CINTA SEGITIGA CEO

CINTA SEGITIGA CEO
Kedekatan linda dengan anak anak


__ADS_3

Di taman, luci terlihat duduk seorang diri. Sedang twins sedang bersama linda. Ya linda berhasil mengambil hati mereka.


" Mom.." Ucap luci, saat melodi datang menghampiri


" Sayang.., lulu sedang apa di sini?" Tanya melodi.


" Twins sedang pergi, jadi aku berada di sini, mengusir bosan." Ucap luciana.


" Benarkah?"


" Tentu.."


" Kalau begitu, apa lulu keberatan, jika momy yang menemani lulu di sini?" Ucap melodi.


Luci hanya mengangguk.


" Mom..."


" Iya sayang..?"


" Apa kita akan pergi setelah ini?" Tanya luci.


" Apa maksud luci?"


" Aunty jahat bilang, jika sebentar lagi kita harus pergi dari sini." Ucap luci sedih.


" Benarkah?, kenapa dia mengatakan itu?"


" Karena sebentar lagi, rumah ini adalah miliknya. Dan lulu tidak boleh lagi tinggal disini. Momy apa benar?, Lalu lulu akan tinggal dimana?"


" Sayang.. itu tidak akan terjadi. Jika itu terjadi. Momy pasti akan membawa luci ke rumah baru. Kita akan membeli rumah sesuai yang luci mau. Bagaimana?"


" Lalu bagaimana denganku?" Ucap kenan yang tiba tiba muncul, entah dari mana.


" Kenan?"


" Momy sudah janji kan, tidak akan meninggalkan aku?." Ucap kenan, dengan mata yang mulai berkaca kaca.


" Oh sayang, kemari lah." Ucap melodi.


Kenan berlari dan memeluk melodi, jadi lah mereka bertiga saling memeluk satu sama lain.


" Iya.. momy janji tidak akan meninggalkan kenan." Ucap melodi sambil memeluk kenan.


" Jika momy pergi, kenan harus ikut."


" Kenan.."


" Momy.."


" Oke oke, momy kalah, dan kau menang."

__ADS_1


Mereka tersenyum, kemudian kembali berpelukan.


Bagaimana ini. Apa yang harus aku lakukan?. Batin melodi.


" Uh uh uh... Ada apa ini?."


Sinis linda, yang melihat mereka sedang berpelukan.


" Bukan urusanmu." Ketus melodi.


" Tentu saja menjadi urusanku. Sebentar lagi aku akan menjadi nyonya di rumah ini. Dan akan menjadi satu satu nya." Kekeh linda.


" Jangan mimpi. Kau pikir aku akan membiarkanmu melakukan apa yang kau inginkan?" Ancam melodi.


" Cih. Sudah kalah. Masih bersikap sombong pula." Ucap linda.


" Dan kau. Masih hidup rupa nya. Kenapa tidak go neraka saja." Linda menatap kenan.


" Aku tak kan membiarkanmu menyakiti nya lagi."


" Oh, really?, kenapa tidak kau bawa pergi saja, anak sialan itu." Linda menatap kenan yang ketakutan.


" Cukup linda !!, Kau adalah ibu yang jahat. Kau mengaku ibu mereka. Tapi apa begini sikapmu?"


" Apa peduli ku. Bawa saja dia jika kau mau. Aku akan sangat berterima kasih." Ucap linda kemudian berlalu.


..


" Kevin..." Sapa melodi saat kevin, hendak berganti pakaian.


" Bisa kita bicara sebentar?"


" Tentu. Katakanlah."


" Ken. Aku mohon, jangan lakukan ini. Kita...kita..."


" Hai sayang..."


Belum selesai melodi meneruskan kata kata nya, Linda datang dan langsung memeluk kevin, dan mencium bibir nya didepan melodi.


" Hai melodi.. Kau datang untuk menyaksikan pernikahan kami rupa nya." Ucap linda.


" Ayo sayang.. pemberkatan akan segera di mulai."


Linda menggandeng kevin, dan membawa nya ke ruang ganti.


Melodi masih terdiam di sana. Masih berharap, kevin yang akan keluar lebih dulu.


Hingga, beberapa saat kemudian...


__ADS_1


" Bagaimana gaun ku. Indah bukan??." Linda berpose layaknya model.


" Cih, kau mirip ******." Ejek melodi.


" Hemm... hari ini adalah hari bahagia untukku, jadi.. aku akan memaafkan apa yang kau ucapkan padaku."


" Ohya, jangan sekali kali berpikir untuk mengagalkan pernikahan kami. Atau, kau akan tau akibat nya."


Linda masuk kembali dan meninggalkan melodi. Hingga saat linda kembali, dia sudah mengandeng kevin, dan siap menuju altar.


Melodi hanya bisa terpaku melihat kevin, yang di bawa pergi oleh linda. Bahkan walau melodi sudah menggelengkan kepala kepada kevin. Namun Pria itu tidak menghiraukan nya.


" Mam, bagaimana ini?, aku bahkan tidak bisa menemui kevin." Melodi menangis dalam pelukan jenny.


" Kita akan pikirkan cara lain sayang. Kau tenang lah. Kami akan selalu bersama mu. Ingat, kau sedang hamil. Kau harus menjaga kesehatan." jenny menenangkan melodi.


" Ayo sebaiknya kita menghadiri pemberkatan nya, sebelum linda berbuat sesuatu yang membahayakan kevin." Ajak jenny.



Gwen, jen, jenny, dan melodi berjalan menuju tempat, pemberkatan. Yang memang sengaja di lakukan di luar ruangan.


" Mam, dimana anak anak?" Tanya melodi, karena sedari tadi ia tidak melihatnya.


" Iya, kemana mereka gwen."


" Aku pikir dia bersama kakak ipar. Karena sewaktu di ruang ganti. Mereka bilang akan menemui kakak ipar." Ujar gwen. Membuat melodi seketika menjadi panik.


" Mam, aku harus mencari mereka."


" Tapi acara nya akan segera di mulai."


" Mam, aku harus memastikan mereka baik baik saja."


" Tapi..."


Melodi berlari menuju gedung yang tak jauh dari tempat acara pembekatan. Melodi langsung menuju ruang ganti.


Mulai bertanya pada semua orang yang ada. Namun satu pun dari mereka, tidak ada yang melihat mereka.


Melodi mulai frustasi. Seluruh gedung sudah ia cari.


" Aku harus mencari mereka kemana?" Ucap melodi..


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Jangan lupa like...

__ADS_1


...komen...


...vote...


__ADS_2