
Maaf ya.. kalau banyak typo..
lanjut...
...----------------...
Kevin yang merasa di pukul seseorang, langsung berbalik badan.
" Mama. Kenapa memukul kevin, sih?!"
" Mama kira kamu maling. Lagian kamu sih, jam segini bukan nya tidur. Malah berisik di dapur." Ucap jenny.
" Aku lapar ma."
" Tumben."
" Gak tau, tiba tiba aja laper."
" Ya sudah kalau gitu. Mama mau lanjut tidur. Gak jadi ada maling."
" Mama aneh. Masak mansion sebesar ini bisa ada maling."
" Ya kalik aja malingnya kepepet gitu."
" Mana ada maling kepepet. Mama ada ada aja." Ketus kevin.
" Kamu tuh, kenapa gak telepon pelayan aja. Buat masakin kamu."
" Males. Udah mama pergi sana."
" Eh anak laqnat, kau usir mama?" Teriak jenny.
" Aduh ma. Udah malem, gak usah pakek teriak kenapa!." Ketus kevin.
" Ohya mama lupa. Ya udah mama balik tidur." Ucap jenny sambil berlalu.
" Ohya kevin." Jenny kembali menghampiri kevin.
" Aduh mama, apa lagi sih. Baru mau menikmati telur ala chef kevin."
" Pffftt... Telur ala chef. Telur gosong gitu di bilang telur chef."
" Mama.!!!"
" Iya iya, maaf."
" Mama kenapa balik lagi?!."
" Itu. Mama mau kembali ke xxx. Kasihan papa mu."
" Kasihan papa, atau kasihan mama sendiri?." Ucap kevin sambil terus menikmati telur dan roti selai.
" Loh. Kok jadi mama sih?"
" Ya kali aja, mama disini kesepian. Gak ada yang ngelus ngelus." goda kevin
" Dasar anak durjana kamu ya."
Jenny berdiri dan meninggalkan kevin.
" Hei ma. Kevin belum selesai bicara. Ma.. Mama.."
Jenny tak menghiraukan panggilan kevin. Dia terus berjalan hingga tidak terlihat lagi.
" Udah tua, masih bisa ngambek rupa nya."
...
Keesokan hari nya...
" Bye mom.. Kami akan merindukan momy. I love you mom." Teriak anak anak.
" Ya ya ya, momy juga akan merindukan kalian.." Ucap melodi melambaikan tangan pada anak anak.
" Mereka melakukan nya lagi." Ucap kenan yang sudah siap pergi ke kantor.
__ADS_1
" Ha?, apa?. Ohya, hampir setiap hari mereka berteriak begitu. Membuat pagi ku jadi lebih indah." Ucap melodi yang membenarkan dasi kevin.
" Sayang aku ke kantor dulu yaa." Kevin mencium kening melodi.
" Iya, hati hati sayang.."
" Jaga dirimu dan bayi kita baik baik."
" Tentu saja."
" Emm, ken.." Panggil melodi.
" Ya sayang."
" Emm... bolehkah jika aku jalan jalan dengan nana. Aku bosan di rumah. Boleh ya.. aku mohon..." Melodi dengan mata merayu.
" Mel..."
" Aku mohon aku mohon..." Puppy eyes.
" Baiklah. Janji tidak boleh sampai lelah."
" Siap bos."
" Hanya itu.?" Cibir kevin.
" Lalu?"
" Apa tidak ada hadiah, setelah aku mengijinkan mu?" Ucap kevin.
Cup.
Tanpa aba aba, melodi langsung mencium bibir kevin.
" Terima kasih sayang. Aku mencintai mu." Bisik melodi.
" Me too.., sebaiknya aku segera berangkat. Sebelum terjadi sesuatu." Kekeh kevin.
Melodi melambaikan tangan ke arah mobil kevin yang perlahan mulai berjalan menjauh.
..
" Sayang.., kau mau kemana?" Tanya jenny saat melihat melodi berpakaian rapi dan membawa tas.
" Mama mengagetkan ku saja. Aku akan jalan jalan bersama nana."
" Jalan jalan?, tapi kondisi kamu, bagaimana jika terjadi sesuatu pada mu dan bayi mu?." Jenny merasa cemas.
" Mama tenang saja. Aku akan baik baik saja. Kevin juga sudah mengijinkan aku pergi."
" Kau yakin?"
" Ya ma. Aku janji tidak akan terjadi hal buruk."
" Baiklah. Hati hati ya. Ingat jangan terlalu lelah."
" Terima kasih ma."
Melodi mencium pipi jenny, dan langsung keluar rumah. Nana sudah menunggu dengan mobil nya didepan pintu.
" Hai.., waow lihat perutmu." Ucap nana saat melodi masuk dan duduk di samping nana.
" Kenapa?"
" Sangat besar. Kau yakin isi nya hanya satu?" Tanya nana.
" Tidak. Isi nya dua."
" Apa?, benarkah??."
" Kembar laki laki."
" Astaga. Kevin sungguh luar biasa."
" Apa kita hanya akan mengobrol di sini. Atau pergi jalan jalan." Ketus melodi.
__ADS_1
" Haha, maaf maaf. Aku sampai lupa jika kita akan pergi jalan jalan." Kekeh nana.
Nana pun segera melajukan mobilnya menuju salah satu pusat pembelanjaan terbesar di kota.
" Jadi kapan, kau dan han akan menikah."
" Mungkin satu atau dua tahun lagi." Ucap nana sambil tetap fokus menatap jalanan yang cukup ramai.
" Ya ampun na. Itu akan sangat lama. Bagimana jika han berpaling."
" Itu tidak mungkin."
Nana mengangkat tangan nya, dan menunjukan cincin yang melingkar di jari nya.
" Apa ini. Kau dan han. Sudah resmi bertunangan, kenapa tidak mengundangku." Melodi cemberut.
" Kamu bertunangan saat kevin sedang koma. Kami tidak sampai hati memberitahu mu. Jadi kami pikir akan memberitahu mu saat kevin sadar. Tapi kevin malah hilang ingatan. hehe."
Percakapan mereka pun terhenti, karena mobil sudah sampai di area plaza.
" Ingat. Jika lelah. Segera beri tahu aku. Kita akan langsung pulang." Ucap nana.
" Iya iya. Kenapa tiba tiba kau jadi bawel sih." Ketus melodi.
" Lihat ini."
Nana menunjukan isi pesan han yang membuat nana terkekeh.
" Hahaha, ini pasti ulah kevin. Ya sudah ayo."
Melodi mengandeng nana dan berjalan masuk ke dalam plaza.
" Baru pertama kali aku masuk kesini." Ucap melodi.
" Benarkah?, ini adalah yang terbesar di kota ini."
" Kalau begitu, ayo kita keliling." Ucap melodi antusias.
" Kau ingin naik kereta itu?, jadi kita bisa berkeliling tanpa berjalan kaki. Dan tidak akan lelah." Ucap nana sambil menunjuk sebuah kereta yang memang di sewa kan, untuk memudahkan para pengunjung berkeliling.
" Ide bagus. Ayo"
Mereka pun menaiki kereta, dan mulai berkeliling.
Tak lama kemudian mereka berhenti di sebuah toko pakaian anak anak.
" Ayo bantu aku memilih baju untuk anak anak." Ucap melodi.
" Dengan senang hati."
Saat hendak memasuki toko, melodi tak sengaja melihat sosok mirip kevin.
" Emm, na. Kau masuk saja dulu. Aku akan ke toilet. Kebetulan toiletnya di belakang toko ini. Lihatlah."
Melodi menunjukan papan tanda toilet kepada nana.
" Baiklah. Hati hati dan segera kembali." Ucap nana, kemudian masuk ke dalam toko.
Setelah memastikan nana sibuk memilih baju. Melodi berjalan. Bukan menuju toilet, melainkan mengikuti laki laki yang di duga kevin, yang sedang bersama seorang wanita.
Laki laki yang mirip kevin berhenti di sebuah toko tas wanita. Saat melodi akan mendatangi mereka tiba tiba seseorang mengejutkan melodi.
" Hei.. Melodi.."
...---------------...
......................
...****************...
...Jangan lupa like...
...komen...
...vote...
__ADS_1
...hadiah...