CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Bab Tambahan


__ADS_3

Sepanjang hari, daniel terus saja menempel pada ryan. Dimana ada ryan, disitu pasti ada daniel.


Daniel tidak dapat mencium apapun selain aroma ryan.


" Kakak ipar, mau kemana?" Tanya daniel, saat melihat ryan hendak keluar.


" Bukan urusan mu." Ketus ryan.


" Eh jangan gitu dong. Aku ikut yah?" Pinta daniel


" BIG NO.."


" Please..." Daniel memohon dengan mata berbinar.


" Tidak."


" Ya udah. Pergi sana. Pergi yany jauh. Gak usah pulang lagi." Ketus daniel, lalu pergi masuk ke dalam kamar.


BRAK !!!


Daniel membanting pintu kamar. Membuat ryan menggaruk garuk kepala nya.


" Kenapa?" Tanya ara yang menghampiri ryan sengan menggendong Gabriel.


" Kamu merasa gak sih, jika daniel akhir akhir ini menjadi gila?"


" Humb, kenapa?" Tanya ara.


" Ya, dia selalu saja menempel pada ku. Dan kau tau, saat aku menolak untuk mengajak nya pergi. Dia justru marah marah dan tidak memperbolehkan aku pulang. Aneh kan, dia seperti istri ku saja sekarang."


" Hahaha." Kekeh ara.


" Kok jadi ketawa sih?"


" Tidak ada, pergi lah. Aku akan mencari tau apa yang terjadi pada daniel."


" Oke."


Cup


Ryan mencium gabriel.


" Jadi sekarang yang selalu di cup cup gabriel. Mami nya udah gak lagi.." Ara cemberut.


" Ah, ada yang cemburu nih..." Goda ryan.


" Tau ah."


" Jangan ngambek dong. Buat mami itu spesial sepanjang malam." Bisik ryan.


" Mami nya masih lampu merah panjang. Sepanjang jalan tol."


" Yah..." Kini ryan yang cemberut.


" Sudah sana. Kata nya mau pergi."


" Iya iya.."


Ryan pergi dengan muka kusut.


Cup


Ara mencium pipi ryan.


" Hati hati, cepat pulang ya papi." Ucap ara menirukan suara bayi.


Ryan tersenyum dan mencium bibir ara.


" Bye sayang..."


" Bye papi."


Sepeninggalan ryan, ara menyerahkan gabriel kepada baby sister. Lalu ara mencoba menemui daniel. Tak lupa ia membawa peralatan dokter.


Tok

__ADS_1


Tok


Tok


Ara mengetuk pintu kamar daniel dan melodi.


" Melo.."


" Kak ara.."


" Haha, kamu kenapa berpakaian seperti astronot gitu?" Kekeh ara, saat melihat melodi menutupi muka nya dengan toples besar dan menutupi tubuh nya dengan selimut.


Melodi sedikit keluar dari kamar, lalu membuka semua yang dia kenakan.


" Coba kak ara cium.."


" Apa?"


" Cium apakah badan ku bau?"


Ara mendekat, dan mencium aroma melodi.


" Tidak. Kau wangi seperti biasa nya."


" Tapi kenapa, daniel selalu mual jika mencium aroma ku?"


" Biar aku memeriksa nya."


" Kakak yakin?"


" Ya, aku sudah membawa ini."


Ara menunjukan parfum milik ryan.


" Aku masuk ya?" Ucap ara saat dia selesai memakai parfum milik ryan.


" Oke."


Melodi mengikuti ara dari belakang, tapi memberi sedikit jarak.


" Bukan ini aku." Ucap ara.


" Hai ara, ada apa?" Tanya daniel.


" Aku ingin memeriksa mu, boleh?"


" Ara, aku baik baik saja. Hanya sedikit pusing jika mencium wangi tertentu."


" Aku tau. Jadi biarkan aku memeriksa mu, Agar aku tau penyebab nya."


" Baiklah."


Setelah beberapa saat...


" Aku rasa yang harus di periksa ada di dirimu." Ucap ara, sambil melihat ke arah melodi


" Hah? aku?" Menunjuk diri nya sendiri.


" Ini, gunakan ini."


Ara memberikan sebuah alat pendeteksi kehamilan atau tespek.


" Tidak."


" Coba saja."


" Tapi, bagaimana jika hasil nya sama seperti yanh lalu lalu?"


" Sudah coba saja."


Melodi menurut, lalu dia masuk ke dalam kamar mandi.


" Nih, kakak saja yang melihat."


Melodi menyerahkan tespek kepada ara. Ara membuka nya.

__ADS_1


" See.."


Ara menunjukan hasil nya pada daniel.


" Kau tau, selama ini yang kau rasakan karena melodi sedang hamil?"


" Apa?" Melodi dan daniel terkejut.


" Saat istri sedang hamil, suami kemungkinan ikut mengalami gejala kehamilan seperti mual, muntah, gangguan tidur hingga berat badan naik. Kondisi itu disebut sebagai kehamilan simpatik. Itu yang terjadi pada daniel saat ini."


" Tapi bang ryan biasa saja saat kak ara hamil." Ucap melodi.


" Beberapa pria rentan mengalami kehamilan simpatik. Terutama bagi yang sebelumnya merasakan sulit memiliki anak. Umum nya, pasangan suami istri yang mengalami ini bahkan tidak menyadarinya. Mereka menganggap itu semua normal atau berpikir bahwa itu tidak berhubungan dengan kehamilan sama sekali."


" Jadi..." Tanya daniel.


" Jadi istri mu sedang hamil." Ucap ara.


" Oh.." Daniel masih loading.


Satu..


Dua...


Tiga..


" AAPA MELODI HAMIL.." Teriak daniel.


Lalu secepat kilat dia bangun dari tempat tidur dan memeluk melodi.


" Kau hamil sayang, kau hamil."


" Iya, aku hamil lagi."


Mereka berdua terharu dengan kabar bahagia, lalu..


" Huekk.... hueek..."


Daniel kembali merasakan mual saat mencium aroma melodi.


Melodi langsung melepas pelukan nya..


" Kak ara, berapa lama daniel akan seperti ini?" Tanya melodi.


"Gejala kehamilan simpatik, secara umum terjadi pada trimester pertama, kemudian gejala itu sering dirasakan pada trimester ketiga. Jadi bersabar lah dengan hal itu." Ucap ara.


" Tapi, aku tidak bisa jauh jauh dari melodi. Tapi rasa mual ini memaksa ku untuk menjauhi nya." Terang daniel dengan muka sedih.


" Jangan khawatir. Mulai sekarang melodi akan memakai parfum dan aroma sama yang dipakai ryan. Bukan kah kau suka wangi ryan." Ucap ara, sambil menunjukan parfum milik ryan yanh di bawa nya.


" Ide Bagus."


Daniel langsung meraih botol parfum dan menyemprotkan pada melodi.


" Kita akan memberi adik pada luci dan twins." Ucap daniel.


Cup


Daniel langsung melahap bibir melodi, didepan ara.


" Ya tuhan..."


Ara menutup muka nya dengan bantal.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Jangan lupa mampir ke karya ku yang baru ya kak


__ADS_1


__ADS_2