
Saat linda dan kevin tengah bergulat mesra. Melodi justru sangat gelisah. Karena kevin tak kunjung datang, Hari sudah mulai gelap.
" Momy.. momy kenapa?" Tanya kenan
" Tidak apa apa sayang. Momy hanya mengkhawatirkan dady. Sudah mulau gelap, diluar hujan deras. Apa dady baik baik saja." Ucap melodi.
" Sudah coba momy telepon?"
" Sudah sayang. Nomornya tidak aktif. Itulah, kenapa momy jadi khawatir."
" Kenapa tidak menelpon paman han saja." Celoteh kenan.
" Iya ya. Kenapa momy tidak kepikiran."
Melodi segera menghubungi han, untuk menanyakan perihal kevin. Namun han tidak mengetahuinya. Membuat melodi semakin risau.
" Sebenernya kemana dirimu ken.." Lirih melodi.
" Mom.." Panggil kenan.
" Ya sayang.."
" Apa dady bersama paman han?"
" Iya. Ternyata dady bersama paman han. Dan hp nya lowbat. Jadi dady tidak bisa menghubungi momy." Ucap melodi bohong.
" Benar kah. Momy saja terlalu khawatir."
" Iya iya. Ya sudah, ayo kembali tidur."
Melodi mengantar kenan ke kamar nya, dan memastikan semua anak anak sudah tidur.
Sementara di tempat tidur yang lain...
" Astaga apa yang sudah aku lakukan. Pukul berapa ini?."
Kevin terkejut saat mendapati dirinya dan linda tanpa sehelai benang pun.
Kevin bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
" Ak..aku sudah menodai pernikahan ku dengan melodi." Ucap kevin, di bawah hangatnya air shower.
Saat kevin tengah membilas tubuhnya, sepasang tangan memeluknya dari belakang.
" Kau disini rupa nya.." Ucap linda.
" Hentikan linda. Kita sudah melewati batas."
" Kenapa?, bukankah kau juga menyukai nya. Kau bahkan menikmati permainan kita." Ucap linda.
" Apa kau ingin lagi.." Linda memainkan sesuatu yang membuat kevin merinding.
" Stop linda." Kevin menghempas kasar tangan linda, hingga ia terjatuh.
" Ken.. Kau mau kemana?" Teriak linda, saat kevin mengambil handuk dan keluar dari kamar mandi.
" Sial." Gerutu linda.
Saat linda sudah berganti pakaian, di lihatnya kevin sudah hilang dari kamarnya. Dia melupakan pakaian yang ia kenakan sebelum nya. Dan pulang dengan pakaian yang di berikan linda.
__ADS_1
..
Ceklek...
Dengan sangat hati hati, kevin membuka pintu kamar.
" Darimana?" Ketus melodi mengejutkan kevin.
" Sayang.. Kau mengagetkan ku." Ucap kevin.
" Darimana? dan baju siapa ini? kenapa ponsel mu tidak dapat di hubungi?"
" Itu.., tadi aku dan han terjebak hujan. Jadi aku tidur di rumah han. Dan ini adalah pakaian nya." Ucap kevin.
" Hmm, ya sudah. Sebaiknya kau tidur. Kau pasti lelah kan." Ucap melodi.
" Kau tidak marah?" Tanya kevin.
" Tentu saja tidak." Melodi tersenyum.
" Kau tidurlah dulu. Aku akan ganti pakaian. Pakaian ini terasa sesak." Ucap kevin, kemudian pergi ke ruang ganti.
" Kenapa kau berbohong ken?, baru tadi kau berjanji akan berbagi semua nya dengan ku. Dan sekarang kau mengingkari nya. Aku harus mencari tahu sendiri." Guma melodi.
...----------------...
Hari demi hari, minggu ke minggu, di lalui kevin dengan rasa gundah dan gelisah.
Disisi lain ada melodi, istri nya. Disisi lain ada linda, yang begitu sempurna dalam memuaskan nafsu kevin yang tinggi.
Setiap hari bayangan linda di atas ranjang selalu menghantui pikiran kevin.
Itulah kenapa kevin, selalu merindukan linda. Linda sudah menjadi candu nya sekarang.
Ting..
Tong...
" Bi seperti nya ada tamu.." Ucap melodi kepada seorang pelayan yang lewat.
" Nyonya.., Ada yang ingin bertemu nyonya."
Melodi menoleh, dan dia cukup terkejut melihat linda datang.
" Masih punya nyali kau datang kesini?" Ketus melodi.
" Santai. Aku kesini hanya mengantarkan ini."
Linda menyerahkan paper bag pada melodi
Melodi membuka nya, dan betapa terkejutnya dia, saat mengetahui isi dari paper bag tersebut adalah pakaian kevin.
" Kenapa ini a..."
Belum selesai melodi berbicara, linda sudah hilang dari pandangan nya.
" Aku harus segera mencari tahu."
..
__ADS_1
Di apartemen, linda masuk dengan senyum mengambang di bibirnya. Saat dia hendak masuk, pintu nya tidak lagi terkunci.
" Alex." Guma linda.
" Hai sayang. Darimana saja kau?, aku merindukan mu." Ucap alex yang langsung menci*mi linda.
" Aku barusaja memberi melodi kejutan." Ucap linda.
" Apa itu?"
" Aku memberi nya pakaian kevin yang tertinggal disini." Ucap linda.
" Lalu?"
Alex tidak menangkap arah pembicaraan linda. Karena dia sibuk menjelajah tubuh linda.
" Kevin sudah terbuai dengan sentuhanku. Jadi aku akan dengan mudah menghancurkan rumah tangganya. Dan mendapatkan kembali kevin."
" Ya ya. Tapi ingat, kau hanya akan melayaniku. Bukan kevin. Tubuhmu adalah milik ku." Ucap alex.
" Tentu saja." Ucap linda membalas sentuhan alex.
"Aku merindukan permainanmu. Ayo kita ke kamar." Bisik linda.
Alex membopong tubuh linda.
" Kau yang memimpin permainan, oke." Ucap linda sambil meninggalkan semua pakaian nya.
" Oke. Bersiaplah merasakan sesuatu yang sangat indah."
...
" Tuan..."
" Informasi apa yang kau dapatkan?"
" Ibu melodi meninggal sekitar dua tahun lalu. Dan sekarang, seperti nya sang suami menduakan nya."
" Kurang ajar. Apa melodi mengetahui nya?"
" Aku rasa belum tuan. Mengingat nona melodi masih tinggal di mansion itu."
" Hmm, pantau terus melodi dan suami nya. Jika terjadi sesuatu. Segera hubungi aku.
" Baik tuan.."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Jangan lupa like...
...komen...
...vote...
...hadiah...
__ADS_1