Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: Anna's Uneasy Feeling


__ADS_3

Di dalam mobil, Anna melamun memikirkan perkataan seorang pria yang yang tak jauh berbeda dengan sang suami dulu. Beberapa jam lalu dirinya di kejutkan dengan sebuah ungkapan cinta dan lamaran dari Christian untuk sang adiknya.


Dia tidak bisa berkata ketika pria itu mengatakan keinginannya untuk menikahi Anindhita. Dirinya hanyalah manusia biasa yang memiliki keraguan di hatinya. Sebagai seorang kakak, sudah semestinya dia berharap sang adik mendapatkan seseorang yang bisa membimbingnya ke jalan Tuhan.


Tetapi bagaimana jika saat ini, seorang pria yang memiliki masa lalu cukup buruk datang untuk menjadi pendamping hidup sang adik. Namun di sisi lain, Anna bisa melihat ketulusan Christian untuk Anindhita.


" Sayang, kau memikirkan perkataan Christian tadi? "


Daniel yang sedang menyetir mobil menyadari sikap sang istri yang melamun di sampingnya. Daniel pun menggenggam jemari lembut sang istri dan sesekali mengecupnya. Daniel bisa mengerti perasaan sang istri saat ini. Dirinya cukup sadar diri mengingat masa lalunya, dan hal itu pula yang kini terjadi kepada pria yang sudah menjadi adiknya.


Bagi Daniel, Christian akan bisa berubah layaknya seperti dirinya ketika berada di samping wanita yang tepat. Dan menurut Daniel, wanita yang paling tepat untuk Christian adalah adik iparnya sendiri, Anindhita.

__ADS_1


" Aku tidak tahu yang terbaik untuk saat ini. Apakah Tuan Christian bisa menjadi pasangan yang baik untuk adikku? Aku hanya menginginkan adik adikku bahagia. "


" Jangan khawatir, sayang. Aku yang lebih mengenal Christian, dan sekarang aku bisa melihat ketulusan cintanya untuk Anin. Aku yakin Anin bisa merubah semua sikap buruk dari Christian, sama halnya dengan diriku. "


Anna tersenyum mendengar perkataan sang suami. Anna juga bisa melihat perubahan sikap Christian beberapa Minggu terakhir. Menghela nafasnya, Anna pun sudah memutuskan untuk menerima segala keputusan yang akan adiknya ambil nanti.


Hanya adiknyalah yang berhak menerima Christian atau tidak. Sebagai seorang kakak dia akan mendukung keputusan apapun yang adiknya lakukan. Apalagi setelah melihat perubahan besar Christian, Anna yakin dia akan bisa menjadi seorang pendamping yang terbaik untuk adiknya kelak.


" Aku juga ikut bahagia dengan mereka. Aku sangat yakin, Christian tidak akan pernah mengecewakanku. Kau tahu, selama dia bersamaku, baru kali ini dia mencintai seorang wanita. Meskipun dia juga memiliki masa lalu yang buruk sepertiku, tetapi aku sangat yakin dia akan bisa berubah jauh lebih baik dari saat ini. Percayalah Christian tidak akan pernah mengecewakan kita. "


Daniel pun kembali mengecup punggung tangan sang istri dengan satu tangannya. Anna pun menyandarkan kepalanya di lengan sang suami. Tetapi tidak lama karena beberapa menit setelahnya, ponsel Anna berdering. Dengan segera Anna mengambil ponselnya dari dalam tasnya dan bibirnya tersenyum ketika melihat siapa yang menghubunginya.

__ADS_1


" Wa'alaikumsalam, Anin. Ada apa? "


Senyuman Anna meredup ketika mendengar suara sang adik di balik telpon yang membuatnya mengerutkan kening. Tak lama kemudian, Anna pun mematikan ponselnya dan melihat ke arah Daniel yang juga sedang menatap dirinya.


" Apa ada sesuatu? "


" Aku tidak tahu. Tetapi saat ini kedua adikku sedang menuju ke rumah kita. Suara Anin sedikit aneh tadi, perasaanku tidak tenang. "


Perasaan yang tadinya senang kini sedikit tidak tenang ketika beberapa saat lalu menerima panggilan dari sang adik. Hatinya merasakan ada sesuatu yang buruk terjadi, entahlah dia tidak tahu. Yang pastinya dia ingin segera bertemu dengan kedua adiknya.


Daniel pun segera menambah laju mobilnya menuju rumah. Beruntung jalan yang mereka lewati tidak mengalami macet sehingga mobilnya berlaju tenang di jalan raya.

__ADS_1


__ADS_2