
" Jangan pernah lakukan itu lagi, Alisya. Kau tidak sendiri, kami semua ada bersama denganmu. "
Ujar Anna sembari menyeka air mata sang adik yang kini sudah kembali berbaring di brankar. Anna dan Anin kini sudah berdiri di kedua sisi brankar itu, hanya mereka bertiga yang kini berada di ruangan itu. Sedangkan Daniel dan kedua tangan kanannya keluar karena Alisya tidak ingin melihat pria. Sungguh kejadian itu membuat dirinya memiliki rasa takut terhadap pria, setiap kali melihat laki laki, dirinya akan merasa getaran ketakutan di sekujur tubuhnya.
" Jangan pernah mencoba melakukan hal seperti lagi, Alisya! Kami semua berada di sisimu, kau tidak sendiri. "
Anin pun menggenggam erat jemari sang adik. Keduanya mencoba menahan tangis di depan Alisya, agar Alisya tidak semakin merasa menyedihkan. Dengan begitu kuat mereka menunjukkan senyumannya kepada adik kesayangan mereka.
Sekilas Alisya menatap kedua kakaknya yang tersenyum kepadanya. Andai saja sang bunda bersamanya saat ini pasti dirinya akan merasa lebih baik. Tangisannya pecah saat mengingat sang bunda yang dulu selalu membuatnya bahagia.
Anna dan Anin segera memeluk tubuh Alisya yang kembali terisak. Ketiganya saling berpelukan untuk menguatkan satu sama lain. Alisya pun demikian, dia begitu erat memeluk kedua kakak tersayangnya.
" Alisya sudah kotor kak, hidup Alisya hancur sekarang! " lirihnya di sela sela pelukannya.
" Husttt.... jangan bicara seperti itu. Alisya tetaplah Alisya adik kami. " ujar Anna.
__ADS_1
" Tidak, Alisya sudah hancur kak. Untuk apa Alisya hidup sekarang? Lebih baik Alisya menyusul bunda saja di surga. "
" Berhenti Alisya. Jangan pernah mengatakan hal itu lagi. Kami di sini untukmu, tak ada yang akan meninggalkanmu. " Anin menahan kesalnya saat mendengar ucapan adiknya.
" Pria itu kak, dia sudah.... " Alisya sungguh tidak bisa mengatakan hal itu.
" Hustt.... Jangan bicara apapun lagi. Sekarang tidurlah! Kami akan menjagamu di sini. Pejamkan matamu, Alisya! "
Dengan masih sesenggukan Alisya mencoba memejamkan matanya, namun seperti sebelumnya. Bayangan Aaron menyentuh tubuhnya kembali datang. Alisya bahkan sudah berkeringat dengan tangan yang menggenggam kuat sang kakak.
Anna sekilas mengecup kening sang adik dengan air mata yang sejak tadi di tahannya kini meluncur begitu saja. Anin pun segera merengkuh sang kakak ke pelukannya. Sebagai kakak, keduanya merasa begitu bersalah karena tidak bisa menjaga amanah kedua orangtuanya untuk menjaga adik terkecil mereka.
Tetapi, mau bagaimana mereka meratapi semua ini, semuanya sudah terjadi dan itu tak terlepas dari skenario sang pencipta. Meskipun sulit untuk sekarang, bukankah sebaik baiknya skenario, yang sang pencipta berikan?.
" Tenanglah kak. Aku yakin semuanya akan pasti baik baik saja. "
__ADS_1
" Kakak jangan terlalu memikirkan hal ini, itu tidak baik untuk kesehatan kakak dan kandungannya. "
Anna pun tersenyum sembari mengusap air mata yang membasahi pipinya. Matanya kembali melihat sang adik yang sudah terlelap. Hati Anna teriris melihat mata sembab dengan kantung mata yang menghitam. Belum lagi sudut bibir Alisya yang masih terlihat bekas gigitan.
" Kami semua bersamamu, Alisya. " ujarnya sembari membelai wajah pucat Alisya.
****************
Hallo semua!
Bagaimana, apa kalian menyukai karya ini? Ah aku berharap semoga kalian menyukainya. Terima kasih banyak untuk yang sudah mampir, ohya bagi yang udah mampir jangan lupa buat tinggalin jejaknya.
Salam kenal semuanya!
Jadi begini, untuk cerita selanjutnya tentang Aaron dan Alisya, akan aku buatkan di judul novel yang lain. Jadi untuk cerita mereka tidak aku campurkan lagi di sini. So, untuk CINTA HITAM PUTIH ini hanya akan berfokus pada Daniel dan Anna saja. Dan mungkin akan ada tambahan tentang Anindita, Christian, Lucas dan juga Agatha di sini. Sedangkan untuk cerita Alisya dan Aaron aku pisahkan. Buat yang penasaran dengan kisah Alisya dan Aaron selanjutnya, yuk merapat di novel mereka. Nanti klik aja profil aku, nah nanti akan ada novel novel aku. ( Judul: Love me please, Hunny. )
__ADS_1
Ah iya, jangan lupa mampir juga di novel kedua aku yang berjudul KETULUSAN CINTA MAS DUDA yang udah mulai up. Bisa mampir ke sana dulu sambil menunggu cerita ini up.