CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Mom and dad ??


__ADS_3

" Dady.... " Twins dengan puppy eyes.


" Ahh... emmm.... " Kevin menatap melodi.


" Sayang, aunty lebih suka kalian panggil aunty dengan sebutan 'aunty cantik'." Ucap melodi mengelus kepala twins. Twins tertunduk lesu.


" Kalian boleh memanggilnya dengan sebutan momy." Ucap kevin mantap. Membuat melodi tercengang.


" Momy.." twins dan kenan berhamburan memeluk melodi. Sedangkan luci memeluk kevin.


" Jadi, apa kita siap ke taman hari ini?" Ucap kevin, membuat anak² sangat antusias.


Skip. di mobil...


" Heh, kau duduk didepan, memang aku sopir mu sehingga kau memilih duduk di belakang." Ketus kevin, saat melihat melodi hendak menaiki mobil.


" Tapi.. ak..akuu.." Ucapan melodi terputus ketika tangan kevin sudah menariknya dan membukakan pintu depan.


" Ciiee ciee..." anak² bersorak untuk apa yang dilakukan kevin pada melodi.


" Anak² diam, kalau tidak diam, kita batal pergi ke taman." Ketus melodi menutupi rasa malunya, tentu saja dia merasa malu, ini kali pertama nya dia mendapat perlakuan seperti itu. Ya, walaupun sedikit kasar.


Di perjalanan, anak² terlihat sangat senang, sesekali mereka bercanda tawa. Sedang kevin memilih fokus ke jalanan dan melodi memilih diam, menutupi rasa gugupnya. Karena ini pertama kalinya ia sangat dekat dengan laki² yang di juluki pria arogan.


" Asik, kita sampai." Celoteh luci saat mobil memasuki kawasan taman.


" Dady, aku ingin bermain itu." Tunjuk twins


" Bolehkah aku pergi ke sana dady." Tunjuk kenan.


" Kalian bersabarlah, bahkan dady belum memarkirkan mobil." Ucap kevin.


Setelah menemukan parkir kosong, kevin segera memarkirkan mobilnya.


" Momy..momy... ayo kita kesana." rengek luci.


" Iya, sayang kita tunggu om itu." melodi menunjuk kevin.


" Momy, dia dady, kenapa memanggilnya om." Teriak luci.


" Ada apa lu?." Ucap kenan


" Momy memanggil dady dengan sebutan om." Ucap luci


" momy, kau harus memanggilnya dady juga." Ucap twins polos.


" ah tidak², kalau momy memanggilnya begitu, itu artinya momy anak dady kalian." Ucap melodi mencari alasan dari kegilaan anak²nya.


Terlihat mereka berisik² yang membuat melodi merasa penasaran.


" Ayo, apa kalian akan berdiam diri saja disitu?". Ucap kevin.

__ADS_1


" Ah ya ya, mr.arogan. Ayo kita masuk." Ucap melodi sambil berlalu bersama anak².


" Dasar melmel." Gerutu kevin yang berjalan mengikuti mereka.


" Ini tiket kalian. Dengar jangan bermain terlalu jauh, momy akan duduk disebelah sana, oke." tegas melodi pada anak².


" Siap momy." Ucap mereka kompak


" Hei, apa tidak ada kecupan terima kasih." Ucap melodi saat anak² akan pergi.


Cup


Cup


Cup


Cup


Mereka mencium melodi secara bergantian.


" Anak² pintar. Sekarang pergilah bermain dan jadi anak pintar." ucap melodi


" Hei, apa kalian hanya akan mencium momy?, bagaimana dengan dady?" kevin menunjuk² pipi nya.


Cup cup cup cup. Mereka mencium kevin bergantian. Terlihat kevin tersenyum bahagia.


" Mr, arogan. Apa kau akan terus berdiri disitu atau ikut aku mencari tempat untuk duduk." Ketus melodi


" hmmm." ucap kevin sambil mengikuti melodi.


" Hei, ini rambut tercantik sepanjang masa." ucap melodi.


" Benarkah?, rambut lurus seperti tol kau bilang cantik, ckckck. Apa matamu mulai rabun?." ledek kevin


" Eh itu bukannya nana dan rey?" Ucap kevin saat melihat seseorang yang tak asing baginya.


" Itu han, sekertaris ku." Ucap kevin.


" Tidak mungkin, dia adalah rey, pacarnya nana. Bukan han sekertaris mu." ketus melodi


" Dia han sekertaris ku." Ketus kevin


" Dia rey, pacar sahabatku." melodi tak kalah ketus.


" Dia adalah han, kenapa kau sangat keras kepala. Ayo kita kesana untuk membuktikannya." Kevin menarik tangan melodi.


" Tuan muda, anda disini" Ucap han berdiri saat kevin datang ke mejanya


" Na, dia adalah rey kan?" Ucap melodi pada nana.


" Iya dia adalah rey." Ucap nana binggung.

__ADS_1


" Sudah ku katakan kan dia rey, bukan han." ketus melodi menatap kevin


" Ini ada apa sih? Kalian ribut soal apa?." ucap nana masih binggung


" Han, katakan padanya." ucap kevin dingin.


" Maaf nona, nama saya adalah reyhan. Tuan muda dan keluarga saya memanggil saya dengan sebutan Han." Terang reyhan.


" Ohmygod, jadi kau adalah han?, sekertaris mr.arogan yang selalu melodi ceritakan?." ucap nana terkejut.


" Iya." Jawap han santai.


" Kenapa kau tidak memberitahuku?." Tanya nana.


" Kau tidak pernah bertanya." Jawap han santai.


" Ah, benar saja." Ucap nana.


" Kalian sedang apa disini." Ketus kevin.


" Tentu saja kami berkencan. Dan kalian...?" nana melihat ke arah tangan kevin yang masih menggenggam tangan melodi.


" Ehemm. Jadi tuan muda sudah...." Ucapan han terpotong.


" Jaga bicaramu han, kami sedang mengantar anak² bermain." Ucap kevin melepaskan tangan melodi dengan kasar.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung dulu...


Capek ngetik 😌😌😌🙏


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa like...


...komen...

__ADS_1


...vote...


...hadiah...


__ADS_2