
" Bang.."
" Ah iya?"
" Mau gak?, mau ya?, pasti mau." Tanya melodi.
" Baiklah."
" Yes."
Daniel dan melodi pun, segera menyiapkan kencan indah untuk ryan dan diandra.
" Semoga kali ini rencana kita berhasil." Ucap daniel.
" Semoga."
Melodi tersenyum ke arah daniel. Daniel membalas senyuman melodi.
" Sekarang, ayo kita jemput mereka." Ucap melodi.
" Oke. Temui aku di sini nanti." Ucap daniel.
Mereka pun berpisah. Melodi pulang ke mansion, daniel pergi menjemput diandra .
Ryan yang sudah tau rencana mereka. Telah siap sedia, saat melodi datang.
" Wah.., bang ryan tamvan sekali."
Melodi terkejut melihat penampilan ryan yang berbeda dari sebelum nya. Ryan memang terlihat tampan, dengan kemeja dan celana panjang hitam.
" Ck, baru sadar jika abang ini tampan?"
" Iya iya, aku percaya. Eh, apa itu?" Tanya melodi, saat melihat ryan memasukan sesuatu ke dalam saku nya.
" Bukan apa apa, hanya permen."
" Oh., ya sudah. Ayo berangkat."
" Pastikan anak anak aman saat aku diluar." Perintah ryan, pada pelayan dan mafioso.
" Baik tuan." Jawap kedua nya sambil membungkuk.
Jika melodi dengan mudah membawa ryan pergi. Lain hal nya dengan daniel, di harus menggunakan banyak cara, agar diandra mau keluar bersama nya.
" Percayalah ara. Ini hanya makan malam, antara kau, aku, ryan dan melodi." Ucap daniel.
" Tidak tidak. Nanti yang ada, kau meninggalkan aku dan ryan. Seperti yang selalu kalian lakukan." Ketus ara
" Tapi kau suka kan?" Goda daniel.
Wajah ara memerah. Daniel tersenyum.
" Tu kan.."
" Iya iya, aku senang. Puas?!!" Ketus ara.
__ADS_1
" Haha, ya sudah ayo. Ganti pakaian mu. Dan berdandan lah yang cantik."
" Ah, tidak. Aku sedang malas."
" Ayolah diandra.., setidaknya pikirkan melodi. Dia yang sudah merencanakan ini. Kau mau membuat dia kecewa?. Melodi bilang dia juga akan membawa anak anak."
" Benar?"
" Ya."
" Emmmm..."
" Hais, sudah. Sana ganti baju."
" Eh eh..."
Daniel langsung mendorong tubuh diandra masuk ke kamar. Daniel segera menutup pintu nya.
" Jangan lupa, berdandan lah yang cantik. Dan pakai gaun yang indah." Teriak daniel.
" Bawel."
Beberapa saat kemudian, diandra keluar. Bukan dengan gaun, melainkan dengan dress biasa, dan dandanan yang biasa juga.
" Astaga diandra.." Daniel menepuk dahi nya.
"Kenapa?, aku sudah pakai gaun kan. Ini juga gaun loh." Ucap diandra.
" Ini bukan gaun. Tapu dress. You know. Dress!!"
" Ah, sama aja. Lagipula nanti kan ada twins, pasti akan sangat menganggu, jika aku akan menggendong mereka." Ucap diandra.
" Ayo, jadi berangkat gak nih?" Ucap Diandra.
" Jadi."
Daniel mengambil ponsel nya, dan terlihat mengetik sesuatu.
" Ya udah ayo. Kok malah main gadget sih?" Keluh diandra.
" Sebentar."
Diandra mulai kesal. Dia meniup poni nya.
" Ya, ketemu. Ayo." Ucap daniel bersemangat.
" Apa yang ketemu."
" Nanti juga tau."
Diandra mengikuti langkah daniel. Daniel membuka kan pintu mobil nya.
" Silahkan tuan putri..,"
" Uh So sweet.."
__ADS_1
" Jangan lebai, cepet masuk." Ketus daniel. Diandra cemberut dan langsung masuk ke dalam mobil.
Daniel segera melajukan mobil nya, dengan kecepatan sedang.
" Bukan nya arah RJ cafe & Briso ke arah sana?" Tanya daniel.
" Kita tidak akan ke sana."
" Loh. Kau mau membawa ku kemana?"
" Penata rias!"
" Aku sudah berhias." Ketus ara.
" Ara, ini malam istimewa. Jadi kau harus berpenampilan cantik. Duduk, diam saja."
" Hemm."
Diandra terlihat kesal. Hingga mobil ryan berhenti, di sebuah butik yang cukup terkenal di kota ini.
" Ayo." Ucap daniel.
Dengan terpaksa diandra turun, dan masuk ke dalam butik.
" Selamat malam, ada yang bisa saya bantu." Sapa pegawai butik.
" Emm, ya. Tadi saya yang memesan gaun dengan make up nya sekali."
" Dengan bapak daniel?"
" Ya.."
" Silahkan ikut saya. Bapak sudah ditunggu."
Daniel dan diandra kemudian mengikuti pegawai tadi ke lantai atas.
" Silahkan masuk pak."
Ceklek..
Pintu terbuka..
" Daniel??"
" Viona??"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
Jangan lupa like dan komen dong kak, hiks hiks..
__ADS_1
Komen nya sepi. Cerita nya udah gak menarik yaa..
Jujur sedih nih, biasanya paling semangat buka Noveltoon karena senang sama komen komen nya 😅😅