang pernah aku dapatkan. Terima kasih suamiku. "
__ADS_1
Anna terus memeluk sang suami yang saat ini sedang berdiri di balkon kamar mereka. Anna tidak tahu harus berterima kasih seperti apa kepada suaminya yang telah memberikannya kejutan besar hari ini.
Sedangkan pria itu hanya membalas pelukan wanitanya tanpa ekspresi dan hal itu di sadari oleh Anna yang seketika langsung melepaskan pelukannya. Anna mendongakkan sedikit wajahnya agar bisa lebih leluasa melihat sang suami.
" Ada apa? "
Tanya Anna heran karena suaminya yang tiba tiba berubah seperti ini. Apa dia sudah membuat kesalahan sehingga membuat suaminya seperti ini. Tetapi Anna tidak merasa melakukan apapun, tetapi mengapa tiba tiba Daniel bersikap seperti itu.
" Semuanya tidak gratis Annastasia! "
Anna mengerutkan keningnya ketika mendengar ucapan sang suami. Tangannya tiba tiba terlepas dari dada Daniel namun dengan sigap Daniel merengkuh tubuh milik wanitanya.
" Bukankah aku harus mendapatkan bayaran karena hal ini? "
__ADS_1
Daniel membuat sebuah smirk dan dengan secepat kilat dia sudah melu**t bibir kenyal milik wanitanya yang sudah tiga hari tidak dia rasakan. Anna seketika memukul dada Daniel ketika mengerti maksud Daniel. Tetapi hal itu tidak membuat Daniel menghentikan kegiatannya tetapi malah membuatnya semakin jauh melakukan permainan malam ini.
" I miss you my wife. "