
" Linda.. jangan tinggalkan aku, aku mohon..."
" Linda...."
Melodi terkejut, dan di dapati kevin sedang mengigau.
" Ken bangunlah, kenken.." Menepuk² pipi kevin
" Lin,, jangan tinggalkan aku." kevin justru menarik melodi kedalam pelukannya.
" Ken, lepaskan aku."
" Berjanjilah kau tidak akan meninggalkan ku."
" Ken, kau sedang bermimpi, bangunlah." Melodi berusaha melepaskan diri dari pelukan erat kevin
" Aku mohon linda.. aku mohon.." Lirih kevin.
" Baiklah², aku janji. Tapi lepaskan pelukannya." Ucap melodi dengan terpaksa, karena melodi sudah hampir kehabisan nafas karena pelukan kevin.
Bukannya melonggarkan pelukannya, kevin justru menarik melodi sehingga posisi mereka sejajar. Karena rasa kantuk yang berat, melodi memilih memejamkan mata.
......................
......................
Pagi hari nya, melodi bangun dan merasa ada melingkar pada pinggangnya. Kevin tidur sambil memeluk melodi, perlahan melodi mengangkat tangan itu dan beranjak pergi."
" Selamat pagi sayang, Ayo bangun dan bersiap ke sekolah." Melodi mengecup pipi kenan dan berbisik di telinganya.
" Morning mom." Jawap kenan yang bangun namun masih dengan mata tertutup.
" Bersiaplah, momy akan membangunkan twins." Ucap melodi sambil keluar dari kamar kenan.
" Ri, bri... bangun sayang. Cup cup." Mencium pipi twins secara bergantian.
" Hai mom..."
" Mandilah, momy akan menyiapkan bekal untuk kalian."
Melodi bergegas menuju dapur, membantu pelayan menyiapkan sarapan dan bekal untuk anak². Setelah memastikan anak² sarapan dan masuk mobil. Melodi melihat mobil han memasuki rumah.
__ADS_1
" Nona.. dimana kah tuan ?" Tanya han
" Sekertaris han, tuan mu sedang tidak enak badan. Dia masih tidur sekarang."
" Baiklah kalau begitu, aku akan kembali nanti."
" Sekertaris han, bolehkan aku bertanya sesuatu." Melodi menghentikan langkah han, yang akan pergi.
" Tentu saja, apa yang ingin kau tanyakan nona?." Ucap han membalikan badan menatap melodi.
" Siapa linda?."
Han menaikan satu alisnya.
" Sekertaris han." Melodi melambaikan tangannya pada han yang terlihat melamun.
" Kenapa kau menanyakan itu?"
" Ah tidak, selama tuan muda mengigau dan memanggil manggil nama linda."
Terdengar han menghela nafas panjang. Kemudian han menceritakan apa yang terjadi beberapa tahun silam.
" Hem, sungguh sesuatu yang kebetulan bukan?, Kejadian itu sama seperti kejadian yang menimpaku beberapa tahun lalu." Ucap melodi sedikit terkekeh
" Apa??, darimana kau tau ?, ah. Tentu saja nana."
" Aku bahkan tidak tahu jika kau adalah sahabat nana sebelum pertemuan kita di taman itu."
" Jadi.. "
" Aku mencari tahu semua tentang dirimu."
" Waoow... Jadi kau sudah tau semuanya?"
" Ya, termasuk bagaimana perlakuan mantan suami mu dan keluarganya. Dan bagaimana perjuanganmu. Kau sungguh wanita hebat."
" Baiklah, aku harus pergi nona. Tolong jaga tuan, hubungi aku jika kau butuh sesuatu." Ucap han yang berdiri dari duduknya dan pergi.
Hmm, kisahmu ternyata mirip denganku kenken. hanya saja kau disisi yang beruntung. Batin melodi.
Tok tok tok tok
__ADS_1
Brak !!!!
Terdengar suara di dalam kamar, melodi segera membuka pintu, dan di dapati kevin terjatuh di lantai.
" kenken" Teriak melodi.
" Apa yang kau lakukan." Ucap melodi sambil mengangkat tubuh kevin, dan merebakan nya di kasur.
" Ak... aku hanya ingin minum." ucap kevin lemas
" Kenapa tidak memanggilku." Melodi memberikan segelas air pada kevin.
" Aku tidak ingin merepotkan mu."
" Kau sedang sakit, jadi biarkan aku merawatmu. Sekarang ayo buka mulut." Melodi mulai menyuapi kevin.
" Apa kau ingin minum obat atau pergi ke dokter." Ucap melodi saat kevin sudah menghabiskan makanannya.
" Tidak, sepertinya aku hanya kelelahan." Ucap kevin sambil memejamkan mata.
" Hmm, baiklah. Beristirahatlah, aku akan pergi ke dapur."
" Bisakah kau menemaniku disini." Ucap kevin menahan tangan melodi yang hendak pergi.
krik krik krik krik rik krik krik....
...
..
.
.
...----------------...
...----------------...
...Jangan lupa like tulisan receh saya 😅...
...Kasih komen...
__ADS_1
...Vote...
...hadiah...