CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Menangkap basah kevin


__ADS_3

Tok


Tok


Tok


" Linda?"


Tok


Tok


Tok


" Linda, kau didalam?"


Karena merasa khawatir, kevin langsung masuk ke kamar linda.


" Kemana linda?"


Linda tidak ada di kamar. Lalu kevin langsung mencari ke kamar mandi.


Ceklek..


" linda.."


Kevin terkejut saat melihat linda ada di dalam bak mandi dengan mata tertutup.


" Linda.."


Kevin menepuk nepuk pipi linda.


" Emmm.. Ya, kevin?"


Linda terkejut, Tangannya langsung menyilang, menutup buah dada nya.


" Maaf.. Tadi aku mengetuk pintu. Tapi kau tidak menjawap. Jadi aku masuk, dan tidak sengaja melihatmu di bak mandi. Ku pikir kau pingsan."


" Oh, ya. Sepertinya aku tertidur. Air hangat dan aroma terapi nya sangat menenangkan." Ucap linda.


" Baiklah. Aku akan keluar. Aku, membawakan mu makanan. Jadi, makanlah."


" Terima kasih."


Tak lama kemudian, linda keluar dengan mengenakan jubah mandi.


" Kevin, kau masih disini?"


" Emm, ya. Aku lupa memberikanmu ini."


" Apa ini?"


Linda menerima sebuah botol kecil.

__ADS_1


" Itu, akan menyamarkan tanda merah di tubuh mu."


" Ah.. Jadi kau takut jika semua orang tau. Bahwa tanda merah ini adalah perbuatan mu?" Hardik linda.


" Bukan begitu. Hanya saja..."


" Apa?"


Linda terus mendekati kevin. Hingga kevin terjatuh di kasur linda.


" Semalam kau mengatakan bahwa kau mencintaiku." Ucap linda.


" Be..benarkah?"


" Ya. Apa itu benar?"


" Entahlah."


Kevin duduk. Linda memakan makanan yang dibawakan kevin.


" Terima kasih sudah membawakan ku makanan."


" Sama sama. kalau begitu, aku akan keluar."


" Tunggu.." Cegah linda.


" Ada apa?"


" Kau mau apa?"


" Tolong oleskan pada leher dan punggungku. Kau tau, aku tidak bisa melakukannya sendiri."


Kevin menelan saliva nya. Dia laki laki normal, melihat pemandangan eksotis didepannya, tentu membuat jiwa lelaki meronta ronta.


Linda berbalik, memunggungi kevin. Kevin mulai mengoleskan gel pada tanda merah yang tak terhitung jumlahnya.


Hingga, tanpa sadar, olesan tangan kevin, sampai pada bukit eksotis linda.


Linda berbalik. Kevin gugup.


" Kenapa gugup?, kita sudah melakukannya berkali kali kan." Bisik linda.


Linda kemudian menuntun tangan kevin, agar menyentuh bukit indah yang menjulang tinggi itu.


" Bukankah kau suka ini?, tak ada laki laki yang bisa tahan untuk tidak menyentuh dan mencicipi nya." Ucap linda.


Kevin mulai tergoda. Linda kembali merasakan bahwa takdir sedang berpihak padanya.


Sedangkan, melodi yang barusaja masuk, nampak di sapa para pelayan.


" Dimana anak anak?" Tanya melodi.


" Nona dan tuan muda, pergi bersama Nyonya dan tuan besar."

__ADS_1


" Mama dan papa datang?"


" Yaa, nyonya."


" Lalu dimana kevin?"


" Sepertinya tuan kevin ada di kamar non linda."


" Linda tinggal disini?" Melodi sedikit terkejut.


" Benar nyonya.."


" Dari kapan?"


" Sejak nyonya tidak kembali ke rumah ini." Ucap pelayan.


" Ya sudah, kau boleh pergi."


" Permisi nyonya."


Sepeninggalan pelayan, melodi berjalan menuju kamar tamu, kamar yang dulu di tempati linda.


" Linda tinggal disini. Dan kevin ada di kamar linda. Sungguh menarik. Aku jadi penasaran, kira kira mereka sedang apa ya?. Bukan kah menarik jika aku mendapati mereka sedang bercinta, haha." Kekeh melodi.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Panik gak panik gak?


author panik lah, masak enggak, wakakak.


Tahan dulu ya, ntar malem lanjut lagi. Masih mau jemput kakak ngaji plus masak buat makan malam..


Bye..


Author sayang kalian.


Makasi ya yang udah ngasih like dan


yang udah mendukung novel ini..


..


..


...Jangan lupa kasih like lagi...


...komen...


...vote dan hadiah...

__ADS_1


__ADS_2