CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Melodi kritis


__ADS_3

" Tuan."


" Ada apa?"


" Ini yang tuan minta. Kami berhasil merentas CCTV yang ada di apartemen wanita bernama linda."


Pria itu melihat adegan dimana kevin menggendong linda, dan meninggalkan melodi. Disana juga terlihat, bagaimana melodi akan mengemudi sendiri.


" Kurang ajar. Ini sudah kelewatan. Aku akan membawa melodi mulai sekarang."


..


Tring..


Kimi keluar dari ruang operasi. Membuat semua yang menunggu disana dapat bernafas lega.


" Kimi bagaimana operasi nya?" Tanya nana.


" Operasi nya berjalan lancar."


" Syukurlah." Ucap semua orang.


" Kedua bayi dapat di selamatkan. Dan karena berat badan nya di bawah standart, maka mereka harus di inkubator untuk sementara waktu."


" Lakukan yang terbaik untuk ke dua cucu ku." Ucap jenny.


" Tapi.." Perkataan kimi terjeda.


" Tapi kenapa?," Tanya nana.


" Melodi. Jika dalam 12 jam melodi tidak sadar, maka kami sudah di pastikan dia dalam masa kritis.."


" Apa????!!"


Semua terkejut. Beberapa suster keluar dari ruang operasi, membawa baby boy twins yang barusaja di lahirkan.


" Hiks hiks hiks. Bagaimana ini pa?"


" Tenanglah ma. Dokter pasti akan melakukan yang terbaik."


Abraham menenangkan jenny. Sedang nana, masih menangis di pelukan han.


Sementara di ruangan dimana linda di rawat.


Linda masih memeluk erat kevin. Seakan tidak membiarkan kevin pergi.


" Linda.."


" Iya.."


" Bolehkan aku bertanya sesuatu?."


" Tentu."

__ADS_1


" Katakan padaku, apa kau benar benar hamil?"


Glek.


Linda melepas tangan yang memeluk kevin.


" Aku... aku..."


" Katakan."


" Ak..ku.. aku.."


" Katakan dengan jelas." Kevin dengan nada tinggi.


Linda menunduk. Membuat kevin frustasi.


" Dokter mengatakan jika sebenarnya kau tidak hamil. Apa itu benar?"


Linda meremas selimut yang menutupi nya.


" Katakan linda. Apa benar yang dikatakan dokter."


" Ma..mafkan aku kevin.."


Brak!!


Kevin memukul meja. Membuat linda ketakutan


" Kenapa mau membohongi ku linda. Katakan kenapa?"


" Kau.. kau benar benar menyakitiku linda. Disaat aku sudah sangat mencintaimu. Kenapa kau lukai aku lagi."


" Kevin. itu dulu, sekarang aku benae benar mencintaimu." Isak linda.


" Aku tidak lagi menginginkan hartamu. Aku sungguh ingin menjalani kehidupan yang baru bersama mu."


" Jadi kau hanya ingin hartaku?. Berapa 50% ? 70 % ,90% . Ambil, ambilah semua."


" Tidak kevin. Tidak. Aku..aku benar benar mencintaimu sekarang."


" Cinta seperti apa yang katakan linda. Tidak kah kau memikirkan perasaanku?"


" Maafkan aku kevin. Aku sungguh minta maaf."


" Kau tau, hanya demi dirimu, aku sampai melupakan keluargaku."


Sring...


Memori kevin seperti menampilkan lagi, bagaimana sikap nya kepada melodi, dan pertengkaran dari awal dia menemukan linda hingga saat ini. Kevin mengingat semua nya. Kevin tersadar dia terlalu mementingkan linda, daripada melodi yang sedang hamil.


" Melodi. Aku.. aku sudah menyakitinya.." Lirih kevin.


" Kevin. Kau mau kemana?"

__ADS_1


Linda mencengkal tangan kevin.


" Lepas aku, aku harus menemui melodi."


" Tidak. Kau miliku kevin. Hanya miliku."


Kevin melepas paksa genggaman linda. Dan terus berjalan keluar ruangan. Kevin tidak mengubris teriakan linda.


Kevin berlari menelusuri koridor rumah sakit, mencoba menemukan ruangan melodi. Kevin menghubungi han.


Ponsel han berdering, bukan kevin. Tapi panggilan dari mansion.


" Hallo?" Sapa han


" ___"


" Apa?, bagaimana bisa kalian mengijinkan nya?"


" ---"


" Oh astaga. Baiklah, aku akan ke sana agar bisa melihat CCTV."


Han mengakhiri panggilan nya.


" Ada apa han?" Tanya jenny


" Luci."


" Ada apa dengan luci." Ucap nana.


" Ada seseorang yang mengaku paman luci, dan membawa nya pergi?"


" Astaga. Di mansion itu ada banyak satpam dan penjaga. Bagaimana bisa mereka membiarkan orang asing masuk dan membawa pergi seorang anak." ketus Abraham.


" Menurut penuturan gwen, dia punya alibi yang kuat, sehingga mereka membiarkan dia membawa luci. Aku harus ke mansion, dan menyelidiki nya." Ucap han, dan bersiap akan pergi.


" Aku ikut denganmu han." Ucap abraham.


" Baiklah."


" Pa, tolong bawa kembali luci. Bagaimana jika melodi bangun dan menanyakan luci." Isak jenny.


" Bibi tenang saja. Aku akan segera menemukan luci."


Han dan abraham pergi. Sedangkan nana masih berperang dengan pikirannya sendiri.


Mengaku paman luci?, itu artinya dia adalah kakak melodi. Oh astaga, mungkinkah dia bang ryan?. Batin nana.


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


Insyallah nanti up lagi kalau gak sibuk ☺️☺️☺️.


Kasih dukungan ya kak ☺️🙏


__ADS_2