
" Melodi....."
" Kevin, kau disini?" Melodi terkejut mendapati kevin ada di sini.
" Aku sengaja ingin menjemputmu. Ayo kita rayakan." Ucap kevin sambil menarik tangan melodi.
" Eh eh... Bye riko. aku duluan ya.." ucap melodi sedikit berteriak karena ditarik kevin.
" Jangan terlalu dekat dengannya, tidak suka." Ketus kevin
" hei, apa peduli mu. Terserah aku dong mau dekat dengan siapapun. Lagipula aku kan hanya pengasuh buat anak²mu, bukan siapa²mu." ucap melodi santai.
" Yaa.... aku tidak suka saja karena kau masih terikat kontrak denganku, nanti kau tidak fokus pada anak²." Ucap kevin sedikit terbata.
" Oo, tenanglah. Aku akan tetap profesional." Ucap melodi santai
......................
" Terima kasih makan siangnya, kenken." Ucap melodi saat mobil kevin sudah berada di depan rumahnya.
" Sama sama." ucap kevin
" Emm, mel..." Ucap kevin saat melodi hendak turun dari mobil.
" Iya?..." Melodi menoleh pada kevin
" Emm.. tidak ada, hati²." Jawap kevin
" Haha, kau ini aneh. Memangnya aku mau menyebrang." kekeh melodi.
Saat melodi hendak membuka pintu, kevin menariknya dan mencium melodi. perlahan tapi pasti, kevin mulai ******* bibir seksi melodi.
" Ak... aku harus turun. Lulu pasti sudah menunggu." melodi sedikit mendorong kevin dan bicara terbata.
" Maaf.." Ucap kevin.
" Hmm, hati² dijalan." Ucap melodi.
__ADS_1
Setelah mobil kevin sudah tidak terlihat lagi, melodi masuk ke dalam rumah nya sambil terus memegangi bibirnya.
Kenapa aku selalu berdebar² saat dekat dengan kenken. Ah, apa yang aku pikirkan. Pasti tadi hanya kesalahan. Batin melodi.
" Ibu, lulu.. Kalian dimana ?" Teriak melodi saat memasuki rumah.
" Kami disini." Teriak ibu.
" Wah, sedang apa kalian?, Seperti nya sangat seru." ucap melodi saat melihat lulu sedang mengambar.
" Lihatlah mom.." Ucap lulu menunjukan buku gambarnya.
" Ini ?, kenapa lulu lagi² menggambar ini sayang?." ucap melodi lembut
" Momy, apa momy tidak tau?, ini adalah dady. Dan ini kak kenan, ini ri dan bri. Ini aku dan ini momy." Terang luci sambil menunjuk sebuah gambar.
" Kenapa lulu mengambar mereka." Ucap melodi.
" Bukankah mereka keluarga kita momy." Ucap lulu polos.
Melodi memandang ibunya yang hanya menggerakan bahu nya, tanda tak tahu apa yang lulu maksud.
" Aku ingin tidur dengan momy." Ucap lulu.
" Baiklah, ayo sayang." Melodi mengandeng luci menuju kamar.
......................
Keesokan hari nya, terdengar suara orang mengedor² pintu dengan kasar.
" siapa sih pagi² begini membuat keributan." Ucap fani.
" Kenapa bu?" tanya melodi yang baru saja turun.
" Tidak tau, dari tadi ada yang mengedor² pintu " Ucap fani.
" Biar aku yang melihat." ucap melodi berlalu menuju pintu.
__ADS_1
Ceklek.....
" Siapa ya ...?"
Melodi membuka kan pintu, terlihat seorang pria berdiri membelakangi pintu. kemudian pria itu berbalik dan..
" A.... adam?" Ucap melodi terkejut.
" mel, apa yang kau lakukan?, luci harus ikut denganku." Ketus adam.
" heh, kau pikir aku akan membiarkan lulu tinggal bersamamu dan wanita jal*ng itu." Ketus melodi
" Ayolah, setidaknya sampai ayahku memberikan seluruh harta nya padaku. Aku hanya akan mewarisi harta ayahku jika aku membawa luci tinggal bersamaku." ucap adam
" Ck, menggunakan anak untuk kepentingan mu sendiri." Ketus melodi.
" Jangan memaksaku melakukan hal kasar padamu." Ancam adam.
" Aku tidak takut, dan asal kau tau. Aku tidak akan membiarkanmu mendekati lulu." tegas melodi sambil membanting pintu dan mengunci nya.
" Dengar aku sudah meminta nya dengan baik², jangan salah kah aku jika aku membawa luci dengan cara kasar." Ucap adam.
Melodi mengintip ke luar, sepi. Seperti nya adam sudah pergi. Dia bergegas menemui ibunya.
Aku harus pergi dari sini. Ya harus pergi. Batin melodi.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Jangan lupa like...
...komen...
__ADS_1
...vote...
...hadiah...