CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Kemarahan adam


__ADS_3

" Hai adam.." Sapa linda.


" Mau apa lagi dirimu?" Ketus adam.


" Bisa kita bicara sebentar?"


" Aku sibuk."


Adam melangkah pergi.


" Aku mohon. Tiga puluh menit saja."


Adam terus melangkah.


" Kita bicara lima menit."


Adam masih terus melangkah.


" Adam. Ayolah, ini tentang melodi dan putrimu, luciana." Teriak linda.


Adam berhenti. Linda berlari mengejar adam.


" Ja..di.. bisa kita bicara?" Ucap linda dengan nafas tersengal.


" Jika itu memang tentang luciana." Ucap adam, masih dengan nada ketus.


Linda berjalan mengikuti kevin, ke sebuah cafe yang ada di mall tempat dimana adam menjabat sebagai manajer.


" Terima kasih," Ucap linda saat pelayan mengantarkan minuman.


" Jadi katakan. Ada apa?"


" Melodi menghilang bersama luci."


" Apa maksud mu menghilang?, melodi dan luci di culik?"


" Tidak tidak. Maksud ku. Melodi membawa pergi luciana, dan sekarang mereka menghilang. Bahkan aku dengar kevin dan papa nya, sudah mengerahkan banyak orang dan anak buah untuk mencari melodi, tapi tidak ada yang berhasil"


" Apa yang terjadi hingga melodi pergi?" Tanya adam sambil menyeruput kopi nya.


" Sejauh yang aku tau, kevin dan melodi bertengkar. Dan mungkin itu gara-gara aku.


Brak !!


" Sudah ku duga. Kau adalah penyebab nya. Mau sampai kapan kau akan terus menjadi benalu dalam rumah tangga orang lain linda." Bentak adam.


" Adam tenanglah. Aku datang kesini untuk memberitahu mu perihal melodi. Bukan untuk mendengar mu mencaci maki diriku. Ya, aku akui aku memang salah. Dan aku ingin menebus kesalahanku dengan menyatukan kembali kevin dan melodi."


" Kau pikir, setelah kalian menyakiti melodi, dia akan dengan mudah menerima kevin lagi?, Hem.. itu tidak akan mungkin terjadi."


" Kenapa kau bicara seperti itu?"


" Kau lihatlah diriku!, jika melodi mudah sekali memaafkan. Tentu aku sudah kembali bersama nya sejak dulu. Bahkan sebelum melodi bisa menikah dengan kevin.!" Ketus adam.

__ADS_1


" Oke oke. Sekarang, katakan. Apa yang kau tau tentang melodi?, keluarga nya?, sanak saudara nya? Kampung halaman orang tua melodi?, mungkin saja melodi ada di sana. Di desa terpencil."


Adam terdiam, dia terlihat memikirkan sesuatu. Lama sekali linda menunggu.


" Melodi pernah cerita, jika dia punya saudara laki laki yang terpisah saat melodi berusia 10 tahun. Anak itu di bawa oleh keluarga dari ayah melodi?"


" Apa kau tau siapa saudara melodi?"


" Tidak. Melodi bahkan tidak punya foto nya. Dia hanya mengingat wajah kakaknya dalam ingatan."


" Itu artinya kau sama sekali tidak tahu dimana kemungkinan melodi berada?" Tanya linda.


" Tidak. Terima kasih sudah memberitahu ku soal ini. Ini adalah berita menggembirakan untukku."


" Apa maksudmu?"


" Tidak ada."


" Jangan katakan, kau akan merebut melodi dari kevin?"


" Ya itu mungkin saja."


" Jangan macam macam kau adam. Kevin sangat mencintai melodi. Begitu juga sebaliknya. Mereka hanya.."


" Hanya apa?, mereka hanya bertengkar dan sebentar lagi akan berpisah?"


" Adam.."


" Apa?, benar kan!. Mungkin ini kesempatanku untuk bisa memenangkan kembali hati melodi?. Sudah selesai kan. Aku pergi."


" Kenapa jadi seperti ini?, aku memberitahu adam, berharap dia bisa membantu. Malah membuat adam jadi ingin mengejar melodi?!. Aku benar benar dalam masalah sekarang."


..


Drtt...drrrtt...drttt....


" Halo?" Ucap nana.


" Hai na.."


" Melodi?"


" Iya ini aku. Kenapa kau terkejut?"


" Mel, kau ada dimana?. Apa kau tau, semua orang yang ada disini gila karena mencari mu."


" Benarkah?"


" Mel.."


" Ya na.."


" Dimana dirimu berada?"

__ADS_1


" Aku tidak bisa memberitahu mu, maafkan aku."


" Apa kau bersama bang ryan."


" Iya."


" Ohmygod. Bang ryan benar benar melakukannya tanpa aku sadari."


" Nana.. kau dimana?" Suara han.


Melodi yang mendengarnya, langsung mematikan ponsel.


" Halo mel.."


" Halo??"


" Ada apa?" Tanya han.


" Melodi baru saja menelponku.,"


" Benarkah?"


" Ya, dia mematikan telpon setelah mendengar suara mu."


" Sepertinya melodi benar benar ingin pergi dan tidak ingin ditemukan oleh kevin."


" Kau benar. Melodi. Sekali dia memutuskan untuk pergi, maka dia tidak akan pernah kembali."


Han menghampiri dan memeluk nana.


" Jangan kau tinggalkan aku seperti melodi meninggalkan kevin. Aku pasti akan sangat gila."


" Itu tergantung."


" Apa?"


" Jika kau menyakitiku seperti kevin. Tentu saja aku akan meninggalkanmu."


" Aku janji akan menjadikanmu ratu satu satu nya."


" Gombal."


" Tidak aku serius."


" Jadi.. apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya nana.


" Entahlah. Aku sudah lelah. Bagaimana jika kita membahas pernikahan kita saja?"


" Ide bagus."


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


Maaf ya gantung gak jelas. Lagi rempong sama bocil.


Jangan lupa like yaa...


__ADS_2