CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Ke Taman bersama


__ADS_3

" Han, apa jadwalku hari ini?." kevin mengejutkan han yang terlihat melamun


" Siang nanti ada meeting dengan perusahaan xx, sore nya kita akan bertemu klien dari jepang." Ucap han sambil melihat layar tablet nya


Tring..


(Tuan han, bolehkan aku mengajak anak² pergi ke taman setelah pulang sekolah?), pesan dari melodi.


(Sudah ku katakan. Berhenti memanggilku tuan.) Balas han.


( Ah, ya maafkan aku sekertaris han, jadi apakah boleh?) balas melodi disertai emoticon puppy eyes.


" Tuan, nona melodi meminta ijin membawa anak² ke taman sepulang sekolah. Apa anda mengijinkannya?." Ucap han pada kevin.


" Hmmm, kerahkan orang²mu untuk membuntuti mereka secara diam². Bagaimanapun aku belum sepenuhnya percaya padanya ... siapa tadi namanya." Ucap kevin


" Melodi tuan." jawap han spontan


" Melmel... melo... Ah terserah. Ayo kita berangkat han." Ucap kevin


...----------------...


...----------------...


...Satu bulan kemudian......


" Na, bisakah kau mencarikan ku pengacara terbaik di kota ini?, aku ingin segera mengurus surat perceraian ku dengan adam." ucap melodi saat nana berkunjung ke rumahnya.


" Wah wah wah, yang barusaja menerima gaji besar. Langsung ingin mengurus surat. Apa kau sudah jatuh cinta lagi?." Ledek nana


" Jangan berpikir macam², aku hanya ingin hak asuh lulu sepenuhnya ada padaku." Ucap melodi


*Lulu adalah panggilan kesayangan melodi pada luciana.


" Baiklah baik." Ucap nana sambil mengotak atik ponselnya, hendak menelpon seseorang.


" Hallo..." ucap nana.


"------"


" Bisakah kau mencarikan pengacara terbaik di kota ini?". ucap nana


"______"


" Semakin cepat semakin baik." ucap nana


"----"


" Terima kasih sayang." Ucap nana kemudian menutup saluran telpon.


" Hei, kau tidak cerita kalau kau punya pacar." ucap melodi.

__ADS_1


" Kau saja yang tidak pernah bertanya." bela nana.


" Hahahaha, benar juga." Kekeh melodi.


" Jadi bagaimana?, kapan kiranya aku bisa mengajukan surat gugatan ku?." tanya melodi.


" Secepatnya." Terang nana.


" Terima kasih." Ucap melodi memeluk nana.


...


..


Ting Tong..


" Sepertinya kau punya tamu." ucap nana.


" Siapa kira² ya.." Ucap melodi menerka², sambil berjalan membukakan pintu.


Ceklek...


" Aunty.... " twins berlari memeluk melodi.


" Hei, kalian disini?," Tanya melodi terheran², pasalnya pekan ini kevin sudah meminta nya untuk libur satu hari.


" Kami merindukan aunty, kami tidak bisa jauh dari aunty." ucap twins dengan polos.


" Kalian datang dengan siapa?, apa kakak kalian ikut?." tanya melodi.


" Aku disini aunty." Ucap kenan yang barusaja turun dari mobil. Bersama laki².....


" Tuan arogan. Kau disini?" Melodi terkejut mendapati kevin ada di rumahnya.


" Jangan terlalu senang, aku kesini terpaksa, karena semua pegawai termasuk supir sudah aku liburkan." Ucap kevin dingin.


" Kalau tidak karena rengekan mereka yang membuatku pusing. Aku enggan berada di sini." Sambung kevin.


" Baiklah², ayo kita masuk. Apa kau juga ikut masuk tuan arogan." ucap melodi yang berlalu bersama anak².


" Sial, dia sama sekali tidak menghormati ku." Ucap kevin kesal.


" Ayo, lulu pasti senang kalian datang." Ucap melodi mengandeng tangan twins.


" Lulu .... lihatlah siapa yang datang." Teriak melodi.


" Ria, bria, kak ken." Ucap luciana senang.


" Lulu, ajak mereka bermain di kamarmu, oke. Ingat jangan bertengkar." Ucap melodi yang disertai anggukan mereka berempat.


....

__ADS_1


" Kau mau kopi atau teh atau yang lain tuan arogan." Ucap kasar melodi.


" Ck, aku tidak perlu apapun. Aku hanya mengantar anak²." jawap kevin.


" Ayolah, kau adalah tamu ku, setidaknya aku sudah bersikap baik padamu." Ucap melodi.


" Ck, sombong sekali." Ucap kevin.


" Kau..." ucapan melodi terpotong karena ibunya datang.


" Eh, Ada tamu rupanya. Mel, kenapa tidak kau buatkan minuman?." Ucap fani pada melodi.


" Tidak usah repot² bibi, saya hanya mengantar anak² menemui baby..... menemui temennya luci." Kevin melihat melodi mengkode agar tidak menyebut kata 'baby sister' di hadapan ibunya.


" Siapa yang datang?, kenapa anak asuh mu ada disini?" Tanya nana, saat melodi berjalan menuju dapur.


" Manusia arogan itu yang membawa nya kemari, katanya mereka memaksa ingin bertemu denganku." terang melodi sambil menuang segelas kopi.


" Jadi kevin ada disini." ucap nana yang di jawap anggukan oleh melodi.


Melodi membawa segelas kopi dan beberapa cemilan untuk dibawa ke ruang tamu, sesampai nya disana. Melodi melihat ibu dan kevin sedang berbicara hangat. Dia juga melihat senyum kevin untuk pertama kalinya.


Manis sekali, coba dia selalu seperti itu. Ah, apa yang aku pikirkan?, bisa² nya aku memikirkan laki² arogan nan sombong itu. Batin melodi.


" Ehemm..." Kevin berdehem, membuyarkan lamunan melodi.


" Minumlah, maaf hanya ini yang ada." Ketus melodi.


" Mel, jangan seperti itu dalam menjamu tamu. Kau harus sopan." Tegur fani.


Melodi melihat kevin tersenyum penuh kemenangan.


" Kalian banyak kesamaan, sepertinya cocok. Jadi mengobrol lah kalian. Ibu akan pergi melihat anak²." Ucap ibu kemudian berlalu meninggalkan kevin dan melodi.


" Mel, aku harus pergi. Rey ingin bertemu denganku, sepertinya penting." Ucap nana pada melodi.


" Baiklah, hati²." Ucap melodi melambaikan tangan pada nana.


Hening.....


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa like...


...komen...


...vote...

__ADS_1


...hadiah...


__ADS_2