
Anna membuka matanya seketika ingatannya kembali beberapa jam yang lalu. Di lihatnya ke samping ternyata Daniel masih tertidur begitu pulas di sana. Entah berapa lama mereka melakukan itu, Anna tidak ingin mengingat hal itu. Daniel begitu kasar saat menyentuh dirinya, bahkan pria yang tertidur di sampingnya saat ini tidak perduli dengan jeritan kesakitan saat Daniel mengambil mahkota yang sudah 23 tahun lebih dijaganya.
Daniel, pria itu tertidur dengan tengkurap tanpa mengenakan atasannya hingga punggung berototnya terlihat jelas oleh Anna. Sekilas Anna melihat sebuah tatoo naga serta tulisan The Black Devils di sana.
Tak pernah terjadi sebelumnya, setelah melakukan *** Daniel akan tertidur seperti itu. Tetapi saat ini dia tertidur begitu pulas di ranjang bersama Anna, pria itu mungkin sangat lelah karena perbuatan dirinya sendiri.
Anna mengambil selimut untuk menutupi tubuh polosnya, perlahan dia menurunkan kedua kakinya ke lantai. Sakit, sangat sakit di bagian bawah perutnya hingga dia tak mampu menahan tubuhnya untuk berdiri sehingg dia terjatuh ke lantai.
" Akhh! "
Anna menjerit kesakitan dan itu berhasil membuat tidur Daniel terganggu. Daniel terbangun ketika mendengar Anna berteriak, dia terkejut saat melihat Anna yang menahan rasa sakitnya terduduk di lantai.
Dengan cepat dia turun dari ranjang dan berlari ke arah Anna yang berusaha untuk berdiri itu. Daniel berjongkok di hadapan Anna dan itu membuat Anna malu karena bagaimanapun saat ini dia tidak mengenakan pakaian apapun hanya selimut yang menutupi tubuh polosnya.
" Tidak perlu menutupinya dariku. Aku sudah melihat bahkan menikmati tubuhmu itu. "
Anna tidak mempedulikan perkataan suaminya, dia mencoba untuk bangun namun dia tidak bisa. Ternyata begitu sakit saat dirinya baru pertama kali melakukan hubungan suami istri. Apalagi suaminya melakukan itu dengan sangat kasar hingga area intimnya seakan robek.
__ADS_1
" Kau mau kemana? "
" Aku ingin ke kamar mandi. "
Tanpa mendapatkan izin dari istrinya, Daniel melepaskan selimut yang menutupi tubuh indah istrinya itu. Mengangkat tubuh kecil itu ke dalam gendongannya dan membawa sang istri ke kamar mandi.
Anna melihat wajah suaminya yang begitu dekat dengannya, Anna terus menatap wajah itu hingga Daniel menurunkannya saat sudah berada di kamar mandi. Dalam hatinya yang paling dalam, Daniel merasa bersalah karena sudah melakukan hal itu begitu kasar sehingga membuat istrinya kesakitan seperti ini.
" Panggil aku jika kau sudah selesai. Tidak perlu di paksakan kalau kau memang tidak bisa berjalan. "
Setelah mengatakan itu, Daniel keluar dari kamar mandi. Anna pun mulai membersihkan tubuhnya, sekilas dia melihat dadanya yang di penuhi begitu banyak Kiss Mark milik Daniel. Mau menangis tetapi percuma karena dia tidak sedang melakukan dosa.
Berbeda dengan Anna, kini Daniel sudah melanjutkan tidurnya. Daniel sangat lelah karena bercinta tadi malam, hingga kini dirinya kembali tertidur padahal dirinya sudah siap menunggu Anna selesai dengan ritualnya.
Tetapi kini dirinya kembali tertidur, tertidur dengan telentang tanpa mengenakan selimut. Terlihat jelas kelelahan dari wajahnya. Tak lama kemudian Anna keluar dari kamar mandi setelah mengenakan pakaian serta hijabnya.
Dia melihat sang suami yang kembali tertidur di atas ranjang. Tatapan matanya terhenti di dada bidang suaminya itu, dia melihat sebuah tatoo bergambar naga. Sekilas dia merasa ada sesuatu di pikirannya tetapi dia tidak tahu apa itu, dia tidak bisa mengingatnya.
__ADS_1
Menghilangkan pikirannya dia melihat jam yang menunjukkan waktu subuh sebentar lagi. Tak membuang waktu lagi dia pun melakukan kewajibannya sebagai muslim. Sedangkan Daniel, Anna belum berani membangunkannya untuk melaksanakan kewajiban dirinya sebagai seorang muslim sekarang.
" Ya Allah, aku serahkan semuanya kepadamu. Berikanlah aku kesabaran dalam menghadapi suamiku, berikanlah aku keikhlasan dalam menjalani rumah tangga ini. Berilah hidayah kepada suamiku, jauhkan dirinya dari perbuatan yang kau benci Ya Rabb "
" Aku akan mencoba melakukan kewajiban kewajibanku sebagai istrinya. Kumohon permudahkanlah urusanku Ya Allah. "
" Ya Allah Ya Rabb. Tolong lindungi selalu bunda dan adik adikku di sana. Berikanlah kesempatan untukku agar aku bisa bertemu dengan mereka lagi. "
Setelah menyelesaikan doanya, dia pun membereskan perlengkapan sholatnya, entah kapan dan bagaimana tiba tiba dalam kamar itu sudah di sediakan perlengkapan untuknya sholat. Dia membalikkan tubuhnya, dia terkejut melihat Daniel yang sudah terduduk di tepi ranjang dengan rambut yang begitu berantakan.
" Kenapa tidak memanggilku? Apa kau sudah bisa berjalan? "
Tanya Daniel yang membuat Anna memerah menahan rasa malunya. Rasanya sangat malu ketika Daniel mengatakan kalimat itu. Namun dia mencoba untuk menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah.
" Kau terlihat kelelahan. Aku tidak mau mengganggu tidurmu. "
" Aku masih mengantuk. Aku ingin kembali tidur, bangunkan aku jam 7 nanti "
__ADS_1
Anna mengangguk mengerti dan setelah mengatakan itu Daniel pun kembali melanjutkan tidurnya. Dia tidak mengerti kenapa sekarang dirinya merasa sangat lelah. Ah rasanya dia tidak bisa melupakan kejadian semalam saat dirinya bercinta dengan istrinya sendiri.