CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Airmaata palsu linda


__ADS_3

" Mel.."


" Ya bang."


" Minggu depan adalah hari pernikahaan nana, kau datang?"


" Aku ingin sekali datang. Tapi..."


" Jangan khawatir, orang orang ku ada berada di dekatmu. Jadi kevin ataupun keluarga nya, tidak akan menyakitimu."


" Kalau begitu, bolehkan jika aku menemui nana di rumah nya?. Aku dengar resepsi nya sangat mewah. yang digelar di gedung ternama di kota ini."


" Baiklah, aku sendiri yang akan menemani mu, ke rumah nana. Disana pasti ada han."


" Terima kasih bang." Melodi memeluk ryan.


" Sama sama." Membalas pelukan melodi.


" Kapan rencana kau kesana?" Tanya ryan.


" Bagaimana jika sepulang dari memberikan dokumen perceraian kepada kevin?"


" Emmmm.. Setuju."


..


Sementara, nana terus saja bersedih. Pernikahannya sudah sangat dekat. Namun melodi masih saja belum ditemukan atau menghubungi nya.


" Jangan sedih. Dia pasti datang." Ucap han.


" Bagaimana kau yakin?"


" Melodi akan muncul, disaat tak terduga. Disaat kita tidak mengharapakan nya dan saat kita berpikir bahwa dia tidak akan hadir. Seperti saat kevin dan linda pergi ke taman bermain. Atau, saat aku dan kevin sedang rapat mengenai proyek besar."


" Benarkah?" Nana terkejut.


" Ya. Dan kau tau, melodi adalah adik dari pemilik perusahaan grahatama. Dia berada dalam lindungan XLOVENOS. Itu sebab nya kita tidak bisa menemukan nya."


Bukankah yang membawa melodi adalah bang ryan?. Apa mungkin bang ryan bagian dari xlovenos?. Batin nana.


..


" Hiks hiks hiks hiks..."


" Emmph, siapa yang menangis sepagi ini" Ucap kevin.


Kevin terkejut karena saat dia membuka mata, dia tanpa sehelai benang pun. Dan masih berada di ruang kerja nya.


Kevin segera mengenakan celana nya. Dia melihat linda tengah menangis, sambil berusaha menutupi tubuhnya yang polos.


" Linda.."

__ADS_1


" Jangan mendekat kevin."


" Hei, tenanglah?, apa yang terjadi?"


" Jangan mendekati ku, hiks hiks hiks."


" Oke oke. Bisakah kau katakan apa yang terjadi?, kenapa kita berdua tidak memakai pakaian sama sekali?" Tanya kevin.


" Semalam.. Aku datang untuk meminta bantuan mu, agar aku bisa menjadi model lagi. Tapi.. tapi.., hiks hiks hiks. Kau menggodaku kevin. Dan kau melakukannya berulang kali. Lihatlah semua tanda merah ini."


Linda menunjukan tanda merah, yang ada hampir di seluruh tubuhnya.


" Hiks hiks hiks, dulu memang kita melakukannya atas dasar suka sama suka. Tapi kali ini, kau menodai ku kevin."


Linda kembali menangis, Kevin mendekati linda dan memeluknya.


" Maafkan aku linda. Maaf. Aku sungguh tidak sadar melakukannya. Sekali lagi maafkan aku."


" Bagaimana jika aku hamil kevin. Semalam kau menanam banyak benih di tubuhku."


" Aku..aku akan bertanggung jawap. Aku janji."


Kevin memeluk linda. Linda tersenyum smirk.


Satu lagi rencanaku berhasil. Batin linda.


" Kevin.."


" Ya?"


" Astaga, aku pasti sudah gila semalam." Ucap kevin.


Ya. kau memang sudah gila. Batin linda.


" Pakai saja kemejaku."


Kevin kemudian menutupi tubuh polos linda, yang penuh tanda kecupan.


Linda kembali ke kamar dengan gembira. Sementara kevin, menyesali apa yang telah ia perbuat.


Setelah jam makan siang, jenny dan abraham membawa anak anak jalan jalan.


" Kevin. Kau ikut?" Tanya jenny.


" Tidak aku dirumah saja. Sepertinya linda sedang sakit."


" Uh, rupanya kau mulai perhatian lagi padanya."


" Ma.."


" Baiklah baik. Dia adalag ibu dari anak anakmu kan." Ucap jenny.

__ADS_1


" Ya sudah, kami pergi dulu. Say good bye to your dad." Ucap jenny.


" Bye dad."


" Bye. Have fun."


Sepeninggalan anak anak. Kevin membawa makanan, dan menuju kamar linda.


" Pa, mobil siapa itu?" Tanya jenny, saat mobil mereka berpapasan dengan mobil lain yang masuk ke dalam mansion.


" Mungkin han ma. Orang asing tidak akan bisa melewati gerbang utama"


" Oh ya. papa benar."


Mereka tidak curiga, jika di dalam mobil itu adalah melodi. Dan para penjaga juga mengijinkan mereka masuk, karena mereka masih mengenali melodi dengan jelas.


" Aku pernah sekali masuk ke rumah ini." Ucap ryan.


" Benarkah?, kapan?"


" Saat menjemput luci."


" Ohya, bagaimana mereka tidak curiga?"


" Ryan selalu punya cara yang tidak seorangpun bisa menduga."


" Iya iya, abangku memang yang paling keren."


Mobil berhenti tepat di pintu masuk. Melodi turun dari mobil. Ini pertama kalinya dia masuk ke mansion lagi, setelah beberapa bulan.


" Mel, aku tunggu sini."


" Oke."


Melodi berjalan masuk.


" Sepi sekali.." Ucap melodi.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Gantung lagi...


Ntar malem lanjutan nya ya..


...Jangan lupa like...


...komen...

__ADS_1


...vote...


...hadiah...


__ADS_2