Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: Strange?


__ADS_3

Kebahagiaan apa lagi yang lebih menyenangkan jika bukan seluruh keluarga berkumpul bersama dengan begitu bahagia. Tak ada rasa benci apapun hanya ada rasa penuh suka dan cinta. Hak itu pula yang kini di rasakan oleh Anna ketika melihat suami dan keluarganya berkumpul.


Anna tidak menyangka bahwa dia di berikan kebahagiaan bertubi tubi meskipun awalnya sedikit membuatnya terluka. Namun dia bahagia kini rasa luka itu tergantikan dengan bahagia yang tiada tara.


Saat bunda dan adik adiknya menerima semua kekurangan suaminya, dia tidak bisa mengungkapkan kebahagiaannya dengan sebuah kalimat. Hal itu pula yang membuatnya tidak pernah berhenti bersyukur kepada Tuhan-Nya yang sudah memberikan segalanya.


" Kak Anna, aku ingin mengatakan sesuatu? "


Lamunan Anna seketika hilang ketika Anin sang adik menepuk pelan bahunya. Anna segera mengusap air matanya dan tersenyum kepada sang adik yang tak kalah cantiknya dengan dirinya. Cantik, ke empat wanita itu begitu cantik apalagi dengan balutan kain yang menutupi seluruh tubuh yang merupakan aurat bagi seorang muslimah.


Ke empat wanita itu kini sedang berada di ruang keluarga, hari libur Anna manfaatkan dengan berdekatan dengan bunda dan kedua adiknya. Mungkin inilah waktu panjang yang di miliki Anna saat dia bisa bertemu lagi dengan mereka. Dan Anna pun tidak menyiakan waktu ini, dia tidur di paha sang bunda yang sudah lama tidak dia lakukan.

__ADS_1


"Kau ingin bertanya apa Anin? "


Anna yang menikmati usapan lembut sang bunda, harus bangun dari rebahan yang begitu menyenangkan itu. Tak hanya Anna, Bunda dan Alisya pun kini melihat ke arah Anin yang ingin mengatakan sesuatu.


" Satu bulan lagi aku akan wisuda, apa kalian bisa datang ke Osaka untuk menghadiri acara wisudaku? "


Anin akhirnya akan menjadi seorang dokter seperti sang kakak setelah menempuh pendidikan kurang lebih 4 tahun. Dia sangat berharap keluarganya bisa datang untuk menghadiri acaranya tersebut.


Anna berbinar ketika mendengar ucapan adik pertamanya yang tak terasa akan mengakhiri masa pendidikannya. Anna segera memeluk sang adik yang begitu di banggakan olehnya.


Mereka berempat saling berpelukan hingga pelukan itu terpaksa terlepas karena kedatangan tidak orang pria yang mereka kenali. Anna segera mendekati salah satu pria yang datang serta tak lupa menyalami suaminya tersebut.

__ADS_1


Tatapan mata Anna beralih kepada dua pria yang berada di belakang Daniel, seperti sebelumnya Anna selalu menatap benci Lucas. Ya ingatannya kembali terulang dengan perbuatan keji Lucas di masa lalu dan hal itu yang membuatnya membenci pria itu.


Tetapi meskipun begitu dia tidak pernah berkata kasar kepada Lucas, dia hanya membenci pria itu di dalam hatinya yang terkadang dia tidak ingin melihat wajah itu. Tetapi dia tidak bisa untuk membuat Lucas pergi dari kehidupan Daniel.


" Kalian darimana? "


Anna pun menghilangkan kebencian kepada Lucas dan memilih bertanya kepada suaminya serta tak lupa dia membawa jas yang Daniel lepaskan. Semua itu tak luput dari pandangan bunda yang bisa melihat bagaimana rasa cinta kedua pasangan itu.


Tak hanya bunda Hana, Anin dan Alisya juga menatap penuh kebahagiaan kepada kakak mereka. Tetapi tiba tiba tatapan mata Alisya bertemu dengan mata elang milik Lucas yang kini juga sedang menatap dirinya.


Alisya yang menyadari kesalahannya langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain. Dia pun tersenyum kepada sang kakak yang kini sudah pergi mengantar suaminya ke kamar. Tak lama kemudian ketiga wanita itu juga melangkahkan kaki mereka menaiki tangga besar rumah itu.

__ADS_1


" Gadis yang aneh. Cara berpakaian mereka semuanya aneh. Tetapi bagaimana bisa tuan Daniel kini bisa mencintai wanita yang jauh dari idamannya. "


Lucas tidak mengerti dengan cara berpakaian wanita wanita itu, dia tidak perduli. Dia hanya akan bekerja untuk tuannya, tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan Daniel saat ini.


__ADS_2