
Di ruang kerjanya Daniel begitu sibuk membaca satu persatu berkas yang tersusun di atas mejanya. Dia mengingat Anna yang meminta sebuah ponsel kepadanya pagi tadi. Dan sesuai permintaan sang istri, Daniel pun memberikan sebuah ponsel kepadanya.
Namun Daniel tidak ingin mengambil resiko dan tanpa Anna tahu ternyata ponsel yang di berikan oleh Daniel sudah ada sebuah alat pelacak yang terpasang. Daniel juga sudah menyetel ponsel tersebut untuk mengetahui siapa saja yang di hubungi dan dengan siapa dia berbicara dan tak lupa mengetahui isi pembicaraan itu.
Dia tidak bisa percaya begitu saja dengan Anna, karena bisa saja Anna menggunakan ponsel itu untuk bisa kabur dari dirinya. Dia tidak bisa membiarkan hal itu terjadi, karena wanita itu adalah saksi mata yang bisa membuat identitasnya terungkap. Dan lagi dia tidak bisa membiarkan wanita itu pergi dari hidupnya. Entah mengapa, tetapi Daniel tidak mengerti mengapa hatinya tidak bisa membiarkan istrinya pergi dari sisinya apapun yang terjadi.
Daniel mengambil ponsel miliknya, dan membukanya, sesaat dia terdiam saat mendengar percakapan istrinya dengan seorang wanita yang di panggil sebagai bunda. Dia hanya terdiam kala mendengar satu demi satu kata yang mereka ucapkan.
" Mengapa dia berbohong kepada ibunya? Apa dia se menderita itu selama ini? "
Daniel bergumam memikirkan wanita yang sudah membuat hatinya berdebar setiap kali berdekatan. Daniel memegang dadanya yang tiba tiba berdetak begitu cepat, hatinya sakit ketika mengingat istrinya.
" Ada apa ini, mengapa hatiku berdebar seperti ini? "
__ADS_1
" Tidak. Tidak mungkin wanita itu membuat hatiku berdebar seperti ini. "
Daniel, pria berhati iblis tidak mungkin memiliki sebuah perasaan yang bernama cinta. Daniel berdiri dan melepaskan jas hitamnya dan melonggarkan dasinya yang kemudian teringat dengan kejadian tadi pagi saat Anna wanita yang telah membuat hatinya berdebar memakaikan dasi untuknya.
Di saat Daniel meminum segelas air, pintunya di ketuk dan setelah Daniel mempersilahkannya, seorang wanita dengan pakaian cukup sexy karena dia memakai rok yang begitu pendek yang memperlihatkan paha putih mulusnya pun masuk.
Daniel yang melihat itu seketika menyemburkan air dari mulutnya. Sang wanita yang baru saja masuk segera berjalan mendekati Daniel bermaksud untuk membersihkan kemeja yang terkena semburan air itu dengan tissue.
Wanita yang bernama Celine merupakan sekretaris Daniel. Wanita yang selalu berusaha mendekati Daniel bahkan dia tidak malu memakai pakaian sexy hanya untuk menarik perhatian Daniel.
Usahanya dulu selalu berhasil membuat Daniel tergoda, bahkan Daniel sudah beberapa kali menikmati tubuh sexy miliknya. Dan itu sangat membuat Celine merasa senang karena dia bisa menikmati sentuhan sensual dari Daniel.
Tetapi beberapa hari ini, di saat dia berusaha menggoda sang pemilik perusahaan selalu gagal karena Daniel selalu menolaknya akhir akhir ini. Dia tidak mengerti ada apa dengan Daniel yang sudah tidak pernah menyentuh dirinya lagi.
__ADS_1
" Ah ini tuan, beberapa jadwal untuk hari ini. Dan yang paling penting, nanti jam 3 tuan ada pertemuan dengan pengusaha dari New York, yaitu tuan Aaron Ryan Harrison yang datang khusus bertemu dengan kau tuan Daniel. "
Celine memberikan beberapa berkas kepada Daniel serta tidak lupa dia melepaskan beberapa kancing atas dari kemejanya sehingga terlihat dada yang begitu sexy untuk membuat Daniel tergoda. Daniel yang sekilas melihat itu seketika merasa jijik dengan Celine, dia tidak merasa tergoda ataupun tegang ketika melihat benda itu.
Daniel tidak mengerti mengapa hasratnya ketika bersama wanita lain sekarang tidak lagi menggebu seperti dulu. Dulu saat dia melihat wanita sexy seperti Celine langsung membuat para wanita itu terjatuh dalam ranjangnya. Tetapi sekarang tidak, dia hanya merasa berhasrat hanya ketika bersama Anna istrinya.
" Celine, mulai besok kau jangan memakai pakaian seperti itu. Jika kau masih ingin bekerja, mulai besok pakai pakaian yang menutupi seluruh tubuhmu itu. "
" Tapi mengapa tuan? Bukankah kau senang jika aku memakai pakaian sexy? "
Celine tidak mengerti ada apa dengan tuannya sekarang, ini bukan Daniel yang Celine kenal. Entah apa yang sudah membuat Daniel berubah seperti ini.
" Kau tidak perlu bertanya. Jika masih ingin bekerja di perusahaanku, ikuti perintahku. "
__ADS_1