CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
CANDRADENTA GRUP....


__ADS_3

Gedung CANDRADENTA GRUP....


" Han, kau kenapa?" Tanya kevin.


" Ini semua gara-gara linda." Ketus han.


" Kenapa gara gara dia?"


" Dia berniat menjebak mu dengan obat perangsang. Dan apesnya aku yang minum, minuman mu." Ketus han.


" Hahaha, lalu apa yang terjadi?"


Han kemudian menceritakan, saat dia meminta nana datang, namun justru candra yang datang. Han juga menceritakan bagaimana tersiksa nya dia saat candra terus menyirami nya dengan air yang sudah di campur es batu.


" Hahahaha..., pantas saja semalam dia memakai lingerie. Malam itu hampir saja aku tergoda." Ucap kevin.


" Dia benar benar wanita gila." Ketus han.


Tok


Tok


Tok


Ceklek..


" Permisi pak, Para mitra anda sudah menunggu di ruang pertemuan"


" Mitra?, pertemuan apa?" Tanya kevin menatap han.


" Pertemuan dengan perwakilan dari ADIJAYA GRUP, dan perusahaan GRAHATAMA. Serta beberapa perusahaan lainnya. Untuk membahas mengenai rencana pembangunan rumah sakit atau taman bermain di kota XXX." Terang han.


" Jadi masalah ini belum selesai juga?"


" Ya, perolehan suara sementara ini seimbang. Antara yang setuju di bangun rumah sakit dan taman bermain."


" Ya sudah. Ayo kita kesana. Jangan sampai membuat mereka menunggu."


Kevin dan han, segera berjalan menuju ruang dimana mereka biasa melakukan pertemuan besar dengan para rekan bisnis.


Tak lama setelah kevin dan han bergabung. Seseorang masuk dan mengejutkan kevin..

__ADS_1


" Maaf, saya terlambat." Ucap seseorang yang tak lain adalah melodi.


" Melodi?" Lirih kevin.


Han memegang tangan han, dan mengisyaratkan untuk tidak bertindak gegabah.


" Han, kenapa dia ada disini?" Bisik kevin


" Aku juga tidak tau."


" Emm nona.." Tanya kevin se formal mungkin.


" Melodi." Jawap melodi.


" Ya, nona melodi. Anda dari..."


" Dia akan menggantikan aku dalam proyek ini. Sebagai perwalikan dari GRAHATAMA GRUP. Apa ada yang keberatan." Ucap ryan yang baru saja masuk dan duduk disebelah melodi.


" Tentu saja tidak tuan ryan." Jawap beberapa orang yang ikut hadir disana.


" Tuan kevin, apa anda keberatan. Jika adikku yang menggantikan ku untuk mengurus rencana proyek kerja sama kita?" Tanya ryan pada kevin yang terlihat syok.


" Tentu saja tidak, tuan ryan. Saya justru sangat bahagia, bisa bertemu adik anda." Ucap kevin, menyembunyikan rasa terkejutnya.


" Baiklah. Bisa kita mulai sekarang." Ucap kevin.


Sepanjang meeting berlangsung, kevin tak henti henti nya memandang melodi. Wanita yang selama beberapa bulan ini di cari nya.


2 jam kemudian...


" Nona melodi, bisakah anda tinggal sebentar, ada yang ingin aku bahas mengenai bisnis perusahaan kita."


" Oh, tentu."


Setelah semua orang keluar.


Kevin berjalan hendak memeluk melodi.


" Ehem. Jadi bisnis apa yang akan kita bicarakan tuan kevin."


" Melodi, tolong. Aku sudah mencarimu kemana mana. Aku.. aku.."

__ADS_1


" Well, aku rasa kita tidak membicarakan hal yang mengarah pada bisnis. Jadi, aku akan pergi sekarang."


Melodi keluar dari ruangan.


" Melodi, tunggu..."


Kevin mengejar melodi. Namun terlambat, melodi sudah masuk ke dalam lift.


Karena tidak ingin lagi kehilangan kesempatan untuk minta maaf, kevin berlari menuruni tangga darurat.


" Melodi tunggu.."


Kevin memegang lengan melodi saat, melodi akan memasuki mobil.


" Please,.."


" Sure."


Melodi berbalik. Tanpa aba aba, kevin langsung memeluk melodi.


" Cukup." Ketus melodi.


Kevin melepaskan pelukannya.


" Mel tunggu, kasih aku kesempatan untuk menjelaskan."


" Kau jelaskan di pengadilan."


Melodi tersenyum sinis, Lalu masuk ke dalam mobil. Meninggalkan kevin.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Dikit dulu, si bungsu lagi mandja..


...Jangan lupa kasih like yaa......


...Dan komen.....

__ADS_1


...Dan hadiah.....


__ADS_2