CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Pengakuan linda


__ADS_3

" Hai sayang...."


Alex datang dan langsung mencumbu linda.


" Alex, kau datang??."


Linda mulai merasa tidak suka akan kehadiran alex.


" Iya, kenapa?, kau tidak merindukanku?" Ucap alex, sambil terus menjelajahi tubuh linda.


" Bukan begitu, bisakah kau memberitahu lebih dulu."


" Jadi.. kau tidak lagi suka jika aku mengunjungi secara tiba tiba." Ucap alex sinis.


" Bukan begitu, bagaimana jika, saat kau datang, ada kevin disini?" Linda mulai gugup.


" Lalu kenapa jika dia disini, dan aku datang?"


" Si..siapa tau nanti dia salah paham."


" Oh, jadi sekarang kau lebih mementingkan perasaan kevin. Daripada melayaniku?"


" Bu..bukan begitu."


" Lalu apa?, kau takut kevin tau jika aku adalah patner ranjangmu?"


" Bukan begitu.."


" Lalu apa?"


" Nanti rencana kita bisa gagal. Ya, rencana kita bisa gagal. Jika kevin curiga kita selalu bersama." Ucap linda gemetar.


" Baiklah. Kali ini, ku terima alasanmu. Sekarang, ayo tunjukan ke ahlian mu di ranjang."


Alex merobek paksa dress yang dikenakan linda. Dan mengendongnya menuju kamar.


Satu jam setelah pergulatan mereka..


" Alex, bisakah kau tidak merusak bajuku setiap kali kita akan bergulat." Ucap linda kesal.


" Maafkan aku sayang, aku hanya tidak bisa untuk tidak tergoda jika melihat lekuk tubuhmu."


" Alasan basi." Linda cemberut.


" Baiklah. Ini..., beli baju apapun yang kau inginkan."


Alex menyerahkan berlipat lipat uang kepada linda. Linda masih cemberut.


" Sayang, jangan marah. Aku janji tidak akan merobek baju mu lagi." Bisik alex sambil merem*s bukit linda.


" Kau janji."


" Janji."


Alex kembali membuat linda terbuai. Dan mereka pun melakukan nya lagi, dan lagi.


....


" Selamat pagi sayang."


Cup.


Kenan mencium kening melodi, kemudian menyapa bayi kembarnya.


" Hai boy, kau sudah bangun?"


Dielusnya perut melodi, hingga sebuah tendangan mengejutkan kevin.


" Anak pintar, kau mendengar ucapan dady ya.."


Tendangan itu semakin kuat terasa.


" Wo wo wo, apa kalian marah boy?, karena dady tidak menemani kalian kemaren?"

__ADS_1


" Sudahlah ken. Aku lapar." Ucap melodi.


" Mau ku gendong?"


" Memangnya kau masih kuat?" Ejek melodi.


" Tentu saja tidak, hehe." Kekeh kevin.


" Dasar."


Melodi beranjak bangun, dan hendak ke kamar mandi.


Kevin memeluk nya dari belakang.


" Maafkan aku mel.." Bisik nya.


" Maaf untuk apa?"


" Maaf karena tidak bisa menemani mu kemaren."


" Haha, sudahlah kevin. Kenapa kau jadi begitu aneh. Biasa nya kau selalu cuek." Sindir melodi.


Kevin menghelas nafas. Membalikan tubuh melodi, hingga mereka saling menatap satu sama lain.


" I love you mel. Sekarang dan selama nya."


Melodi terdiam, tidak tau harus apa.


Melodi memilih masuk ke kamar mandi, dan tidak mengiraukan teriak kan kevin.


Setelah selesai dengan ritual mandi, melodi segera turun dan menuju meja makan.


Sesampainya di sana, dia melihat pemandangan yang tak biasa. Kevin membantu anak anak, serta menata makanan di piring masing masing.


" Ken, ini benar dirimu kan?, kevin suamiku?" Ucap melodi.


" Memangnya kau pikir aku siapa?, hantu?, arwah?"


" Aku akan membantumu mulai sekarang. Aku akan menjadi suami yang baik, dan ayah yang baik bagi anak anak."


" Begitukah?"


" Mom.. dad.. Kami sudah selesai. Kami berangkat dulu." Ucap kenan.


" Baiklah. Hati hati sayang.." Ucap melodi.


Setelah anak anak selesai mencium melodi dan kevin. Mereka pun bergegas pergi ke sekolah.


" Mel.."


" Ya.."


" Luci tadi bilang, jika dia bertemu ayah nya. Apa benar?"


" Uhuk..uhuk..."


Melodi tersedak, dia tidak menyangka, luci akan memberi tahu kevin secepat ini.


" Hati hati, ini minumlah dulu."


Melodi meraih gelas yang di berikan kevin, meminum nya hingga habis.


" Bisakah kita selesaikan sarapan dulu, kemudian bicara." Pinta melodi.


" Baiklah."


Beberapa menit berselang, han datang.


" Apa aku menganggu." Sapa han.


" Ah tidak, kami baru saja selesai." Ucap kevin.


" Sekertaris han, kau sudah sarapan?, mau bergabung bersama kami?" Tanya melodi.

__ADS_1


" Tidak nona, saya sudah makan, di... tempat nana." Lirih han, sambil tersenyum. Memperlihatkan deretan gigi nya yang rapi.


" Baiklah."


" Apa jadwalku hari ini han?" Tanya kevin, sambil mengelap mulut nya.


" Hari ini anda tidak ada jadwak apapun tuan, semua aman terkendali. Untuk itulah saya kesini,l. Ingin minta ijin, apakah saya boleh datang ke kantor setelah jam makan siang nanti." Ucap han.


" Kenapa?"


" Emmm,, aaa.. emmm.."


" Bicara yang jelas han."


" Saya ingin melihat beberaoa gedung untuk resepsi." Ucap han malu malu.


" Hahaha, begitu saja kau bertele tele han." Kekeh melodi.


" Han han, baiklah ku ijinkan." Ucap kevin yang ikut terkekeh.


" Terima kasih. Kalau begitu saya pamit."


" Ya.." Ucap melodi dan kevin secara bersama.


...----------------...


" Ini makam ibu melodi tuan.."


" Kau yakin?"


" Sangat yakin tuan. Saya sudah mencari informasi sedetail mungkin. Dan ini adalah makan ibu melodi, dan di sampingnya makan nenek melodi."


Pria itu melepas kacamata nya. Dan berjongkok di makan ibu melodi.


" Aku janji, akan menjaga melodi mulai sekarang. Aku tidak akan membiarkan nya menderita." Ucapnya sambil menyentuh batu nisan dan meletakan bunga yang ia bawa.


Setelah cukup lama memandang tulisan di batu nisan makan ibu melodi, pria itu pun pergi meninggalkan makam.


" Informasi apa yang kau dapat hari ini?" Ucap pria tadi setelah berada di dalam mobil.


" Melodi mempertemukan anaknya dengan sang ayah."


" Lalu, apa yang terjadi?"


" Menurut intel terpercaya, tidak ada yang terjadi. Pertemuan itu hanya karena mantan suami melodi, ingin menebus kesalahan di masa lalu."


" Hanya itu?"


" Iya tuan."


" Apa kau sudah menyelidiki latar belakang mantan suami melodi?"


" Sudah tuan. Adam adiguna. Adalah anak sulung dari tiga saudara. Keluarga mereka memiliki perusahan besar di XXX. Beberapa bulan setelah melodi melahirkan, adam memilih pergi bersama gadis bernama linda. Linda yang menjadi mantan istri kevin sekarang."


" Dan kevin menjalin hubungan dengan linda?, menarik sekali." Ucapnya sambil terus menatap dokumen yang diberikan pelayan nya.


" Linda meninggalkan adam, karena adam jatuh miskin setelah di usir dari keluarganya, sebab adam tidak dapat membawa luci tinggal bersama nya. Itu adalah syarat mutlak dari ayah adam. Jika ingin harta dan kekayaan. Maka luci harus tinggal dengan adam."


" Lalu?"


" Saat kevin dan keluarga ada di XXX, linda tidak sengaja bertemu dengannya. Kemudian linda menyuruh orang mencari tahu tentang kevin. Setelah tau, kevin menjadi lebih kaya. Linda mulai melakukan segala cara agar kevin bisa jatuh ke dalam pelukan nya lagi."


" Bagus. Kumpuklan terus informasi dan jangan lupa, selalu awasi melodi. Segera beri tahu aku jika hal buruk menimpa nya."


" Baik tuan.."


...----------------...


...----------------...


Komen ya kak,


like gitu biar seneng, apalagi di jadiin favorit 😅😅 tambah seneng.

__ADS_1


__ADS_2