Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: Let's Begin


__ADS_3

Daniel memijit keningnya ketika melihat pekerjaan yang begitu menumpuk di meja kerjanya. Rasanya otak Daniel sangat sakit menghadapi pekerjaan serta memikirkan Aaron saat ini. Mungkin sudah secepatnya dia harus membalaskan dendamnya kepada Aaron karena dia tidak ingin mengambil resiko yang bisa menyakiti keluarganya.


Tak hanya memikirkan tentang Aaron tetapi Daniel juga sedang memikirkan persiapan pesta pernikahan dirinya yang tinggal menghitung hari. Keduanya sudah sepakat akan menggelar pesta untuk mempublikasikan pernikahan mereka kepada semua orang.


Daniel memainkan jarinya pada keyboard laptopnya dan melihat pekerjaan yang di kirimkan melalui emailnya. Saat Daniel begitu sibuk mengurusi pekerjaannya, pintu ruangan tiba tiba terbuka dan Daniel segera melihat siapa yang datang.


Daniel menelan ludahnya ketika melihat Celine, sekretarisnya yang kini berpenampilan begitu sexy dengan pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Celine berjalan mendekati Daniel dengan langkah yang sengaja di buat buat untuk menggoda Daniel.


" Ja**ng sialan. "

__ADS_1


Daniel kembali memijit pelipisnya saat melihat Celine yang ternyata masih berani menggoda dirinya dengan berpakaian seperti itu. Mungkin dulu dia memang sangat menyukai wanita yang berpakaian seperti itu, tapi sekarang tidak. Dia hanya menatap jijik kepada wanita yang berpakaian seperti itu untuk menggodanya.


Celine tersenyum semanis mungkin untuk memikat kembali pria di depannya. Dia sudah berusaha untuk bisa mendekati Daniel lagi tetapi usahanya hanya sia sia selama ini karena Daniel sudah benar benar berubah. Celine masih belum percaya dengan kabar yang memberitakan bahwa Daniel memiliki hubungan spesial dengan seorang dokter ahli bedah. Karena dia tahu bahwa selera Daniel bukan wanita yang memakai pakaian longgar seperti itu, tapi Daniel pecinta wanita terbuka seperti dirinya.


" Tuan Daniel, aku membawa berkas yang harus kau tanda tangani. "


Celine menyerahkan sebuah berkas kepada Daniel dengan tatapan yang masih berusaha menggoda Daniel. Daniel sama sekali tidak perduli dengan wanita di depannya, pria itu hanya mengambil dan dengan cepat menanda tangani berkas itu setelah sebelumnya membacanya terlebih dahulu.


" Maksud tuan bagaimana? "

__ADS_1


" Jangan pernah menggoda diriku lagi. Aku sama sekali tidak bernafsu melihatmu, mungkin dulu iya tetapi sekarang tidak lagi. Jika kau masih ingin bekerja, ikuti perintahku! "


Celine tidak percaya dengan apa yang barusan Daniel bilang. Celine terdiam saat memikirkan perkataan Daniel, padahal dulu dialah yang selalu menyuruhnya untuk memakai pakaian terbuka. Tetapi sekarang mengapa Daniel bisa berubah seperti ini, Celine tidak habis pikir dengan perubahan Daniel sekarang.


Daniel segera menyuruh Celine untuk segera meninggalkan ruangan miliknya karena dia jijik melihat wanita Celine berdiri di depannya. Celine melangkah meninggalkan ruangan itu dengan wajah kusut namun saat sampai di pintu dia kembali berbalik.


" Ada apa lagi? "


" Tuan Aaron memutuskan kontrak kerja sama dengan perusahaan ini tuan Daniel. Kemarin saat tuan tidak masuk, perwakilan dari perusahaannya datang untuk mengatakan hal itu. "

__ADS_1


Daniel sedikit terkejut dengan berita yang baru saja Celine sampaikan. Celine yang melihat Daniel tidak merespon apapun segera meninggalkan ruangan itu dengan wajah kusutnya karena rencananya mendekati Daniel kembali gagal.


" Baiklah sepertinya kau sudah mengetahui sesuatu Aaron hingga kau berani memutuskan kontrak kerja sama kita. Mari kita mulai Aaron! "


__ADS_2