
Hari ini, linda bertekad menemui ryan. Dengan alasan ingin di carikan pekerjaan lagi sebagai model. Cleo akhir nya memperbolehkan linda menemui ryan. Di ruang kerja nya.
Tok
Tok
Tok
Ceklek, cleo masuk bersama linda.
" Saya permisi tuan, jika butuh sesuatu anda bisa memanggil saya."
Cleo membungkuk, ryan mengangguk. Dan cleo segera keluar dari ruangan ryan.
" Silahkan duduk nona linda."
" Ah, terima kasih."
" Jadi, apa yang membawa mu kesini?" tanya ryan.
" Tuan ryan, anda pasti tau kan, karir saya sedang sangat turun. Jadi saya ingin meminta bantuan anda, agar karir saya kembali naik. Banyak perusahaan yang membatalkan kontrak kerja dengan saya" Ucap linda.
" lalu, apa untungnya bagiku. Jika aku dapat membantu mu?"
" Apa saja akan saya lakukan. Termasuk layanan kamar."
linda mengedipkan mata nya, dan mengigit bibir bawahnya. Dengan maksud ingin mengoda ryan.
Cih. Wanita ini ingin mengoda ku dengan tubuhnya. Perlu di beri pelajaran. Batin ryan.
" Datanglah ke perushaan Luci's grup. Seperti nya mereka sedang mencari model untuk proyek terbaru mereka. Katakan saja, bahwa aku yang menyuruhmu datang."
" Kenapa harus luci's grup?, kenapa tidak di perusahaan mu saja." Ucap linda.
" Luci's grup adalah miliku juga. Dia adalah adik dari perusahaan ini."
" Benarkah?"
Linda dengan mata berbinar.
" Ya. Dan sekarang kau boleh pergi."
" Maaf?"
" Tidak dengar ya?, saya menyuruh anda pergi nona linda."
Sial, dia mengusirku. Awas saja, kau akan jadi miliku suatu saat nanti. Aku akan membuatmu candu akan diriku. Batin linda.
Linda berdiri, setelah menjabat tangan ryan. Linda segera keluar dari ruangan ryan. Dan langsung menuju luci's grup.
Setelah kepergian linda. Ryan menelpon melodi.
" Ada apa bang?" Tanya melodi.
" Aku mengirimkan mu seseorang, yang bisa kau jadikan boneka."
" Apa maksud abang?"
" Seorang wanita datang pada ku, dan meminta pekerjaan. Dia bahkan menawarkan tubuh nya. Aku pikir wanita ini akan cocok jadi mainan mu. Jadi aku menyuruh nya untuk datang ke kantormu."
Melodi yang sudah paham, langsung mengangguk. Dan menutup telepon nya.
__ADS_1
Dia segera memanggil bela.
" Bela ke ruangan ku sekarang."
" Baik nona."
Beberapa menit kemudian..
Tok
Tok
Tok
Ceklek
" Anda memanggil saya nona."
" Ya, duduk lah."
Bela duduk. Melodi mulai menjelaskan apa yang harus dia lakukan saat linda datang nanti.
" Baik nona, saya paham."
" Bagus, ohya satu lagi."
" Apa itu nona?"
" Aku ingin kau membuat temu janji dengan nya dan CEO dari candradenta dalam waktu dan tempat yang sama."
" Maksud anda, anda ingin bertemu dengan mereka dalam waktu bersama?"
" Tepat sekali."
" Terima kasih bela."
" Sama sama nona. Ada lagi yang bisa aku bantu?"
" Untuk sekarang, tidak ada. Terima kasih bela."
" Kalau begitu, saya permisi."
...
" Waow. Perusahan ini lebih besar dari milik kevin. Ryan ternyata jauh lebih kaya dari dugaan ku" Ucap linda.
Linda masuk dan langsung menemui resepsionis.
Setelah di ijinkan, linda langsung menunggu bela, di ruangan khusus untuk mereka yang akan bekerja sama dengan Luci's grup.
" Terima kasih. Seandainya saya bisa menemui CEO perusahaan ini, saya akan sangat senang. Karena saya dapat berterima kasih langsung pada beliau." Ucap linda, setelah menandatangani kontrak kerja.
" Akan saya jadwal kan pertemuan anda dengan CEO kami." Ucap bela.
" Aku tidak sabar untuk itu."
" Jika tidak ada lagi yang ingin di bicarakan. Saya permisi." Pamit bela.
" Ah iya. Saya juga permisi. Senang bekerja sama dengan anda." Ucap linda.
" Katakan itu pada atasan kami nanti. Karena saya hanya seorang karyawan yang menjalankan tugas."
__ADS_1
Bela kemudian keluar dari ruangan itu, dan mata nya menangkap sosok melodi.
" Itu bukan nya melodi?" Gumam linda.
Linda segera mengejar nya. Melodi berjalan menuju basement. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Linda segera mengejar melodi.
" Melodi, tunggu."
Melodi berhenti dan menoleh.
" Ada apa?" Ketus melodi.
" Cih, sombong sekali. Baru jadi karyawan saja sudah belagu."
" Aku sedang tidak ingin berdebat. Cepat katakan apa mau mu."
" Aku akan menjadi model perusahan ini. Dan setelah karir ku kembali memuncak. Giliran mu yang akan di hujat media. Aku pastikan itu." Sinis linda.
" Belum jadi model aja udah sombong." Ketus melodi.
" Tidak hanya itu, CEO grahatama akan menjadi miliku. Dan aku akan menjadi orang terkaya di kota ini."
" Hahaha, mimpi. Linda linda, gak capek apa gonta ganti pasangan. Belum puas kena karma ya..?"
" Jaga mulut mu. Lihat saja, aku pasti bisa meluluhkan hati ryan. Tidak ada pria di dunia ini yang tahan akan godaan ku."
" Begitu ya.., kalau begitu. Baiklah, selamat mencoba."
Melodi tersenyum smirk, kemudian meninggalkan linda.
" Awas kau melodi." Ketus linda.
Hahaha, linda linda. Dia tidak tahu rupa nya, jian ryan yang dia maksud adalah kakak ku. Hemm, aku jadi penasaran, kira kira bagaimana reaksi kevin dan linda, saat tahu aku adalah CEO Luci's Grup. Pasti akan sangat menarik. Aku jadi tidak sabar menantikan hari itu. Batin melodi
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Hai.. kakak...
Maaf ya up nya telat. Ohya, aku mau kasih tau sesuatu nih 👇👇👇
Tara...
Terima kasih ya buat kakak yang udah doain karya ini. Sehingga karya ini jadi lulus kontrak, yeyeyeye 😍🤩😍🤩.
Semangat untuk diri author sendiri. Semoga kedepan rejeki lancar, amin.
Dan semoga rejeki kakak semua juga lancar, amin.
Bye..
ketemu lagi besok yaa..
...Jangan lupa like...
...komen...
__ADS_1
...vote...
...hadiah...