
" Ken, kau mau kemana?." Tanya melodi, saat kevin berpakaian rapi.
" A..aku harus mengecek proyek di XXX. Proyek ini sangat penting."
" Ken. Ini akhir pekan. Jangan bilang kau lupa lagi akan janjimu pada anak anak." Ketus melodi.
" Janji?, oh astaga. Maafkan aku sayang. Aku benar benar lupa."
Drrttt drtyt drttt..
Ponsel kevin berbunyi.
" Ya halo?"
" ----"
" Ya. Saya segera kesana."
" Maafkan aku sayang. Mereka sudah menungguku. Emm, bagaimana jika kau ke taman bersama anak anak ditemani nana. Oke, aku akan menyusul begitu aku selesai. oke. Bye."
Cup.
Kevin mencium bibir melodi, kemudian bergegas pergi. Bukan ke proyek, melainkan ke apartemen linda. Ya, seseorang yang menelpon tadi adalah linda.
" Mom.. Dady pergi lagi?" Tanya riana.
" Maafkan dady ya, dady sedang ada pekerjaan penting." Ucap melodi lembut.
" Kenapa sekarang dady selalu sibuk saat akhir pekan?." Celoteh luci
" Iya, biasanya kita selalu pergi saat akhir pekan." Imbuh riana.
" Bagaimana jika kita ke taman bersama aunty nana. Kalian mau?"
Hening.
" Ayolah, ini pasti akan menyenangkan. Momy janji."
Melodi mencoba membujuk anak anak yang terlihat sedih.
" Kalian boleh makan es krim sepuasnya. Bagaimana?" Tawar melodi.
" Momy janji?" Ucap kenan.
" Kami boleh makan sepuasnya?" Timpal luci.
" Momy tidak akan melarang kami memilih rasa apa saja yang akan kami makan?" Imbuh riana.
" Momy akan membiarkan kami makan es krim sampai kami puas?" Ucap briana.
Melodi menghela nafas, kemudian tersenyum dan mengangguk, tanda setuju.
" Hore..."
" Terima kasih momy..."
Anak anak bersorak gembira. Mereka kemudian bergegas ke kamar untuk bersiap siap.
Melodi menelpon nana, untuk bertanya apakah nana bersedia ikut mereka ke taman.
Dan seperti biasa, nana dengan senang hati menerima tawaran melodi.
" Lo, na. Kau bersama han" Tanya melodi saat nana datang bersama han.
" Iya, ini akhir pekan kan. Jadi dia akan ikut kita ke taman." Ucap nana.
" Bukannya kalian harusnya mengunjungi proyek?" Melodi menatap han.
" Proyek itu sudah rampung dua hari yang lalu. Memangnya kenapa?" Tanya han.
" Emm, tidak apa apa. Ya sudah, aku panggil anak anak dulu ya."
Melodi kemudian pergi meninggalkan nana dan han.
__ADS_1
" Nona melodi, kemana tuan muda, apa dia tidak ikut." Tanya han, sambil menyetir mobil.
" Dia bilang akan mengunjungi proyek. Aku pikir dia pergi bersama mu."
" Proyek?, proyek yang mana lagi ya?." Pikir han.
' Entahlah.."
Hening. Mereka memilih diam dengan pikiran masing masing.
Hanya suara candaan anak anak yang menghiasi perjalanan mereka.
" Hore.. kita sampai." Seru anak anak saat mobil sudah memasuki area taman.
" Ingat, kalian harus selalu bersama. Tidak boleh berpisah. Bermain permainan yang sama dan bergantian. Oke?" Terang melosi.
" Oke mom..." Jawap mereka serentak.
...
" Kevin kau datang?" Ucap linda.
" Tentu saja, apapun untukmu.." Kevin langsung mencumbu linda.
" Wo wo wo, tenang sayang. Kau begitu ambisi ya.." Ucap linda.
" Bagaimana bisa aku menahan nya, jika kau berpakaian seperti ini?."
" Baiklah baiklah. Ayo kita ke kamar."
Linda menarik kevin masuk ke dalam kamar. Dan mereka melakukan nya lagi dan lagi.
Permainan itu membuat linda kelelahan dan tertidur.
" Apa yang sudah aku lakukan, kenapa aku jadi tergila gila pada nya. Aku..aku sudah menyakiti hati melodi. Hubungan ini, pernikahanku, bisakah aku mempertahankan semua nya." Ucap kevin sambil melihat linda yang tertidur pulas.
Kevin mengambil ponselnya dan menghubungi melodi.
" Hai sayang.." Sapa kevin.
" Apa kalian sudah sampai di taman." Tanya kevin.
" Sudah, kebetulan han juga ikut. Jadi adalah laki laki untuk menemani kenan bermain." Sindir melodi.
" Maafkan aku, tidak bisa menemani kalian."
" Tidak apa apa ken, kau kerja juga untuk kebaikan anak anak."
Suara lembut melodi seperti pedang yang menusuk hati kevin. Seketika, perasaan bersalah menyelimuti hati kevin.
" Halo, halo.. ken.. sayang, kau masih di sana?" Suara melodi mengejutkan kevin.
" Ah iya iya. Emm, aku tutup dulu ya. Aku akan menyusul begitu selesai."
" Tidak usah. Santai saja, ada han yang menjaga anak anak."
" Baiklah. Have fun.."
Kevin memutus panggilan, meletakan ponsel dan berjalan menuju kamar mandi.
Saat kevin mandi, linda memeluknya dari belakang.
" Sayang.. lagi lagi kau meninggalkanmu." Ucap linda.
" Linda. Aku berpikir untuk mengakhiri ini." Ucap kevin.
" Kenapa?, kau tidak lagi mencintaiku?, atau kau hanya mencintai tubuhku?" Ucap linda.
" Tidak. Aku, aku hanya memikirkan perasaan melodi. Aku sudah merusak kepercayaan nya."
" Ah kevin. Kau tidak merusak apapun. Aku bahagia, walau kita menjalin hubungan seperti ini. Lagipula aku juga sedang hamil anakmu. Satu bulan lagi, kita bisa melakukan tes DNA. Dan jika terbukti anak ini adalah anakmu. Aku yakin melodi mau menerimaku. Dan kau harus membawaku kembali ke mansion. Aku ingin tinggal disana, dan selalu dekat denganmu." Ucap linda dengan bangga.
" Linda..." Desah kevin, saat linda mulai bermain di area sensitif kevin.
__ADS_1
" Aku akan selalu memuaskanmu, tanpa kau minta." Bisik linda.
Kemudian mereka mengulang pergulatan panas yang memicu adrenalin.
...
" Melodi, katakan. Apa yang terjadi di antara kalian. Nana bilang, kau pernah memergoki kevin menggendong linda." Tanya han.
" Aku juga melihat dia berdua di dalam mobil. Mereka seperti melakukan adegan it it it..."
Melodi mensensor perkataan nya, berharap mereka paham tanpa harus diucapkan dengan jelas.
" Kau yakin?" Tanya nana.
" Ya, dan sebelum aku menangkap basah mereka. Adam datang mengejutkanku."
" Adam?" Alis han mengkerut.
" Mantan suami melodi." Ucap nana.
" Lalu?" Sambung han.
" Dia ingin bertemu dengan luci. Dia bilang ingin dekat dan mengenal luci." Terang melodi.
" Kau mengijinkan nya?" Ucap nana.
Melodi mengangguk.
" Astaga melodi.. Bagaimana jika dia mengambil luci?"
" Lalu aku harus bagaimana, aku tidak bisa membiarkan luci terus menganggap kevin adalah ayah kandungnya. Luci harus tau siapa ayah kandungnya. Untuk berjaga jaga, jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan."
" Apa maksud mu?" Tanya han.
" Han, aku tau, kevin menyembunyikan sesuatu dariku. Dan aku tidak tahu. Apakah kau tau atau tidak. Tapi aku yakin, jika kevin..."
Melodi menghela nafas dan menjeda kata kata nya.
" Kevin apa?" Ucap nana.
" Kevin selingkuh dengan linda."
" Apa?!!" Han dan nana saling menatap karena terkejut.
" Tidak mungkin. Jelas jelas kevin tau, bahwa linda itu jahat." Terang han.
" Tapi itulah yang terjadi. Kau ingat han, saat aku menelpon untuk menayakan keberadaan kevin."
" Ya aku ingat."
" Dia ternyata ada di tempat linda."
" Bagaimana kau bisa tahu?"
" Beberapa hari setelah itu, linda datang ke mansion mengantar pakaian kevin."
Mata melodi mulai mengembun. Nana segera memeluk melodi.
" Stttt.. Kuatkan dirimu, jangan sampai anak anak melihatmu dalam keadaan ini." Bisik nana.
" Terima kasih na."
" Aku akan membantu mu mencari tahu." Ucap han.
Tak lama kemudian, anak anak datang dan menagih janji melodi, untuk membelikan mereka es krim.
Saat mereka sudah mendapatkan apa yang mereka mau, seseorang terlihat berjalan mendekati meja mereka.
" Melodi..."
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
Kasih like dong kak, hadiah kek, Komen kek, biar rame gitu. xixixi...