Cinta Hitam Putih

Cinta Hitam Putih
CHP: I Love It


__ADS_3

Jam 8 malam sesuai janjinya siang tadi dengan Lucas, kini dia sudah mulai bersiap dengan memakai pakaian yang serba hitam. Tak lupa dengan memakai topi yang juga berwarna senada dengan pakaiannya.


Anna membuka pintu kamar dan melihat Daniel yang sedang memakai sepatu. Anna penasaran kemana suaminya akan pergi dengan penampilan seperti itu. Ingin dia bertanya tetapi tidak berani, Anna menghilangkan pikiran negatif mengenai suaminya itu.


Daniel melihat ke arah sang istri dengan baju tidur panjang serta hijab yang selalu menutupi rambut indah itu. Anna yang tertangkap karena sudah memandang suaminya itu langsung mengalihkan pandangannya dan berjalan ke arah ranjang.


" Dia ingin pergi kemana malam begini dengan pakaian seperti itu? Ah tidak, kau tidak boleh berpikir buruk tentang suamimu Anna. "


Berpura pura merapikan ranjang padahal tidak ada yang berantakan. Daniel yang melihat sang istri pun mendekatinya. Tiba tiba Daniel memeluk tubuh sang istri dari belakang dan mencium aroma begitu wangi.


Anna yang mendapat perlakuan seperti itu, sangat terkejut bahkan tubuhnya seakan merinding merasakan nafas Daniel yang mengenai wajahnya.

__ADS_1


" I love your body scent. "


Anna merinding mendengar suara berat suaminya, seketika tubuhnya meremang kala tangan Daniel yang melingkari perutnya perlahan lahan naik ke dadanya.


Sebuah de**han keluar dari mulut Anna saat Daniel me***as kedua dadanya. Daniel membalikkan Anna hingga mereka saling bertatapan, tanpa permisi bibir Daniel sudah me***at bibir pink alami istrinya.


Ciuman Daniel kali ini sangat panas bahkan dia melepas topi di kepalanya saat merasa terganggu. Anna hanya diam tanpa merespon ciuman itu, jujur Anna masih belum terlalu mahir dalam hal itu meskipun dia sudah melakukan beberapa kali dengan sang suami.


Daniel mengusap pelan bibir sang istri sesudah menyudahi permainan itu. Ingin sekali dia bercinta dengan istrinya sekarang juga, entah mengapa dia mulai candu dengan bibir dan tubuh istrinya itu. Tetapi dia tidak bisa melakukannya sekarang, karena ada urusan yang lebih penting saat ini.


Anna terkejut saat mendengar Daniel berbicara lembut seperti itu. Tentu saja dia tidak percaya karena ternyata seorang Daniel pria berhati iblis bisa berbicara lembut juga.

__ADS_1


Daniel pun memutuskan kontak mata keduanya, tanpa mengatakan apapun dia langsung pergi tak lupa pula dia mengambil dan memakai kembali topi yang tadi dia buang di atas ranjang.


Anna merebahkan tubuhnya di atas ranjang namun matanya tidak bisa terpejam. Pikirannya memenuhi sang suami yang pergi kemana dan melakukan apa. Jujur Anna berpikir negatif tentang suaminya itu. Bagaimana kalau dia ingin melakukan perbuatan buruk, masih di ingat jelas bagaimana Daniel membunuh seseorang tepat di hadapannya.


" Apa dia akan melakukan perbuatan yang buruk? "


" Tidak. Semoga dia tidak melakukan hal buruk apapun. "


Berusaha memejamkan kedua matanya namun tetap tidak bisa, dia pun bangun dan berjalan ke balkon kamarnya. Tatapan matanya terhenti saat melihat Daniel yang sedang berbicara melalui ponselnya di bawah sana. Anna terus melihat Daniel hingga Daniel membalikkan tubuhnya dan matanya tidak sengaja Anna yang sedang berdiri di balkon menatap dirinya.


Daniel pun segera memasuki mobilnya dan langsung tancap gas meninggalkan rumah mewah itu. Anna terus melihat kepergian Daniel hingga Daniel hilang dari pandangan matanya.

__ADS_1


" Aku mungkin membencinya, tetapi aku tidak ingin dia terus melakukan hal hal haram di luar sana. "


__ADS_2