
" Selamat siang, cucu² oma." jenny menciumi mereka secara bergantian.
" Ohya, kenalkan. Ini adalah pengasuh baru kalian." ucap jenny menunjuk ke arah jenny
Mereka menoleh dan...
Satu..
Dua..
Tiga..
" aunty cantik .." Spontan mereka langsung berhamburan memeluk melodi, jenny melihatnya dengan terheran².
" Benar, aunty cantik yang akan mengasuh kami." Ucap kenan, yang hanya di balas anggukan oleh melodi.
" Hore hore." Teriak twins sambil melompat².
" Tunggu tunggu. Apa kalian mengenalnya?." Tanya jenny penasaran.
" Oma, dia adalah aunty cantik yang selalu kami ceritakan." jawap kenan.
" Ah..., ternyata aunty ini orangnya?, yang selalu kalian sanjung di depan oma." ucap jenny sambil tersenyum.
" Maaf nyonya, saya tidak tau jika saya harus menjadi baby sister mereka." Ucap melodi.
" Tidak apa², justru saya senang. Jadi saya tidak perlu khawatir. Saya yakin kamu akan menjaga mereka dengan baik." Ucap jenny.
" Ohya, soal gaji. Nanti bicarakan dengan asisten anak saya, oke." tambah jenny.
" Baik nyonya."
Waktu berjalan begitu cepat. Jenny senang melihat melodi begitu baik merawat mereka.
" Nyonya, anak² sudah masuk ke dalam kamarnya, saya rasa mereka sudah tidur. Sekarang bolehkan saya pulang." Ijin melodi.
__ADS_1
" Ya, tentu saja melodi. Maaf hari ini kau tidak dapat bertemu dengan asisten anakku untuk membahas gaji mu." ucap melodi.
" Tidak apa² nyonya, mungkin lain hari." ucap melodi, kemudian undur diri.
Sesampainya di gerbang utama.
" Kenapa sepi sekali?, apa akan ada bus?, semoga saja masih ada." Melodi berjalan sambil melihat ke arah jam tangannya.
Melodi berdiri di halte, berharap ada bus yang masih melintas. Hingga...
Byur...
Baju melodi basah terkena genangan air, karena mobil yang melintas.
" HEI DASAR, KAU TIDAK PUNYA MATA YA." teriak melodi, sambil melemparkan sepatu nya kekaca belakang mobil.
Bug.
Sepatu itu tepat mengenai mobil, kemudian mobil itu berhenti dan terlihat mundur.
" Kau..." tunjuk melodi saat pengemudi mobil itu turun.
" Apa masalahmu, hah?." ucap pengemudi itu, yang tak lain adalah kevin.
" Lihatlah, kau membuatku basah kuyup." Oceh melodi.
" Lalu, apa urusannya denganku, salah kau sendiri yang berdiri di dekat jalan." Bela kevin
" Dasar kau memang tuan arogan." ucap melodi dengan nada emosi.
" Sudahlah, aku tidak ingin ribut, berapa harga bajumu? mungkin hanya seharga jajan anak²ku." Ucap kevin sambil mengeluarkan beberapa lembar uang.
" Aku tidak butuh uangmu, dasar arogan." ucap melodi.
__ADS_1
" Baiklah, wanita sombong." Ucap kevin, kemudian masuk dan menjalankan kembali mobilnya.
" Ah sial." Gerutu melodi.
Tak lama kemudian, ada taxi yang melintas, melodi pun menghentikan taxi.
" Mau kemana nona?." Tanya sopir taxi itu.
" ke jalan xxxx". ucap melodi
...Skip....
Dirumah melodi...
" Aku pulang." Ucap melodi sambil menutup pintu.
" Mel, kenapa dengan baju mu?, apa diluar sedang hujan." Tanya ibu saat melihat baju melodi yang basah kuyup.
" Tidak, tadi ada mobil yang melintas digenangan air, jadi aku terkena semburannya." terang melodi.
" Kalau begitu mandi dan ganti bajumu, nanti kau sakit." Ucap ibu.
" Dimana lulu, apa dia sudah tidur." Tanya melodi.
" Dia sudah tidur beberapa saat yang lalu."
" Baiklah, kalau begitu aku akan naik, dan bersiap tidur. Momy tidurlah. Jangan terlalu sering begadang." Ucap melodi sambil mencium pipi ibu nya.
...Jangan lupa like...
...komen...
...vote...
__ADS_1
...hadiah...