Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: Special Gift


__ADS_3

Sepasang mata sedang di buat tidak percaya ketika melihat isi kamarnya yang di penuhi oleh banyak sekali hadiah dengan merek brand ternama. Banyak sekali, beberapa di antaranya seperti sepasang high heels, peralatan make up, serta tas yang berasal dari merek yang sama.





Kedua kakinya melangkah ke arah ranjang yang sudah di isi oleh beberapa barang tersebut. Bibirnya terbentuk sebuah senyuman ketika melihat semua itu. Tangannya tergerak dan menyentuh barang mewah tersebut.


Mahal. Itulah yang terlintas di pikirannya ketika melihat nama brand yang ada di barang barang tersebut. Pasti harganya sangat fantastis, sesaat Anna terlena dengan keindahan barang di hadapannya.


" Bagaimana, apa kau suka sayang? "


Anna segera membalikkan tubuhnya ketika mendengar suara sang suami. Daniel berjalan ke arah sang istri, dengan menggunakan pakaian santai karena hari ini dia mengambil cuti karena sebuah hal.

__ADS_1


Tak lupa pria matang itu mencium kening sang istri cukup lama. Setelah itu dia pun mengajak sang istri untuk kembali duduk di tepi ranjang.


" Apa semua ini? "


" Ini hadiah untukmu, sayang. Mengapa ekspresimu seperti itu? Apa kau tidak suka dengan hadiah yang ku berikan? "


Daniel memudarkan senyumnya saat melihat ekspresi sang istri yang jauh dari ekspektasinya. Dirinya melihat ke arah hadiah yang sudah dia persiapkan, keningnya berkerut ketika sang istri seperti tidak menyukai hadiahnya.


Pria itu tidak mengerti, dirinya menyuruh sang sekretaris untuk membelikan beberapa hadiah yang sangat mahal untuk sang istri. Entah mengapa tiba-tiba dirinya ingin memberikan hadiah kepada sang istri karena selama mereka menikah, tak ada hadiah yang pernah di berikan kepada wanitanya.


" Jadi kau menyukainya? "


Daniel berbinar saat sang istri menyukainya. Pria itu bahagia ketika sang istri menyukai kejutan yang dia berikan. Dirinya bukanlah pria yang romantis, bahkan rencana yang di buat untuk memberikan sang istri hadiah tidak sepenuhnya menjadi idenya.


Tetapi ada campur tangan sang sekretaris yang membantunya, bahkan sang sekretarisnya yang sudah membelikan beberapa hadiah itu. Dan di saat yang tepat, Daniel meletakkan barang itu di atas ranjang tanpa sepengetahuan sang istri.

__ADS_1


" Terima kasih sayang. Maaf hanya ini yang bisa aku berikan sekarang. Tapi ada satu lagi. "


Daniel pun mengambil sebuah paper bag dan membukanya yang terlihat sebuah kotak berwarna hitam. Dengan penuh bahagia, Daniel membuka kotak itu dan itu membuat Anna menutup mulutnya ketika melihat isi kotak itu.



Sebuah set perhiasan berlian kini terlihat oleh Anna. Wanita itu kembali tidak percaya dengan apa yang suaminya berikan. Anna menatap sang suami tak percaya, sedangkan yang ditatap hanya memberikan senyuman manisnya.


" Ini hadiah untukmu sayang. Semoga kau menyukainya. "


Ujar Daniel tersenyum kepada sang istri yang di buat terharu dengan perlakuan manis sang suami. Dengan sigap wanita yang sedang berbadan dua itu memeluk sang suami begitu erat. Dirinya begitu beruntung mendapatkan seorang suami yang baik seperti Daniel.


Daniel pun membalas pelukan itu sembari mengusap punggung sang istri. Setelah cukup lama mereka berpelukan, Anna pun melepaskan pelukannya.


" Terima kasih, suamiku! "

__ADS_1


" Apapun untukmu sayang. Akulah yang seharusnya berterima kasih kepadamu. Terima kasih karena kau bisa menerima segala kekuranganku. Terima kasih untuk cintamu kepadaku, istriku. Terima kasih karena sudah memaafkan segala kesalahanku di masa lalu. Terima kasih karena sudah mau menjadi istriku, dan terima kasih karena sudah memberikanku seorang malaikat kecil dalam hidup kita. "


__ADS_2