CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Janji seorang ibu


__ADS_3

Beberapa minggu kemudian, kenan kembali sehat. Berkat melodi yang selalu merawat nya dengan penuh kasih sayang.


" Sayang, kau hebat. Kau pulih dengan cepat." Ucap melodi, saat mereka barusaja keluar dari ruang pemeriksaan dokter candra.


" Ini semua karena momy. I love you mom." Kenan memeluk melodi.


" Ooohh.. I love you to son."


" Karena kau sudah sehat dengan cepat, momy akan memberikanmu hadiah. Katakan, kau ingin apa?" Ucap melodi sambil memegang pipi kenan.


" Aku tidak menginginkan hadiah apapun mom, hanya ingin momy selalu berada di sampingku." Ucap kenan, membuat melodi terharu.


" Oh sayang. Kau membuat momy merasa sangat bahagia."


Mereka kembali berpelukan, hingga seorang wanita hamil lewat, membuat melodi ingat, jika hari ini adalah jadwal dia untuk melakukan pemeriksaan terhadap janin dalam perutnya.


" Tapi momy ingin memberimu kejutan. Kau mau?"


" Tidak."


" Ayolah. Ini akan sangat menyenangkan, kau akan suka. Momy janji."


" Baiklah, janji akan menyenangkan?." Kenan mengangkat jari kelingking nya.


" Janji. " Melodi menautkan jari kelingking.


Melodi tau, jika kevin tidak pernah suka acara kejutan, hadiah, atau apapun seperti anak seusia kenan pada umum nya.


" Mom, kenapa kita ke ruangan ini?" Tanya kenan, saat meraka masuk ke ruang dokter obygn.


" Untuk menunjukan padamu kejutan nya."


Melodi tersenyum. Kenan semakin bingung.


" Hai melodi, kau tepat waktu ya kali ini." Ucap kimi.


" Emm ya, itu karena aku kebetulan ada di rumah sakit ini, dan memastikan bahwa kenan sudah sembuh total. Jadi.. sekalian aku datang. Jadi aku bisa memberi kenan sebuah kejutan." Ucap melodi.


" Mom, ada apa sih?" Ucap kenan yang frustasi karena belum bisa menebak apa kejutan melodi.


" Sabar jagoan.., Ayo ikut kami. Kau akan tau nanti." Ucap kimi.


Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan awal, kimi meminta melodi, untuk berbaring di atas ranjang khusus, membuka sedikit baju melodi, dan mengoleskan gel.


" Wait wait wait. Apa momy sakit?." ucap kenan cemas.


Kimi dan melodi saling melempar senyum. Membuat kenan semakin penasaran.


" Lihatlah di layar itu?" Ucap kimi.


Kimi mulai menggerakan transducer.


" Lihat. Itu adalah calon adik mu." Ucap kimi.


" Apa??, benarkah????." Kenan terlihat antusias.


" Ya boy, dan..., mel.." Kimi menggantung kata kata nya.


" Ya kimi, kenapa?".


Kimi masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


" Kimi, kenapa. katakan, apa bayiku baik baik saja?" Melodi mulai panik.


" Kimi.."


" Ah iya, maafkan aku melodi, aku.. aku hanya terbawa suasana."


" Apa apa?" Tanya melodi lagi.

__ADS_1


" Calon bayimu mel.."


" Iya..."


" Mereka..."


" Kimi !!!"


" Haha, baiklah baik. Calon bayi mu kembar." Ucap kimi.


" APA...!!!" Ucap kenan dan melodi bersama.


" Ya.. Lihatlah. Selamat melodi. Kau akan mempunyai bayi kembar."


..


Setelah selesai melakukan check up, kenan dan melodi dalam perjalanan pulang.


" Kenan, berjanjilah. Kau akan merahasiakan tentang adikmu pada dady."


" Kenapa mom?"


" Karena..., dady sedang hilanh ingatan. Dan dia tidak mengingat momy, jika sampai kita membuat dady terkejut, itu akan sangat berbahaya pada kesehatan dady."


" Kenan mengerti."


" Anak baik."


..


Sesampainya di mansion ...


" Everybody.. yuhuu..." Teriak kenan


" Ada apa si kenan teriak teriak." Ucap gwen dan jen.


" Aduh kenan.. Telinga oma terbakar ni." Ucap jenny.


" Kemari..."


Kenan menyuruh jenny, gwen dan jenifer untuk mendekat. Kemudian kenan mulai membisikan sesuatu kepada mereka. Melodi yang melihat, hanya menggeleng-geleng kan kepala. Dia kemudian berlalu, hendak meninggalkan mereka. Melodi pikir tidak mungkin kenan akan mengatakan perihal, akan ada nya anggota baru dalam keluarga ini, kepada mereka.


" APA !!!"


Teriak mereka semua, setelah mendapat bisikan misterius dari kenan. Lalu pandangan mereka tertuju pada melodi, yang hendak menaiki tangga.


" Eh eh eh eh..."


Gwen dan jen, membawa balik melodi menuju ruang keluarga.


" Kakak ipar.."


" Apa?" Ketus melodi.


" Kakak ipar..."


" Apa???"


Melodi mulai merinding, dengan tatapan kedua adik ipar nya itu.


" Sayang, kenapa tidak mengatakan pada kami jika kau hamil." Ucap jenny.


" Kenan..." Melodi menatap tajam kenan.


" Momy hanya bilang jangan beritahu dady kan, itu arti nya yang lain boleh mengetahui nya." Ucap kenan sambil tersenyum tanpa beban dan dosa.


" Oh my god, kenan..." Melodi menepuk dahi nya.


Oke, ini salahku. Niat nya hanya ingin menyenangkan hati kenan setelah peristiwa itu. Kenapa justru jadi begini. Batin melodi.

__ADS_1


" Melodi... Katakan, kenapa kau menyembunyikan nya pada kami." Ucap jenny lagi.


" Maaf ma, melodi tidak bermaksud untuk merahasiakan nya dari kalian. Melodi saja baru tau, saat kevin di rawat di rumah sakit." Terang melodi.


" Kak kevin harus tahu." Ucap gwen.


" Jangan."


" Kenapa?"


" Ingatan kevin masih belum pulih. Dokter candra curiga, linda memasukan sesuatu ke dalam minuman kevin. Sehingga memori dia hanya tentang linda."


" Ya tuhan.. Kenapa dia begitu kejam."


" Kita harus bersama menyelidiki apa yang sebenarnya linda lakukan dan inginkan."


" Mama setuju. Kita harus bekerja sama"


Tap


Tap


Tap


Terdengar suara langkah kaki.


" Itu pasti mereka." Ucap jenny.


" Hai semua..." Sapa linda.


Hening.


" Kebetulan kalian semua ada di sini. Aku ingin mengumumkan sesuatu." Tegas kevin. Dengan linda yang bergelanyut manja pada kevin.


" Apa itu."


" Aku...."


" Ayo sayang katakan." Desak linda.


Terdengar kevin menghela nafas.


" Aku ingin menikahi linda minggu depan." Ucap kevin mantap.


" Apa...?!!!!"


" Kevin, apa kau sudah gila."


" Kak kevin, pikirkan lagi. Apa kau benar akan menikahi wanita bermuka dua ini?."


" Wanita snake."


" Wanita berbisa."


Gwen dan jen terus mem-bully linda. Sedang melodi merasa syok.


" Sayang, dia menyebutku wanita ular." Ucap linda dengan nada manja.


" Keputusan ini sudah bulat, dan tidak bisa di ganggu gugat. Siapa pun yang keberatan. Silahkan angkat kaki dari rumah ini."


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa like...


...komen...

__ADS_1


...vote...


...hadiah...


__ADS_2