
Lucas membawa seorang gadis yang kabur bersama dengan Jack dan istrinya. Jack berhasil kabur bersama anak dan istrinya, namun takdir kali ini tidak berpihak padanya. Belum jauh mereka kabur, anak buah Daniel kembali menangkap mereka.
Setelah berhasil menangkap Jack dan istrinya, Lucas pun berhasil menangkap putri Jack. Setelah sampai di rumah tua tempat penyekapan Jack, Lucas pun mendorong putri Jack ke lantai samping Jack.
" Kurang ajar. Berani sekali kau bertindak kasar pada putriku. "
Dengan wajah memerah Jack berkata kasar pada Lucas, namun Lucas hanya diam tanpa ingin membalas perkataan Jack. Lucas pun kembali mengikat putri Jack, tak lupa pula dia menampar wajah mulus gadis itu.
Lucas tersenyum devil menatap wajah gadis yang sudah mengeluarkan darah di bibirnya karena tamparan keras darinya. Gadis itu tidak bisa mengatakan apapun, hanya air mata yang kini keluar dari matanya.
" Bajingan kau. Aku akan membalas tamparan yang kau berikan pada putriku. "
Istri Jack yang tadi diam kini mengeluarkan amarahnya apalagi ketika sang putri mendapatkan pukulan tepat di matanya. Lucas tidak perduli dengan teriakan wanita itu, dia pun berjalan mendekati Daniel yang sejak tadi menonton pertunjukan yang membuatnya senang.
" Berani sekali kalian ingin kabur dariku. "
__ADS_1
Daniel berucap sembari duduk dengan kedua kakinya berada di atas meja tak lupa sepuntung rokok berada di tangan kirinya. Membuang rokok tersebut, dia pun berjalan mendekati Jack dan mencengkeram kuat dagu pria paruh baya itu.
" Kurang ajar! "
Umpatnya sembari memberikan sebuah tamparan keras di wajah Jack. Tak hanya satu kali, namun beberapa kali hingga membuat Jack benar benar tidak berdaya.
" Lukas berikan pistolku! "
Perintah Daniel yang langsung mendapat anggukan dari Lucas. Lucas pun memberikan sebuah pistol kepada Daniel.
" Sayang! "
" Mama! "
__ADS_1
Secara bersamaan Jack dan putrinya berteriak ketika Daniel menembak wanita kesayangannya itu. Jack sangat marah dan memberontak untuk berusaha melepaskan ikatannya, namun tidak bisa.
Tak hanya Jack dan sang putri, seseorang juga sangat terkejut melihat kejadian sama yang pernah di lihatnya. Seseorang itu begitu terkejut sehingga ponsel yang berada di tangannya jatuh dan menimbulkan suara.
Dan itu berhasil mengalihkan pandangan Daniel kepadanya. Dengan begitu ketakutan apalagi persembunyiannya di ketahui oleh Daniel. Dengan cepat dia berusaha lari dari sana namun kalah cepat dari Daniel hingga Daniel menangkap seseorang itu.
Anna, seseorang itu adalah Anna. Entah bagaimana caranya dia berhasil masuk ke dalam itu. Tak pernah terbayangkan oleh Anna dia akan melihat kejadian yang hampir sama 13 tahun yang lalu.
" Lepaskan aku! "
Anna berteriak ketika Daniel menangkap tubuhnya. Dengan tubuh bergetar dia memberontak dari rengkuhan Daniel. Namun usahanya sia sia karena semakin dia memberontak semakin Daniel merengkuh tubuh kecil miliknya.
" Berani sekali kau datang ke sini! "
Daniel segera membawa Anna dekat dengan gadis yang Anna lihat di jalan tadi. Karena ingin menolong gadis itulah, Anna terjebak dalam rumah itu. Daniel juga mengikat tubuh Anna di kursi samping wanita yang baru saja di tembakinya.
__ADS_1
" Lepaskan aku. Bajingan sepertimu seharusnya di penjara. Kau tidak pantas di sebut sebagai manusia. "
Anna berteriak di depan wajah Daniel yang tepat berada di dekat wajahnya karena sedang mengikatnya. Begitu dekat bahkan Daniel bisa merasakan nafas Anna mengenai wajahnya.