Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: I Want You


__ADS_3

Mobil Daniel berhenti di depan rumah yang sudah di maharkan untuk istrinya. Ah rasanya sangat aneh ketika menyebut kata istri, benar benar tidak pernah terbayangkan dirinya akan menjadi seorang suami.


Daniel segera turun dan berjalan memasuki rumah yang sudah menjadi milik Anna. Saat dia akan masuk ke dalam lift rumahnya, hidungnya tiba tiba mencium aroma masakan. Matanya pun melihat ke arah dapur, tidak jadi menaiki lift, langkahnya kini sudah menuju ke arah dapur yang entah sudah berapa lama tidak dia datangi.


Daniel, pria berhati iblis itu tidak pernah memakan apapun di rumahnya. Meskipun para pelayan selalu membuatkan makanan untuknya tetapi sama sekali tidak pernah di makan oleh Daniel. Daniel hanya memakan makanan di luar, dia tidak suka dengan masakan para pelayan di rumahnya.


" Aromanya mengingatkanku kepada masakan mama dulu. "


Ketika dia sampai di dapur, Daniel melihat ternyata istrinya sedang memasak dengan beberapa pelayan yang menemaninya. Anna sama sekali tidak sadar dengan kedatangan suaminya. Dia begitu sibuk dengan ritual memasaknya. Daniel melihat penampilan Anna yang begitu tertutup dengan balutan gamisnya saat ini serta hijab dengan warna yang senada.


Daniel melihat Anna dari belakang yang sedang memasak itu. Namun dia tersenyum ketika menyadari cara berjalan Anna yang seperti sedang menahan rasa sakitnya.


" Lihatlah! Bahkan dia tidak bisa berjalan dengan sempurna. Tetapi dia malah memasak di dapur. "


Daniel merasa ternyata dirinya sangat hebat karena membuat istrinya tidak bisa berjalan dengan sempurna karena ulahnya. Cukup lama dia bersandar di dinding dapur namun Anna tidak menyadari keberadaan Daniel di belakangnya.

__ADS_1


" Tu tuan Daniel. "


Seorang pelayan menyadari keberadaan Daniel di sana dan itu berhasil membuat Anna membalikkan tubuhnya dan melihat Daniel yang sedang bersandar di dinding itu. Para pelayan itu terlihat ketakutan sembari menundukkan kepala karena tidak berani melihat ke arah Daniel.


Anna menyadari ketakutan yang di rasakan oleh para pelayan itu. Dia merasa bersalah karena sudah memaksa untuk bisa memasak di dapur hanya untuk menghilangkan rasa bosannya. Anna mematikan kompor dan langsung berjalan ke arah Daniel bermaksud untuk tidak menyalahkan para pelayan itu.


" Kau sudah pulang? "


" Hm. kalian pergilah! "


" Maaf! "


" Apa kau membuat kesalahan sehingga kau meminta maaf kepadaku. "


Anna memberanikan diri untuk melihat ke arah suaminya. Sekilas mereka saling bertatapan sebelum akhirnya Anna memutuskan tatapan mata itu.

__ADS_1


" Para pelayan itu tidak bersalah, akulah yang sudah memaksa untuk memasak di sini. Ku mohon jangan pecat mereka. "


Daniel mendekati Anna dengan tangan yang kini sudah membelai wajah cantik istrinya. Daniel baru menyadari ternyata istrinya begitu cantik, mata yang begitu indah hidung mancung serta tak lupa bibir pink alami yang sudah membuat Daniel candu kepada bibir itu.


Dengan cepat Daniel mengangkat tubuh kecil istrinya ke atas meja di dapur. Anna terkejut karena tiba tiba dirinya di angkat ke atas meja seperti dengan Daniel yang kini hanya berjarak beberapa senti darinya.


" I want you! "


" Ini di dapur, bagaimana jika ada orang yang datang. "


Anna tidak mengerti dengan jalan pikiran suaminya itu, bagaimana bisa dia ingin melakukan hubungan intim di dapur. Anna semakin mengerti, suaminya adalah seorang pecinta **** apalagi dia sudah beberapa kali melihat suaminya itu bercumbu dengan wanita lain sebelum mereka menikah.


Anna sedih ketika mengingat suaminya yang entah sudah berapa kali bercinta dengan wanita yang berbeda, sedangkan selama ini dia menjaga kesuciannya untuk pria yang mencintainya dan yang di cintainya.


" I don't care! Aku ingin melakukannya saat ini juga. "

__ADS_1


Anna hanya pasrah ketika Daniel mulai menyentuh tubuhnya, hatinya ingin sekali menolak tetapi tubuhnya menginginkannya. Belum pulih karena sakit tadi malam, siang ini Daniel kembali membuatnya semakin tidak bisa berjalan saat ini. Jujur Anna kini mulai menikmati permainan Daniel meskipun miliknya kini kembali sakit.


__ADS_2