
" Kau sedang apa?" Kevin memeluk melodi dari belakang.
" ken, kau mengagetkan ku. Lepaskan ken, bagaimana jika anak² melihat." Melodi berusaha melepas tangan yang melingkar di pinggang nya.
" Tidak mau, aku masih sakit dan butuh vitamin." bisik kevin membuat melodi geli.
" Ehem... Maaf tuan muda." Suara han sukses membuat melodi berhasil melepaskan tangan kevin
" Bisa kah kau mengetuk pintu dulu han." Ketus kevin.
" Tapi disini tidak ada pintu tuan."
" Sekertaris han, apa kau ingin ikut makan siang bersama?." Tawar melodi.
" Tentu saja nona.... Kalau di ijinkan." Han melirik kevin yang menatapnya tajam.
" Ken..." Menatap kevin yang melotot pada han.
" Kalian duduklah, aku akan memanggil anak²." Ucap melodi meninggalkan kevin dan han.
Glek.. Han merasakan hawa mencekam setelah melodi pergi.
" Aaa... Tu..tuan sebaiknya aku makan diluar." Gugup han.
" Duduk!" Ketus kevin.
" Ada perlu apa kau kemari?."
" Aku mengkhawatir kan tuan, jadi aku datang untuk melihat apa tuan membutuhkan sesuatu."
" Ya kau benar han, aku sedang butuh sesuatu. akhir² ini aku merasa sesak di dada" Ucap kevin dengan suara yang mulai melunak.
" Apa sangat darurat?" Han dengan nada khawatir.
" Sepertinya sangat emergency."
" Apa perlu aku menghubungi dokter candra tuan?."
" Sepertinya begitu. Kemari lah han, sentuh dadaku." Kevin menarik tangan han.
" Apa kau merasakan nya han?"
__ADS_1
" Merasakan apa tuan?, " han bingung.
" Ck, tidakkah kau merasakan getaran itu han?, seperti gempa bumi. Saat aku bersentuhan dengan melodi han."
" Tuan.. Kau sedang jatuh cinta." Ucap han dengan gembira
" Ya han, aku jatuh cinta han." Kevin tersenyum lebar.
" Selamat tuan, selamat. Kau sudah mencair tuan." Hendak memeluk kevin
" hei, apa maksud mu mencair?, kau kira aku manusia es??!!" Ketus kevin.
" Apa saja lah tuan, asal kau bahagia." Han tak kuasa menahan rasa gembira nya. Dia pun memeluk kevin.
Saat kedua nya asik berpelukan, melodi dan anak² datang. Dan terkejut.
" Momy, mereka sedang apa?" tanya riana.
" Mereka sedang berpelukan!" ketus kenan
" Tapi kenapa dengan paman han?" saut riana.
" Apa dady menyukai paman han?" Ucap briana.
" Haaa..., apa dady lebih menyukai paman han daripada momy?" Riana memandang melodi yang menahan diri agar tidak tertawa.
Kevin dan han yang mendengar suara bisik², langsung melepaskan diri.
" Anak², kenapa berdiri di situ?, ayo kita makan." Ketus kevin menutupi rasa malu nya. Ia tau mereka pasti memikirkan hal yang tidak².
" Dady, apa kau akan menikahi paman han?" ucap riana.
" Ppffff...." Melodi menahan tawa nya, melihat han dan kevin melolot dengan perkataan riana.
" Sayang, kenapa kau bicara begitu?"
" Kami melihat dady berpelukan dengan paman han, kata bu guru dua orang dewasa yang berpelukan adalah sepasang kekasih." Timpal kenan santai.
" ppfff, hahahahah...." Melodi tertawa sambil memegangi perutnya.
" Momy, kenapa momy tertawa?!." Ketus kenan.
__ADS_1
" Hahaha, maaf maaf sayang." Melodi mengelus rambut kenan.
" Jadi ...."
" Sayang paman tidak mencintai dady kalian, masak terong makan terong." Ucap han.
" Ha??, terong?. Apa itu terong momy?, memangnya terong bisa makan dirinya sendiri?" Ucap twins.
" Emmm... aaa... emmm..., dady akan menjelaskan, momy harus ke kamar mandi, tata titi tutu." Melodi berlari meninggalkan meja makan, namun bukan untuk ke kamar mandi, tapi menghindari pertanyaan dari twins.
" Han, kau membuatku dalam masalah, kenapa membicarakan sesuatu yang membuat jiwa kepo mereka meronta²." bisik tajam kevin pada han.
" Maafkan aku tuan, aku tidak sengaja."
" Dad...?" Twins menatap kevin dengan tatapan membunuh.
" Mmm.. dahulu kala terong punya kaki dan tangan. Suatu hari mereka kelaparan dan terpaksa memakan saudara² nya sendiri." Karang kevin
" Tapi apa hubungannya dengan dady dan paman han?." Ucapan kenan berhasil membuat kevin menggaruk² kepalanya.
" Mmm, paman han yang akan menjelaskan. Benarkan han?" Kevin menepuk² bahu han.
" Aw... aw.. aduh.. sepertinya dady harus ke toilet. tata titi tutu." kevin melesat bagai jet.
" Paman...." Han mendapat tiga tatapan mematikan.
Habislah aku. Batin han.
..
..
..
..
..
...Jangan lupa like...
...komen...
__ADS_1
...vote...
...hadiah...