
" Apa..apa dia tadi mengancamku?"
Linda menatap kepergian melodi, hingga sosok nya tak lagi terlihat.
" Aku harus membawa anak anak pulang, sebelum dia ataupun kevin bertemu melodi."
Linda segera kembali ke tempat dimana anak anak bermain. Namun anak anak tidak ada disana.
" Mungkin mereka sudah kembali pada kevin. Sebaiknya aku lekas kesana."
" Kevin. Dimana anak anak?" Tanya linda
" Kenan ke kamar mandi. Dan, bukannya twins bersama mu?"
" Ah iya, aku lupa. Tadi mereka minta air. Ya air. Mereka haus." Gugup linda.
Linda segera mengambil botol air milik twins, dan bergegas kembali ke area bermain. Agar kevin tidak curiga bahwa dia kehilangan twins.
Linda mulai kebingungan mencari twins, dia tidak mau memberitahu kevin, jika dia kehilangan anak anak. Karena linda tidak ingin kevin tahu, bahwa melodi ada disini.
" Mencari mereka??"
Lagi lagi suara melodi mengejutkan linda.
" Dimana anak anakku?"
" Anak anakmu?, really?"
Melodi berjalan ke arah linda. Linda mulai ketakutan.
" Kenapa?, kau takut?. Dimana keberanian mu yang dulu?"
" Kau apakan anak anak ku?, kau ingin menculiknya, hah?!. Biar ku adukan pada kevin. Agar dia tau sisi jahat dari istri yang selalu di sanjung nya." Ketus linda.
" Memberitahu kevin. Silahkan saja, aku jadi ingin tau, bagaimana reaksinya saat melihatku.., emmm. Aku rasa kau akan langsung di tendang keluar dari mansion itu. Hahaha."
Tawa melodi benar benar membuat nyali linda ciut. Melodi jauh lebih menakutkan sekarang, dia bisa membuat linda jadi gelandangan.
__ADS_1
" Aku tidak peduli. Akan ku adukan pada kevin, jika kau menculik anak anak kami. Biar kau membusuk di penjara."
Linda pergi meninggalkan melodi. Dan segera berlari menuju kevin.
" Kevin, hiks hiks hiks."
" Ada apa?"
" Anak anak.."
" Kenapa dengan anak anak?" Kevin mulai panik.
" Dia.. Dia menculik anak anak."
" Dia siapa?"
" Melodi."
" Melodi ada disini?, dimana?"
" Disana."
" Tidak mungkin melodi menculik anak anak. Melodi sangat menyayangi mereka."
" Kau jangan tertipu dengan wajah polosnya kevin. Dia itu jahat. Aku melihatnya sendiri, dia memaksa anak anak agar mau ikut dengannya. Kita harus lapor polisi kevin. Harus."
" Tidak. Aku harus menemui melodi."
Kevin segera berlari menuju tempat yang tadi di tunjuk linda.
Sial. Ternyata kevin masih begitu mencintai melodi. Aku harus melakukan sesuatu. Kevin harus kembali menjadi milikku seutuhnya. Batin linda.
Saat kevin sudah sampai di tempat bermain anak anak. Dia tidak melihat melodi. Dia justru melihat kenan dan twins sedang asik bermain.
" Lihatlah linda. Mereka sedang bermain. Mereka tidak sedang di culik." ketus kevin.
" Aku bersumpah kevin. Tadi mereka di culik melodi."
__ADS_1
" Anak anak, kemarilah." Perintah kevin.
" Apa kalian melihat momy?" Tanya kevin.
Anak anak menggeleng.
" Apa momy melodi menculik kalian?"
Lagi lagi anak anak menggeleng.
" Tidak kevin. Pikiran mereka pasti sudah di racuni oleh melodi. Jelas jelas tadi aku melihat dengan mata kepalaku sendiri."
" Hentikan linda. Aku tidak suka kau terus menyalahkan melodi. Ayo, kita pulang sekarang."
Kevin menggandeng anak anak.
" Kevin tunggu..."
Saat linda berjalan menyusul kevin. Dia melihat melodi sedang tersenyum penuh kemenangan.
" Kau.. Dasar j*lang." Teriak linda.
" J*lang teriak j*lang. Gak malu apa?" Ucap melodi.
" Dengar kau tidak akan bisa merebut kevin dariku. Dia milikku. Dan hanya akan menjadi milikku." Ancam linda.
" Aku tidak akan merebutnya. Ambil saja. Kau memang suka barang bekas ya.." Enjek melodi kemudian berlalu meninggalkan linda.
" Melodi. Lihat saja, aku akan buat perhitungan denganmu."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Jangan lupa like...
__ADS_1
...komen...
...hadiah...