CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Aku bahagia untukmu.


__ADS_3

Hari ini adalah hari bersejarah untuk daniel. Pasal nya ini adalah pernikahan nya yang pertama baginya. Dan daniel berharap, pernikahaan ini akan menjadi yang terakhir untuk nya.


Sementara melodi menatap luci dan twins secara bergantian.


Tuhan, semoga ini adalah pernikahaan terakhirku. Aku tidak mau setiap anak ku memiliki ayah yang berbeda. Batin melodi.


Melodi hampir saja menangis, jika ara tidak datang..


" Mel, kau sudah siap?" Tanya ara.


" Ya. Aku siap."


Ara memerintahkan baby sister untuk membawa twins dan luci.


" Ayo."


Ara mengandeng melodi keluar, dan mereka bersiap menuju altar pernikahaan.


Tak pernah terbersit dipikiran melodi, bahwa dia akan menikah hingga tiga kali.


" Apakah mempelai sudah siap" Tanya pendeta.


" Sudah.." Jawap melodi dan daniel.


" Saya mulai.."


"-----"


"------"


" Saya nyatakan, kalian adalah pasangan suami istri, silahkan mencium pengantin anda."


Daniel membuka penutup muka melodi, dan bersiap mencium nya.


Cup.


" Prok prok prok prok prok..."


Suara tepuk tangan dari para tamu undangan yang ikut hadir, menyaksikan pemberkatan mereka.


" Selamat untuk kalian." Ara memeluk melodi.


" Terima kasih kak."


" Ingat, jaga baik baik adik ku." Ucap ryan.


" Tentu, aku janji akan membuatnya bahagia.."


Tap


Tap


Tap


Terdengar suara langkah kaki, yang semakin mendekati daniel dan melodi. Seorang wanita, berjalan menerobos kerumunan orang yang hendak mengucapkan selamat pada mereka.


" Viona.." Daniel terkejut, viona ada disini. Di hari bahagia nya.


" Selamat ya.."


Viona menjulurkan tangan nya. Daniel menjabat tangan viona.


" Aku bahagia untukmu." Ucap viona lagi.


" Terima kasih."


Viona lalu berjalan ke arah melodi, dan berjabat tangan dengan nya.


" Selamat ya, kau adalah wanita paling beruntung yang bisa memiliki pria seperti daniel."


" Thanks you."


Setelah memberikan selamat kepada daniel, dan melodi. Viona pergi.


" Itu saja?, tidak ada drama?" Tanya melodi.


" Drama?"

__ADS_1


" Ya seperti saat kau terluka dulu. Dia sangat dramatis."


" Hehe, itu kan dulu. Sebelum dia tau bahwa aku adalah milikmu." Ucap daniel .


" Benarkah?"


" Ya.., bersiaplah. Malam ini, akan menjadi malah terindah untukmu." Bisik daniel.


" Bukan kah seharusnya aku yang mengatakan itu?" Ledek melodi.


" Tidak. Aku akan membuat mu serasa di surga. Hingga kau tak ingin malam berakhir."


" Really?"


" Ya., tunggu saja."


...


Malam hari nya, tidak ada pesta. Karena semua sudah menjadi satu saat acara pemberkatan.


" Ini tiket kalian?" Ucap danang.


" Tiket, untuk apa?"


" Kalian akan berbulan madu di pulau yang baru saja papi dan mami beli, selama sepekan."


" What??" Melodi terkejut.


" Terima kasih papi." Daniel langsung memeluk danang.


" Berbahagialah. Dan segera beri aku cucu." Bisik danang.


" Tapi anak anak?" Tanya melodi.


" Biar mami yang mengurusnya, mami senang menjaga nya." Ucap ismi


Melodi menatap ryan dan ara secara bergantian. Merek mengangguk.


Dan malam itu juga, semua keluarga mengantar kepergian melodi dan daniel, ke depan mansion. Dimana sebuah mobil sudah siap dan tinggal menunggu mereka.


" Have fun.." Bisik ara sambil memeluk melodi.


Melodi mendatangi ryan, dan memeluk nya.


" Terima kasih untuk semua nya bang."


" Berbahagialah selalu."


Ryan menghapus airmata melodi, dan mengusap lembut pipi nya.


Setelah berpamitan kepada ke dua orang tua daniel, serta ke tiga anak melodi. Mereka memasuki mobil dan berangkat menuju sebuah pulau yang jauh dari kota.


Setelah menempuh perjalanan darat selama 1 jam, dan perjalanan laut selama 20 menit. Mereka sampai pulau kecil, dimana hanya ada satu rumah di sana.


Daniel langsung menggendong melodi menuju kamar pengantin mereka, yang sudah di hias sangat indah.


Melodi turun dari gendongan daniel, dan kagum pada hiasan kamar mereka yang sangat indah dan terkesan sangat romantis. Menambah gairah bagi kedua nya, untuk segera melakukan senam ranjang, dan bergulat.


Daniel menyingkap rambut belakang melodi dan menciiwm leher melodi.


" Beri aku waktu untuk bersiap." Ucap melodi.


" Baiklah. Aku tunggu kau di kolam air hangat yang ada di belakang rumah ini." Bisik daniel.


Daniel keluar, sedang melodi masuk ke kamar mandi dan mencuci muka nya.


" Kenapa aku jadi gugup. Bukankah aku sudah pernah melakukan ini?" Lirihnya.


Melodi membuka semua pakaian nya, dan hanya mengenakan baju komono. Ia berjalan keluar kamar, dan mencari kolam renang.


" Kemarilah, air nya sangat menenangkan" Panggil daniel.


Kolam air hangat, dengan taburan bunga mawar di seluruh kolam, serta lilin dan ara terapi yang sangat menenangkan jiwa.


Melodi mendekat, dia tau jika daniel sudah meninggalkan semua pakaian nya. Jadi dia membuka handuk kimono, dan berjalan memasuki kolam.


Glek.

__ADS_1


Daniel menelan saliva nya, melihat pemandangan indan nan eksotis di hadapan nya. Daniel junior juga merasakan kehadiran sangkar untuk nya, dia terlihat sangat bersemangat.


Daniel mendekati melodi. Membasahi rambut melodi.


" Kau sangat cantik." Bisik daniel.


" Aku.., aku merasa gugup."


" Bukankah tadi kau yang sangat percaya diri?" Goda daniel.


Melodi tersipu malu.


Daniel mendekatkan tubuh nya ke tubuh melodi. Saat tubuh mereka menyatu, mereka seperti tersengat aliran listrik.


" Wow, daniel junior sudah terbangun." Bisik melodi.


" Ya, dia bangun saat melihat mu berjalan memasuki kolam."


Melodi menatap daniel. Daniel mengajak melodi duduk hingga tubuh mereka tenggelam di dalam air.


" I love you." Ucap daniel


" I love you to.."


Daniel menciwm bibir melodi. Mereka saling bercwmbu dengan tubuh mereka yang terendam di dalam air.


Perlahan, ciwman mereka menjadi semakin ganas dan bergairah.


" Bolehkah aku?" Tanya daniel sambil menatap bidang dada melodi.


" Ya, mereka milikmu sekarang."


Daniel tersenyum, lalu kembali menciwm bibir melodi. Tangan nya mulai meremas bukit sintal milik melodi.


" Argh..."


Melodi mengerang, dia sentuhan daniel berbeda dari sentuhan orang yang pernah menyentuhnya. Diangkatnya tubuh melodi, hingga dada nya keluar di permukaaan.


Cup


Cup


Cup


Daniel langsung melwmat nya.


" Hmmmp..."


Melodi menikmatinya, daniel meninggalkan stampel kepemilikan di sana.


Malam itu, mereka melakukan nya di dalam kolam. Penyatuan indah dan nikmat, yang belum pernah di rasakan melodi.


" You are amazing.." Bisik melodi.


" Sudah ku katakan. Aku akan melakukan nya dengan cara ku sendiri."


Melodi menciwm leher daniel dan menciptakan tanda disana.


" uh, aku menyukai nya." Ucap daniel.


" Kau mau lagi.."


" Ya, aku ingin itu ada di seluruh tubuhmu. Tapi, sebelum itu. Aku ingin memberikan tanda itu dulu pada mu."


Byur....


Daniel menjatuhkan diri bersama melodi ke dalam kolam. Dan mereka melakukan nya lagi dan lagi.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa ...


...like...

__ADS_1


...komen...


...vote...


__ADS_2