CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Bertahanlah Daniel


__ADS_3

Daniel segera melajukan kendaraan nya, menuju sebuah toko es krim yang letak nya tak jauh dari gedung ryan.


" Kau yakin luci ada disini?" Tanya melodi.


" Sangat yakin."


Daniel memarkirkan mobil nya. Dan langsung mengajak melodi masuk.


" Momy..."


" Luci."


Melodi berlari ke arah luci yang tengah makan es krim.


" luci kenapa bisa ada disini?, luci datang bersama siapa?"


" Dengan ku."


Seseorang datang dari ruangan lain.


" Alex??" Ucap daniel.


" Daniel..! Aku kira ryan yang akan datang. Oh. Bagaimana aku bisa lupa, ryan kan sedang berbahagia sekarang. Kira kira bagaimana reaksi nya ya, saat tau adik dan keponakan tersayang nya. Ada dalam genggamanku."


" Apa mau mu?" Tanya daniel.


" Mau Ku?. Dengar, ryan sudah membuatku menderita. Sekarang giliran ku." Ucap alex.


Alex mengeluarkan pistol, menarik pelatuk, dan mengarahkan ke arah melodi, yang tengah berlari membawa luci keluar.


Dor !!


Melodi menoleh, lagi lagi daniel menyelamatkan diri nya.


" Mau jadi sok jagoan rupa nya." Ucap alex.


Alex menarik pelatuk nya lagi. Daniel segera memutar tubuh nya. Dia memeluk luci dan melodi.


Dor !!


Dor !!


Dua peluru melesat dengan kencang menyentuh tubuh daniel. Satu peluru menembus bekas luka di bahu daniel hingga mengenai melodi.


" Argh.." Melodi kesakitan


" Mom.." Ucap luci, saat melihat bahu melodi mengeluarkan dar*h.


" Uhuk..." Daniel muntah d*rah.


" Daniel. Ka..kau baik baik saja."

__ADS_1


Daniel hanya tersenyum kepada melodi. Dia bangkit sambil menahan luka tembakan.


" Ckckckck... Daniel daniel, siapa dia hingga kau melindung nya, dengan mempertaruhkan nyawa mu sendiri." Alex tersenyum smirk.


" Siapa dia bagi ku. Itu tidak penting untukmu." Daniel mengeluarkan sebuah pistol dari saku kemeja nya.


Dor !!


Dengan gerakan cepat, alex menembak jatuh pistol milik daniel.


" Argh..."


Daniel mengerang kesakitan. Karena tangan nya terkena percikan api dari pistol yang tertembak.


" Sampai jumpa di neraka." Ucap alex sambil menodongkan pistol tepat ke arah jantung daniel, dan..


Dor....


Bersama dengan melesat nya peluru, melodi mengambil sebuah belati yang ada di belakang punggung daniel, lalu melemparkannya tepat ke arah jantung alex. Setelah melempar belati, melodi segera merangkul tubuh daniel dan luci, agar mereka menunduk.


Pyaar !!


Jleb !!


Bersamaan dengan peluru mengenai kaca. Belati yang di lempar melodi, menancap sempurna ke jantung alex.


" Kau..."


Belum sempat alex mengarahkan pistol nya kepada melodi. Diri nya sudah tumbang lebih dulu.


Daniel memegang dada nya yang terus mengeluarkan darah.


" Daniel.."


Melodi tidak menghiraukan luka pada dirinya. Dia langsung mengangkat kepala daniel. Dan memeluk nya


" Daniel bertahanlah. Aku akan segera menelepon ambulans."


" Mel.."


Tangan daniel menyentuh kepala melodi. Mendekatkan wajah melodi pada nya. Dengan terbata daniel mengucapkan,


" I LO...VE YO...U, WI..LL Y...UO., uhuk uhuk MA... uhuk uhuk... RY... M......."


Mata daniel tertutup, sebelum sempat menyelesaikan kata kata nya.


" Daniel.."


Melodi menepuk nepuk pipi daniel.


" Daniel..."

__ADS_1


" Daniel bangun, mau belum menyelesaikan kata kata mu.."


" DANIEL...." Melodi histeris. Dia menangis, sambil memeluk daniel.


" Daniel, I love you to. I Will to marry you.., Daniel bangun. DANIEL...,ahhhhh.!" Ucap melodi sambil terus menangis dan berteriak dengan kencang.


Wiuwiu wiuwiu.....


Bersama dengan melodi menekan tombol panggilan darurat. Polisi datang, karena mereka mendengar suara tembakan lebih dari 2x.


Polisi yang datang segera membawa melodi dan daniel ke rumah sakit. Dengan menaiki mobil ambulans, yang barusaja tiba. Luci memeluk ibu nya, yang terus menangis. Bukan karena luka tembak. Melainkan karena daniel.


Sedang polisi yang lain, langsung mengevakuasi jasad alex.


" Siapa pria ini?" Tanya seorang polisi


" Seperti nya, wajah nya tidak asing. Apa kau mengenalnya." Jawap polisi yang lain.


" Bukankah dia adalah alex, buronan yang kabur atas kasus penculikan adik dari tuan ryan?" Sergah rekan polisi yang lain.


" Wanita yang terluka tadi...."


" Adik tuan ryan."


" Jika dia memang adik tuan kevin. Kita harus segera memberi tahu tuan ryan."


Dua polisi mengangkat jasad alex, sedang dua lain nya menuju gedung tempat resepsi ryan di gelar.


Polisi tahu, jika ryan sedang mengadakan pesta di dekat sini. Jadi dia segera datang untuk memberi tahu ryan.


Sesampai nya disana. Polisi segera meminta ijin masuk ke dalam, karena ada hal darurat mengenai keluarga ryan.


Para mafioso tidak ingin para tamu menjadi kacau dengan kedatangan polisi. Jadi mafioso meminta polisi menunggu, dan membiarkan mafioso menyebarkan berita ini lewat perantara sesama mafioso. Hingga berita ini sampai pada ryan, tanpa harus membuat para tamu undangan panik.


" Baiklah. Segera katakan pada tuan ryan. Jika benar wanita itu adalag adik nya. Dia di bawa ke Rumah Sakit HEALTHCARE yang ada di ujung jalan ini." Ucap polisi.


" Baik. Terima kasih atas informasi nya."


Pyaar....!!


Ryan langsung menjatuhkan gelas nya setelah menerima kabar dari mafioso yang menyamar sebagai pelayan pembawa minuman.


Ryan langsung berlari meninggalkan diandra. Diandra hendak mengejar. Namun mafioso melarangnya. Agar tidak terjadi kepanikan di tengah tengah acara, dan juga para tamu undangan.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Kasih like dan komen ya kak ☺️...

__ADS_1


...Hadiah juga boleh....


...Besok jangan lupa, sisai vote buat karya ini yaa πŸ€©πŸ€©πŸ€©πŸ™πŸ™...


__ADS_2