Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: Back To Japan


__ADS_3

Setelah melakukan pernikahan paksa itu, Anna kini termenung di atas ranjang kamar hotel Daniel. Dia sangat takut jika Daniel meminta haknya saat ini juga. Anna tidak siap jika harus melepaskan mahkota yang selama ini dia jaga untuk Daniel. Meskipun Daniel sudah menjadi suaminya, tetapi dia belum siap memberikan hal itu.


Dia memeluk lututnya dengan tubuh bergetar, ingin sekali dia kabur dari sana tetapi tidak bisa. Dia tidak memiliki apapun saat ini apalagi dia masih di negeri asing. Daniel benar benar mengurung dirinya bahkan dia tidak di izinkan untuk mengambil barangnya di kamar hotel miliknya.


Daniel, pria berhati iblis yang tidak pernah terbayangkan akan menjadi suaminya. Anna selalu memimpikan suatu saat nanti dia akan menikah dengan pria yang di cintainya. Pria Sholeh yang selalu ingat kepada Tuhan-Nya, pria seperti itulah yang di inginkan olehnya. Namun sekarang takdir malah menjadikan pria iblis seperti Daniel yang menjadi imamnya. Pria yang jauh dari impiannya, entahlah. Sepertinya takdir ingin bermain dengannya.


" Kita kembali ke Jepang malam ini juga! "


Tiba tiba Daniel sudah berada di sana tanpa di sadari oleh Anna. Anna terkejut ketika mendengar suara Daniel suaminya. Dengan cepat dia turun dari ranjang, dia memundurkan langkahnya ketika Daniel berjalan mendekatinya.

__ADS_1


Daniel menatap wajah pucat wanita yang sekarang sudah menjadi istrinya. Wanita yang bahkan tidak di kenalnya sekarang sudah menjadi istrinya. Bibirnya menyunggingkan senyum yang membuat Anna semakin takut jika Daniel sekarang ingin meminta haknya.


" Ada apa? Kenapa kau terlihat takut? "


" Tidak. Aku tidak takut! "


Langkah Anna terhenti karena di belakangnya ada lemari yang memaksa dia untuk berhenti. Dia takut ketika Daniel sudah berada tepat di hadapannya, dia pun mencoba pergi dari sana namun terhalangi tangan Daniel yang kini mengunci tubuhnya.


Wanita yang berpakaian kuno tidak seperti wanita yang pernah di temuinya. Wanita yang bahkan baru beberapa jam lalu di nikahinya, ah rasanya Daniel ingin menertawakan dirinya sendiri karena dia melanggar janjinya untuk tidak melakukan ikatan apapun dengan wanita. Wanita menurutnya sama saja, hanya menginginkan uang dan sedikit belaian darinya setelah itu pergi. Tapi sekarang dia malah menikahi seorang wanita yang entah bagaimana datang sendiri kepadanya.

__ADS_1


" Kau mau apa? "


Anna bertanya dengan tubuh bergetar melihat wajah suaminya. Mungkin dia baru sadar ternyata suaminya begitu tampan, mata indah hidung yang mancung serta bibir yang begitu terlukis indah membuat Daniel semakin tampan.


Anna menjauhkan pikirannya yang tiba tiba memenuhi isi kepalanya. Anna menundukkan kepalanya dan berusaha mengatur nafasnya. Daniel menyentuh dagu Anna dan itu membuat Anna semakin tidak bisa bernafas dengan benar.


" Tenanglah istriku! Aku tidak meminta hakku sekarang. "


Hatinya merasakan sesuatu yang aneh ketika dia menyebutkan kata istri. Daniel sedikit membelai wajah cantik milik istrinya, tak pernah di lakukan olehnya kepada siapapun sebelumnya. Namun belaian itu semakin membuat bulu kuduk Anna seketika berdiri.

__ADS_1


" Bersiaplah, satu jam lagi kita akan kembali ke Jepang. Ingat aku tidak memberimu kebebasan apapun, jangan harap kau bisa meninggalkan rumahku tanpa seizin dariku. "


__ADS_2