Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: I Love You!


__ADS_3

Daniel merasa sangat berdosa kepada sang istri atas semua perbuatannya selama ini. Selalu bertindak kasar, namun meskipun seperti itu sang istri masih bersikap sabar menghadapinya.


Dia merasa sebagai pria paling bodoh karena semua perbuatannya selama menjadi suami Anna. Mungkin dia tidak pantas menjadi suami dari wanita Solehah seperti Anna, wanita baik baik berbeda dengan dirinya yang hanya seorang bajingan.


" Maafkan aku Annastasia. "


Daniel masih terisak di dada sang istri, entah mengapa sekarang dia begitu lemah di hadapan sang istri. Ini bukanlah Daniel, Daniel tidak pernah lemah di hadapan siapa pun. Menangis? Itu bukanlah sifat Daniel karena selama ini dia hanya mendengar suara tangisan musuhnya bukan tangisannya sendiri.


Tetapi sekarang dia menangis dan terlihat lemah di hadapan seorang wanita yang sudah di sakiti olehnya hanya karena sebuah kesalahan tanpa sengaja. Menjadikan wanita itu hanya sebagai pelampiasan seksualnya tanpa memikirkan kewajibannya sebagai seorang suami.


Wanita itu terus menenangkan sang suami yang masih terisak di pelukannya. Di merasakan sang suami lebih membaik, dia pun melepaskan pelukannya itu dan melihat ke wajah sang suami.


" Ada apa? "

__ADS_1


Tanyanya begitu lembut sembari menyeka air mata di wajah tampan sang suami. Daniel semakin merasa bersalah ketika mendapat perlakuan begitu lembut oleh sang istri.


" Aku pria yang paling bodoh di dunia ini karena sudah menyakiti istriku sendiri. Aku pria bodoh yang tidak bersyukur mendapatkan istri seperti dirimu. Aku benar benar pria bodoh! "


Anna menggeleng sembari terus menyeka air mata sang suami. Anna mencoba tersenyum kepada Daniel, namun Daniel tidak berani menatap sang istri.


" Tidak. Kau suami yang paling baik, buktinya kau tidak pernah melakukan tindakan yang bisa menyakitiku. Sudahlah, kau jangan menangis lagi, ini bukan pria yang aku kenal. Pria yang menjadi suamiku tidak pernah terlihat lemah seperti ini. "


" Maukah kau memaafkanku Annastasia? "


Anna tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Daniel sekarang. Tak pernah terbayangkan Daniel bisa berubah seperti ini dan dia sangat berharap Daniel juga bisa pergi jauh dari kehidupan gelapnya.


" Iya, aku memaafkanmu. "

__ADS_1


Anna mengangguk pelan dan tersenyum haru ketika melihat sang suami berubah seperti ini. Dia sama sekali tidak menyangka, doanya selama ini terkabulkan, harapannya setelah ini Daniel bisa bersungguh sungguh menjalankan kewajiban sebagai seorang suami.


Daniel kembali memeluk Anna dengan perasaan penuh bahagia karena dia mendapatkan maaf dari wanitanya. Dia berjanji tidak akan pernah menyakiti istrinya lagi, dia tidak akan pernah melepaskan wanitanya apapun yang terjadi.


Dia tidak pernah menyangka bahwa dia jatuh cinta dengan wanita yang dia nikahi hanya untuk menikmati tubuhnya. Tetapi sekarang dia tidak ingin melihat kesedihan di mata istrinya. Dia akan melakukan apapun yang istrinya inginkan.


Daniel melepaskan pelukannya dan memegang kedua tangan Anna, Dia menciumi tangan sang istri. Anna hanya tersenyum senang mendapatkan perlakuan lembut dari seorang pria seperti ini. Jujur Anna tidak pernah mendapatkan perlakuan manis seperti ini dan sekarang dia merasakannya bersama suaminya.


" I love you my wife. Aku mencintaimu istriku, sangat mencintaimu. "


Seketika air mata Anna turun di pipinya ketika mendengar mengungkapkan perasaannya. Rasanya saat ini hatinya sedang berbunga bunga saat suaminya mengutarakan isi hatinya malam ini.


" Maukah kau memulainya dari awal lagi denganku, aku berjanji akan menjadi suami yang paling baik untuk dirimu Annastasia. "

__ADS_1


Anna mengangguk terharu karena bagaimanapun dia juga sudah mempunyai perasaan yang sama dengan suaminya. Dia tidak pernah berpikir bahwa suaminya juga mencintainya, dia berpikir hanya dirinyalah yang memiliki perasaan itu tetapi ternyata sang suami juga memiliki perasaan yang sama dengannya.


__ADS_2