
Daniel segera berlari. Melihat ke sembarang arah. Berharap indra pengelihatan nya, dapat menangkap sosok yang sangat amat di cintai nya.
Daniel frustasi, dia duduk dan bersandar sambil mengacak-acak kasar rambutnya. Sedangkan, melodi baru saja keluar dari toilet. Dia melewati daniel. Karena pandangan daniel ke arah bawah, jadi dia tidak melihat bahwa melodi baru saja melintas di hadapan nya.
" Wangi ini...."
Daniel menghirup kuat aroma di hidung nya.
" Ini adalah wangi yang biasa di pakai melodi. Ya, aku yakin ini milik melodi."
Daniel segera berdiri, dia berjinjit dan berusaha mencari sosok melodi, dalam kerumunan manusia. Yang ramai berlalu lalang.
" Melodi.." Teriak daniel, saat mata nya berhasil menangkap sosok melodi.
" Melodi...."
Daniel langsung berlari, diantara padat nya kerumunan. Menerobos setiap orang.
Melodi berhenti, dia merasa seseorang memanggil namanya.
" Daniel?" Gumam melodi.
Melodi menoleh ke belakang.
" Tidak ada siapa siapa. apa mungkin aku salah dengar?, tidak mungkin juga kan daniel ada disini?. Dia kan sedang sakit." Lirih melodi, kemudian melanjutkan langkah nya, sambil menyeret sebuah koper kecil.
" Melodi..."
Daniel terus berteriak memanggil nama melodi.
" Melodi..."
Ting tong ting....
" Panggilan kepada penumpang Korean Air 887 , tujuan XXX, negara XXX. Dipersilahkan memasuki pesawat melalui lobi utama, B5-A2.."
Ting tong ting....
" Seperti nya, itu pesawat ku."
Melodi melihat tiket nya, untuk memastikan nomer pesawat sama persis dengan apa yang barusaja di umumkan.
" Ya, tadi memang pesawat tujuanku."
Saat melodi hendak melangkah. Seseorang memegang tangan nya.
" Melodi..."
Melodi menoleh, dan betapa terkejut nya dia...
" Kevin???"
" Ya, ini aku kevin. Apa kau sudah melupakan ku?" Tanya kevin.
" Ah, tidak tidak. Aku hanya terkejut bertemu dengan mu di sini. Kau mau kemana?"
" Aku akan kembali ke negera XXX. Dan bertemu dengan anak anak."
" Ya, aku dengar mereka tinggal bersama oma dan opa nya."
" Melodi, aku ingin meminta maaf padamu, atas apa yang di lakukan linda pada mu."
" Sudahlah. Aku sudah melupakan kejadian itu."
" Mel.."
" Ya?"
" Masihkan ada kesempatan untuk ku?"
" Maksud mu?"
" Bisakah kita mengulang kisah kita?"
" Tidak."
" Beri aku kesempatan ke dua?"
" Tidak."
" Demi anak anak.."
" Cih, kenapa selalu anak anak yang dijadikan alasan. Dasar laki laki lemah."
Kevin terdiam. Dia tahu kesalahan nya begitu besar. Hingga melodi enggan memberi nya kesempatan kedua. Bahkan ryan memutus akses bagi nya untuk bisa menemui putra kembarnya.
" Apa kau tidak merindukan kenan. Kau tau, aku sudah berjanji akan membawa mu kembali pada nya."
" Tentu saja aku sangat merindukan nya"
" Lalu, kenapa kita tidak mencoba untuk kembali bersama. Membuka lembaran baru. Hanya aku, kau dan anak anak kita."
" Lalu, kau dengan mudah nya akan menyakitiku lagi. Maaf ken. Aku tidak bisa."
" Sungguh. Tidak ada kah lagi, cinta untukku?, Walau itu hanya setitik debu?" Tanya kevin dengan mata berkaca kaca.
" Ken, dengar. Kisah kita sudah berakhir. Sekarang kau tetap jalan mu sendiri. Dan aku di jalanku sendiri. Jangan memaksa ku untuk berada di jalan mu lagi."
Kevin terdiam.
" Ya, kau benar. Maafkan aku yang terlalu memaksa kan diri."
" Tidak masalah."
" Mel."
" Ya?"
__ADS_1
" Ah, tidak ada."
" Baiklah. Kalau begitu aku pergi sekarang, oke."
" Tunggu, kau belum mengatakan. Kau akan kemana?" Tanya kevin. Saat melihat melodi membawa sebuah koper.
" Aku akan mengunjungi kampung halaman ibuku. Aku ada sedikit janji dengan orang orang disana."
" Kau sendirian?, atau dengan..."
" Aku send....."
" Dia bersama ku."
Entah sejak kapan, tapi daniel tiba tiba hadir, dan langsung merangkul melodi.
" Daniel?" Sapa kevin.
" Hai kevin."
Mereka berjabat tangan.
" Kau darimana, aku mencari mu kemana mana. Ke toilet lama sekali."
Tanpa melodi duga, daniel langsung menyambar bibir mungilnya. Di hadapan kevin. Kevin menunduk.
" Aku..aku...." Ucap melodi terbata.
" Kalian bersama?" Tanya kevin
" Ya. Kami akan segera menikah." Ucap daniel, sambil terus memeluk melodi.
" Wow, berita yang sangat mengejutkan. Kalian harus mengundangku."
" Tentu saja."
" Emmm, ya. Sebaiknya aku pergi. Senang mengobrol dengan mu, melodi."
Kevin menjulurkan tangan nya. Berharap, dia bisa berjabat tangan untuk yang terakhir kali nya dengan melodi. Namun justru daniel yang membalas jabat tangan kevin.
" Ya. Sampai bertemu lagi."
Daniel melambaikan tangan ke arah kevin.
Kevin langsung memasuki pesawat, dan duduk di kursi duduk nya. Ternyata di samping kursi nya, sudah ada seorang wanita.
" Hei, Maaf, bolehkan aku duduk." Sapa kevin pada wanita yang duduk di sebelahnya.
" Tentu." Balas wanita itu dengan senyuman.
" Tapi tas mu." Kevin menunjuk pada tas yang ada di kursi nya.
" Oh maaf. Aku lupa.."
Wanita itu mengambil tas nya.
" Ohya, kenalkan aku kevin."
" Viona."
" Nama yang cantik. Seperti orangnya."
...
" Daniel, kenapa kau bisa ada disini?"
" Mengejar mu?"
" Untuk apa?"
" Menjelaskan sesuatu!"
" Tentang apa?"
" Aku dan viona tidak ada hubungan apa apa."
" Haha, kau jauh jauh ke bandara hanya ingin menjelaskan ini?"
" Ya!"
" Daniel daniel. Bukan kah kau bisa menunggu aku datang dari Negara XXX, jika hanya ingin menjelaskan tentang ini."
" Tapi ryan bilang kau kecewa karena aku bersama viona."
" Benarkah?"
" Ya. Ara juga bilang bahwa kau akan ke negara XXX karena kau ingin menenangkan diri."
" Haha. Aku memang akan ke negara XXX. Tapi bukan untuk menenangkan diri. Tapi karena aku punya janji pada semua penduduk di sana. Tepat nya di kampung halaman ibu ku."
" Jadi, kau tidak marah pada ku?"
" Kenapa aku harus marah pada mu?"
" Bukankah kau mendengar saat orang tua ku mengatakan sesuatu tentang aku dan...."
" Viona?"
" Ya, darimana mau tau?"
" Bang ryan."
Daniel menunduk lemas.
" Mel.."
" Ya?"
__ADS_1
" Apapun yang kau dengar dari ryan. Semua nya bohong."
" Benarkah?"
" Ya"
" Jadi, kau bohong jika selama ini kau mencintaiku?"
Daniel mendongak. Menatap mata wanita yang ada di hadapan nya.
" Bisa kau ulangi?" Pinta daniel.
" Kau bilang, jangan percaya dengan semua yang dikatakan bang ryan. Bang ryan selalu mengatakan jika kau mencintai ku."
" Ryan bilang begitu?"
" Ya., jadi itu benar atau bohong?"
" Itu..., itu benar. Aku.. AKU MENCINTAI MU MELODI."
Daniel berteriak. Membuat semua orang yang ada di bandara menatap ke arah mereka berdua.
" Daniel, tidak usah berteriak. Lihat lah, semua orang menatap kita."
Bukan nya menjawap. Daniel justru berlutut di depan melodi.
" Daniel, apa yang kau lakukan."
Melodi melihat sekeliling. Mereka menjadi tontonan sekarang.
" Melodi, maukah kau menjadi bagian dari hidupku yang tidak sempurna ini. Maukah kau menjadi satu satu nya yang akan aku cintai sepanjang hidupku..."
" Are you serious ??
" Yes, I'm very serious. Would you marry me. be my wife?"
( Ya, saya sangat serius. Maukah kamu menikah denganku. Menjadi istriku?)
Semua orang yang ada di sana menunggu. Menantikan jawapan melodi.
Melodi terdiam. Daniel masih menunggu.
" Maafkan aku daniel..."
" ahhh....."
Semua orang kecewa. Mereka lalu membubarkan diri. Daniel tertunduk. Masih dengan posisi berlutut.
" Maaf aku tidak bisa menolak mu."
" Ye..."
Prok prok prok prok prok....
Semua yang ada di sana bertepuk tangan. Daniel langsung memeluk dan mencium melodi.
" Kau milik ku sekarang. Hanya milik ku." Bisik daniel.
Ting tong ting...
" Panggilan terakhir, untuk penumpang Korean Air tujuan XXX, negara XXX. Pesawat akan berangkat dalam Lima menit."
" Aku harus pergi.." Bisik melodi.
" Jangan pergi." Pinta daniel
" Hanya tiga hari. Sampai jumpa di rumah. Siapkan kejutan yang menenangkan untuk ku. oke. Ingat, kau belum menyematkan cincin di jari manisku." Ucap melodi.
Walau berat, daniel melepas kepergian melodi. Lalu dia teringat akan pemberian ryan. Daniel merogoh saku jas nya.
" Ini...."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
......................
......................
Udah ya, up 2 episode dengan masing masing bab 1000 kata lebih ☺️☺️
Lanjut besok lagi ya, ohya, judul yang pas buat bab ini apa ya??. yang punya ide boleh komen.☺️❤️
Bab ini mulai di tulis pukul 22:00 WITA, Dan selesai pukul 23:08 WITA.
Entah nanti terbitnya pukul berapa wakakak..
Ketemu lagi besok..
...Jangan lupa untuk tinggalin...
...Like...
...komen...
...vote...
...dan...
...hadiah...
Terima kasih udah mampir, author sayang kalian ❤️❤️❤️.
Komen ya, biar rame notif nya, 😅😅😅😅
__ADS_1